Layanan Pemeriksaan GeNose C19 Sekarang Tersedia di Stasiun Malang dan Stasiun Surabaya Gubeng - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 28 Feb 2021 17:23 WIB ·

Layanan Pemeriksaan GeNose C19 Sekarang Tersedia di Stasiun Malang dan Stasiun Surabaya Gubeng


 Layanan Pemeriksaan GeNose C19 Sekarang Tersedia di Stasiun Malang dan Stasiun Surabaya Gubeng Perbesar

BACAMALANG.COM – PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan memastikan bahwa yang dapat naik KA adalah pelanggan yang dalam kondisi sehat dan memenuhi persyaratan sesuai ketentuan pemerintah.

Oleh karena PT KAI Daop 8 Surabaya menambah dua stasiun yang menyediakan layanan pemeriksaan GeNose C19, dimana sebelumnya hanya tersedia di Stasiun Surabaya Pasarturi. Adapun kedua stasiun tersebut adalah Stasiun Malang dan Stasiun Surabaya Gubeng.

Manajer Humas Daop 8 Luqman Arif mengatakan, layanan pemeriksaan GeNose C19 ini merupakan peningkatan pelayanan bagi pelanggan untuk pemenuhan persyaratan perjalanan kereta api.

“Layanan GeNose untuk Stasiun Malang mulai pukul 07.00 WIB sampai 16.00 WIB, sedangkan di Stasiun Surabaya Gubeng tersedia mulai pukul 07.00 WIB sampai 18.00 WIB setiap hari, mulai hari ini dengan biaya Rp20.000,” ungkap Luqman Arif di Stasiun Malang, Minggu (28/2/2021).

Luqman menambahkan, sesuai Surat Edaran Kemenhub No 20 Tahun 2021, pelanggan Kereta Api Jarak Jauh diwajibkan menunjukkan surat keterangan negatif GeNose C19 atau Rapid Test Antigen atau RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3×24 jam sebelum jam keberangkatan.

“Khusus untuk keberangkatan selama libur panjang atau libur keagamaan, sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1×24 jam sebelum jam keberangkatan, sedangkan bagi pelaku perjalanan dibawah umur 5 (lima) tahun tidak diwajibkan untuk tes RT-PCR atau Rapid Test Antigen atau Genose test sebagai syarat perjalanan,”paparnya.

Layanan pemeriksaan GeNose C19 merupakan hasil sinergi BUMN antara KAI dan Rajawali Nusantara Indonesia melalui anak usahanya Rajawali Nusindo, serta Universitas Gadjah Mada. Adapun syarat pemeriksaan GeNose C19 di stasiun adalah calon penumpang harus memiliki tiket atau kode booking KA Jarak Jauh yang sudah lunas.

“Saya ingatkan, 30 menit sebelum melaksanakan pemeriksaan, calon penumpang dilarang merokok, makan, dan minum ,kecuali air putih untuk meningkatkan akurasi hasil pemeriksaan GeNose C19, kemudian calon penumpang diminta untuk meniup kantong hingga penuh dan mengikuti arahan dari petugas atau petunjuk yang ada di lokasi pemeriksaan,” jelasnya.

Luqman mengatakan, per 28 Februari 2021, total ada 12 stasiun yang menyediakan layanan pemeriksaan GeNose C19, yaitu Stasiun Pasarsenen, Gambir, Bandung, Cirebon, Purwokerto, Semarang Tawang, Yogyakarta, Solobalapan, Madiun, Surabaya Pasarturi, Surabaya Gubeng, dan Malang.

“Animo masyarakat cukup tinggi, tercatat 7.200 penumpang telah melaksanakan tes ini sejak diberlakukan pada 15 Februari 2021 lalu,” imbuhnya.

Menurut dia, faktor kemudahan dan kecepatan membuat layanan terobosan tes covid-19 dari Universitas Gadjah Mada ini menjadi pilihan para calon penumpang.

Namun, Luqman menjelaskan bagi calon penumpang yang hasil tesnya terbukti positif pihak KAI akan mengembalikan 100 persen tiket yang sudah dibeli, dan mengimbau yang bersangkutan segera ke instansi kesehatan terdekat untuk diperiksa lebih lanjut.

“Kami benar-benar memastikan bahwa yang dapat naik KA adalah pelanggan yang dalam kondisi sehat dan memenuhi persyaratan sesuai ketentuan pemerintah, agar perjalanan aman dan nyaman bagi semua,” tegasnya.

Oleh karena itu, ia juga mengimbau agar setiap pelanggan KA wajib untuk mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Meski layanan Genose C19 diminati masyrakat, KAI Daop 8 Surabaya juga masih menyediakan rapid tes antigen seharga Rp105.000 di 5 stasiun yaitu Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Surabaya Pasarturi, Stasiun Malang, Stasiun Sidoarjo, dan Stasiun Mojokerto.

“Jadi pelanggan bisa memilih ingin menggunakan layanan Rapid Test Antigen atau GeNose C19. Penambahan penyediaan layanan ini juga merupakan perwujudan dari dukungan KAI bangga buatan Indonesia,” pungkas Luqman.

Salah seorang calon penumpang, Aulia Pramudita mengaku sangat nyaman dengan layanan Genose C19 ini.

“Prosesnya mudah dan hasilnya cepat, tidak sampai 5 menit sudah keluar,” ungkap gadis yang akan pulang ke Semarang, Jawa Tengah ini.

Sementara Ferry, calon penumpang lainnya memilih rapid tes antigen sebagai syarat untuk perjalanannya.

“Kebetulan setelah naik KA ini, saya akan lanjut naik pesawat, jadi sekalian saja pakai rapid tes antigen agar bisa dipakai sebagai syarat perjalanan berikutnya,” tandasnya. (ned/zuk)

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Dugaan Pelecehan di Pondok Pesantren Bululawang Masuk Ranah Hukum, Korban Didampingi Yakuza Maneges

14 Juni 2026 - 12:44 WIB

BINUS @Malang Dorong Transformasi Limbah Plastik Lewat Program Edu Eco-Furniture Village Bersama Warga Klampok Kasri Kota Malang

14 Juni 2026 - 08:56 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Kabupaten Malang, Warga Bertahan demi Menjaga Pengeluaran Rumah Tangga

13 Juni 2026 - 20:17 WIB

Studi Tiru, Kecamatan Grati Pasuruan Belajar Inovasi Pelayanan ke Pakisaji

13 Juni 2026 - 14:18 WIB

GMNI Kabupaten Malang Desak Evaluasi Total KDMP, Soroti Masalah Tata Kelola dan Beban Desa

13 Juni 2026 - 10:21 WIB

Terapkan Green Chemistry, Departemen Kimia FSTeM UB Hasilkan Puluhan Produk Ramah Lingkungan Bernilai Ekonomi

13 Juni 2026 - 07:46 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !