Digempur Pandemi, Miliarder Muda Eksis Bisnis Daster Bordir Khas Malang - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

EKOBIZ · 23 Feb 2021 16:45 WIB ·

Digempur Pandemi, Miliarder Muda Eksis Bisnis Daster Bordir Khas Malang


 Digempur Pandemi, Miliarder Muda Eksis Bisnis Daster Bordir Khas Malang Perbesar

BACAMALANG.COM – Kesuksesan bukan hanya berasal dari keberuntungan atau hoki semata. Namun harus diraih lewat jibaku dan perjuangan keras tak kenal lelah.

Salah satu kisah menarik dan inspiratif adalah kiprah enterpreneur muda Fandhy Wahyono yang konsen berbisnis Daster Bordir Khas Malang dengan nama brand Omah Daster Eva.

“Kami membuka usaha sejak tahun 2005 jauh sebelum pandemi. Alhamdulillah sampai sekarang tetap bertahan,” terang Fandhy Wahyono, Selasa (23/2/2021) memulai bercerita.

Pandemi Jadi Trigger

Ia menjelaskan prihatin melihat kondisi pandemi. “Kami sangat prihatin dengan adanya dampak dari pandemi ini. Namun disisi lain adanya pandemi seperti ini, justru memaksa Kita untuk berpikir kreatif dan inovatif dengan membuka lapangan pekerjaan dan berwirausaha,” tuturnya.

Dampak pandemi menimpa usahanya, yakni omset sempat menurun. “Omset usaha Kami sempat menurun di bulan April-Juni 2020. Untuk bulan selanjutnya omset Kami meningkat,” imbuhnya.

Ia menyebutkan bidang usaha yang eksis (tetap prospektif) saat pandemi adalah Pakaian dalam rumah untuk ibu-ibu dan mama muda (daster/piyama), sebab disaat pandemi banyak aktifitas yang dilakukan di dalam rumah, mulai dari bekerja hingga sekolah.

Ia menyatakan, saran untuk solusi bidang ekonomi saat pandemi adalah menyediakan permodalan UMKM dengan tidak mengambil manfaat/bunga.

Sementara untuk solusi permanen adalah meningkatkan kemampuan di bidang teknologi informasi dan finansial. Salah satunya pengembangan marketplace untuk menghimpun UMKM.

Ia berharap usaha kecil bisa tumbuh yaitu dengan mau belajar, tidak cepat puasa dengan omset yang didapatkan, bisa memilih mentor terbaik. Dan yang terpenting bisa mengelola keuangan usaha dengan baik (jangan cepat menarik uang untuk keperluan yang tidak terencana dan pribadi). Serta melakukan investasi ke sektor usaha lainnya.

Omset dan Pemasaran

Ia mematok harga daster yaitu Rp 140.000 per biji. Sementara omset dalam 1 bulan Rp 400 juta saat pandemi. Sebelum pandemi bisa diatas angka itu.

Ia menjelaskam, selama 14 tahun menjalankan sistem pemasaran offline dengan mendirikan 3 cabang (2 di Malang dan 1 di Jakarta).

Di tahun 2019 ia melakukan pemasaran online (landing page, IG, dan WA Bussines).

Ia menyatakan lebih asyik pemasaran produk secara Offline. Karena pengunjung dapat melihat proses bordir, jahit, sulam dan memotong di rumah produksi.

Harapan dan Keinginan

Ia mempunyai keinginan memberdayakan ekonomi masyarakat. Yaitu dengan memberikan pelatihan dan mentoring di bidang craft and fashion.

Bagi pembaca yang ingin mengetahui lebih jauh produk yang ditawarkan bisa berkunjung ke Jalan Borobudur Agung Barat 3 No 1 Kota Malang. Usaha ini juga mempunyai IG : omahdastereva.

“Saya mempunyai keinginan memberdayakan ekonomi masyarakat. Yaitu dengan memberikan pelatihan dan mentoring di bidang craft and fashion,” tutup Fandhy Wahyono. (had/zuk)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Per 10 Juni 2026 Pertamax Series Naik, Harga Pertalite dan Solar Subsidi Tetap

10 Juni 2026 - 09:37 WIB

Pemkot Malang Sosialisasikan Aturan Baru Opsen PKB dan BBNKB, Masyarakat Diminta Pahami Skemanya

8 Juni 2026 - 19:42 WIB

ION WATER Dukung AirAsia HYROX Jakarta 2026, Perkuat Ekosistem Fitness dan Sport Tourism Indonesia

5 Juni 2026 - 07:31 WIB

Koperasi SBW Malang Jadi Rujukan Internasional, ANGKASA Selangor Pelajari Sistem Tanggung Renteng

2 Juni 2026 - 22:24 WIB

Libur Panjang Dongkrak Wisata Batu, Selecta Diserbu 5.700 Pengunjung Sehari dan Okupansi Hotel Tembus 80 Persen

2 Juni 2026 - 19:32 WIB

BRI Region 13 Malang Catat Transaksi QRIS Tembus Rp2,05 Triliun, Pengguna BRImo Capai 3,3 Juta

31 Mei 2026 - 20:42 WIB

Trending di EKOBIZ

©Hak Cipta Dilindungi !