Kekeringan Melanda Pagak, Pemprov Jatim Kirim 10 Ribu Liter Air Bersih - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 4 Okt 2026 08:54 WIB ·

Kekeringan Melanda Pagak, Pemprov Jatim Kirim 10 Ribu Liter Air Bersih


 Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung dan menyalurkan bantuan air bersih di wilayah terdampak kekeringan di Dusun Tempur, Desa Pagak, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Sabtu (3/10/2026). (IG BPBD) Perbesar

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung dan menyalurkan bantuan air bersih di wilayah terdampak kekeringan di Dusun Tempur, Desa Pagak, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Sabtu (3/10/2026). (IG BPBD)

BACAMALANG.COM – Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Malang mendapat perhatian langsung dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Malang Sanusi meninjau kondisi warga terdampak di Dusun Tempur, Desa Pagak, Kecamatan Pagak, Sabtu (3/10/2026) siang.

Dalam kunjungan tersebut, Khofifah dan Sanusi melihat langsung kondisi masyarakat yang menghadapi keterbatasan pasokan air bersih. Peninjauan turut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Malang dan Kepala BPBD.

Sebagai langkah tanggap darurat, Pemprov Jatim bersama Pemkab Malang menyalurkan 10.000 liter air bersih kepada warga. Bantuan juga dilengkapi paket sembako, 100 jeriken, tiga tandon bundar, serta dua tandon lipat.

Khofifah mengatakan, penanganan kekeringan di Jawa Timur dilakukan melalui dua langkah, yakni pemenuhan kebutuhan warga dalam kondisi darurat sekaligus menyiapkan solusi jangka panjang.

“Untuk jangka pendek kita salurkan bantuan air bersih dan tandon, sementara untuk solusi jangka panjang kita siapkan potensi sumur bor bersama TNI Zipur serta rencana pipanisasi dari sumber air terdekat maupun jaringan SPAM,” ujar Khofifah.

Menurutnya, langkah permanen diperlukan agar masyarakat tidak terus bergantung pada distribusi air bersih ketika menghadapi musim kering.

Sementara itu, Bupati Malang Sanusi memastikan pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Ia berharap distribusi air bersih dan bantuan kebutuhan pokok tersebut dapat meringankan beban warga, khususnya masyarakat Dusun Tempur, dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari selama kondisi kekeringan berlangsung.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Wayang Kulit Kontemporer “Mutiara Kerang Kencana” UB, Tiga Dalang, Cahaya, Kisah Bima dan Laut, serta Karakter Brawijayan

4 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Dari Wayang ke Generasi Z, UB Hidupkan Nilai Karakter Brawijayan lewat “Mutiara Kerang Kencana”

4 Oktober 2026 - 07:41 WIB

Ngaku Teman Kakak, Pria Bawa Kabur Motor Warga Bedali Lawang

3 Oktober 2026 - 21:41 WIB

Berpura-pura Cari Kontrakan, Pria Ini Diduga Curi HP Warga Karangploso

3 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Terekam CCTV, Dua Orang Diduga Curi Motor dari Teras Rumah Warga Wagir

3 Oktober 2026 - 21:25 WIB

Polisi Masuk Sekolah, Siswa MAN 2 Turen Dibekali Pemahaman Bahaya Bullying dan Cyberbullying

3 Oktober 2026 - 21:21 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !