Diskopindag Kota Malang Perkuat Tata Kelola Keuangan Industri Hasil Tembakau - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

EKOBIZ · 5 Nov 2026 13:00 WIB ·

Diskopindag Kota Malang Perkuat Tata Kelola Keuangan Industri Hasil Tembakau


 Kegiatan yang berlangsung pada 2–5 November 2026 di The Shalimar Boutique Hotel Malang. (ist) Perbesar

Kegiatan yang berlangsung pada 2–5 November 2026 di The Shalimar Boutique Hotel Malang. (ist)

BACAMALANG.COM – Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang terus mendorong peningkatan profesionalisme industri hasil tembakau (IHT). Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Keuangan untuk memperkuat kemampuan manajemen pabrik rokok dalam mengelola keuangan perusahaan.

Kegiatan yang berlangsung pada 2–5 November 2026 di The Shalimar Boutique Hotel Malang tersebut diikuti 50 perwakilan manajemen pabrik rokok. Program ini didanai melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2026.

Melalui pelatihan tersebut, peserta dibekali pemahaman mengenai prinsip dasar pengelolaan keuangan usaha, pencatatan transaksi secara tertib dan sistematis, hingga penyusunan laporan keuangan sederhana. Kompetensi ini diharapkan dapat membantu pelaku IHT mengelola usaha secara lebih terukur dan profesional.

Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, mengatakan pentingnya penguasaan tata kelola keuangan. (ist)

Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, mengatakan penguasaan tata kelola keuangan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberlangsungan dan perkembangan usaha.

Menurutnya, kemampuan membaca serta mengevaluasi kondisi keuangan perusahaan dapat menjadi landasan bagi manajemen dalam menentukan langkah strategis dan mengambil keputusan bisnis.

“Melalui kegiatan ini, harapannya kemampuan pelaku Industri Hasil Tembakau dalam mengevaluasi kondisi keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan semakin meningkat. Dengan demikian, produktivitas usaha juga dapat terus ditingkatkan,” ujar Eko saat membuka kegiatan, Senin (2/11/2026).

Ia menjelaskan, perkembangan industri hasil tembakau di Kota Malang menunjukkan tren yang cukup signifikan. Bertambahnya jumlah pabrik rokok menjadi peluang bagi pemerintah daerah untuk terus memberikan fasilitasi dan dukungan terhadap pertumbuhan sektor tersebut.

“Dari kondisi ini, kami selalu membuka ruang dan peluang bagi IHT untuk terus bertumbuh serta menembus pasar global,” ungkapnya.

Diikuti 50 perwakilan manajemen pabrik rokok. Program ini didanai melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2026. (ist)

Peserta Dibekali Sertifikasi Kompetensi

Untuk mendukung pencapaian tujuan pelatihan, Diskopindag menghadirkan narasumber dari Gabungan Pengusaha Rokok Malang (Gaperoma) dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Riyadi Digital Creative.

Selain mendapatkan materi dan pendampingan, peserta juga akan memperoleh sertifikat kompetensi yang mengacu pada standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Eko menegaskan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola industri hasil tembakau. Melalui pelatihan dan sertifikasi tersebut, manajemen pabrik rokok diharapkan semakin memahami pentingnya administrasi serta pelaporan keuangan yang tertib sesuai ketentuan.

Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis peserta, tetapi juga mendorong penerapan sistem pengelolaan keuangan yang lebih transparan, akuntabel, dan terukur.

Dengan tata kelola keuangan yang semakin baik, industri hasil tembakau di Kota Malang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, memperkuat daya saing, serta memperluas peluang usaha ke pasar yang lebih luas.

Pewarta/Editor: Imam Muchlis

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

SHM Masih Dikuasai Pemegang Hak, Johan Kristianto Somasi BSN Cabang Malang Terkait Dugaan KPR

5 November 2026 - 08:49 WIB

Berawal dari Tugas Ujian Susulan SMA, Clévia Dessert Homemade Mahasiswi FSTeM UB Kini Tembus Pasar Kampus dan Sekolah

2 November 2026 - 21:38 WIB

Dugaan Penggelapan Dana Konsumen, Mantan Karyawan Properti Dilaporkan ke Polisi

31 Oktober 2026 - 13:57 WIB

KAI Benahi Stasiun Malang, Sejumlah Titik Pelayanan Berubah

31 Oktober 2026 - 11:35 WIB

CIMB Niaga Laporkan Perolehan Keuangan Sembilan Bulan Pertama 2026, Perkuat Posisi Sebagai Bank Swasta Nasional Terbesar Kedua di Indonesia

31 Oktober 2026 - 07:08 WIB

Dari Madyopuro hingga Kepanjen, Trans Jatim Koridor II Mulai Beroperasi

31 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Trending di EKOBIZ

©Hak Cipta Dilindungi !