Kapolresta Malang Tinjau Pelaksanaan Operasi Katarak Gratis - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 1 Feb 2021 18:41 WIB ·

Kapolresta Malang Tinjau Pelaksanaan Operasi Katarak Gratis


 Kapolresta Malang Tinjau Pelaksanaan Operasi Katarak Gratis Perbesar

BACAMALANG.COM – Kapolresta Malang, Kombes Pol. Leonardus Simarmata, bersama jajarannya melaksanakan peninjauan pelaksanaan Baksos Operasi Katarak Rumah Sakit Saiful Anwar Malang, Senin (1/2).

Peninjauan dilakukan mulai dari lobby masuk RSSA dengan diterapkannya pemeriksaan suhu badan serta memakai hand sanitizer kepada pasien. Selanjutnya memeriksa peralatan Screening bagi peserta Baksos operasi Katarak, dan peninjauan terhadap pasien di Kamar Operasi.

Kapolresta Malang kota menerangkan, bahwa Baksos tersebut merupakan kerja sama antara Polresta Malang Kota, Perdami Malang Raya, SMA Kolese Kanisius (Canisius College) dan PT Arya Noble.

Sebelumnya, pelaksanaan operasi katarak itu talah dilakukan secara massal sebelum pandemi. Namum ditengah pandemi peserta dibatasi dan dilakukan secara bertahap.

“Hasil kerja sama kami dengan RS Saiful Anwar, Perdami Malang Raya, SMA Kolese di Jakarta, dan beberapa sponsor, program operasi katarak gratis ini kami lanjutkan,” kata Leonardus.

Leo menambahkan, bahwa semua pelaksanaan sudah baik bahkan sudah ada pasien yang menjalani operasi pada bulan Januari lalu.

Sementara itu,Ketua Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Malang, dr Seskoati SpM(K), mengungkapkan, selama pandemi tindakan operasi katarak tidak bisa dilakukan secara massal, namun hanya bisa dilakukan dua kali dalam sepekan dengan pasien antar dua hingga tiga orang.

“Ada protokol khusus, harus rapid, dan rontgen paru serta pemeriksaan darah. Kalau hasil rapid negatif dan lainnya bagus baru bisa operasi. Harapannya masyarakat tahu kalau penanggaluangan katarak sudah berjalan lagi dan mendaftar ke Urkes Polresta Malang Kota”, katanya.

Sementara itu Dokpol Urkes Polresta Malang Kota, dr Akhmadi Prabowo, mengatakan, dari 750 orang calon pasien yang menjalani screening, hanya 200 pasien yang memenuhi syarat. (Lis/zuk)

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Ucapan Diduga Bernuansa SARA Picu Demo di PN Kepanjen, Massa Tuntut Oknum Panitera Diproses Hukum

24 April 2026 - 07:47 WIB

Modus Pengobatan Alternatif, Dukun di Gedangan Cabuli Pasien Hingga Berulang Kali

23 April 2026 - 22:14 WIB

Gebrakan Kalapas Baru Malang: Christo Toar Tancap Gas Upgrade SDM dan Sikat Penyelundupan HP-Narkoba

23 April 2026 - 18:50 WIB

Usai Isu Suap Emas BPJS Terbantahkan, DPRD Soroti terkait Pelayanan

23 April 2026 - 18:17 WIB

Eksekusi Eks Persada Swalayan di Lowokwaru Berjalan Kondusif, Tanpa Perlawanan

23 April 2026 - 17:15 WIB

Longsor 12 Meter di Pakiskembar, Akses Lalin Terganggu

23 April 2026 - 15:04 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !