BACAMALANG.COM – Univeristas Kanjuruhan PGRI Malang (Unikama) menggelar wisuda semester genap tahun akademik 2020/2021, Sabtu (23/10/2021).
Wisuda yang digelar secara daring tersebut akan diikuti oleh 833 peserta wisudawan/wisudawati dari berbagai fakultas dan prodi, baik jenjang sarjana ataupun magister.
Namun dalam acara wisuda Unikama kali ini ada yang berbeda pasalnya salah satu peserta wisuda adalah Wakil Ketua MPR RI, Dr. Ahmad Basarah.
Rektor Unikama, Dr Pieter Sahertian menjelaskan wisuda kali ini istimewa karena Wakil Ketua MPR RI, Dr. Ahmad Basarah memiliki IPK tertinggi dari jenjang S1 Fakultas Ilmu Hukum, yakni 3,89.
“Wisuda kali ini adalah sesuatu yang sangat istimewa bagi Unikama karena di antara para wisudawan yang akan diwisuda, salah satunya dari Fakultas Hukum adalah Dr Ahmad Basarah MH, beliau mengambil S1 untuk kedua kali ya,” tutur Pieter.
Pieter melanjutkan, Ahmad Basarah kembali menempuh studi S1 di Fakultas Hukum Unikama pada tahun 2019. Politikus dari fraksi PDIP tersebut masuk ke Unikama mengkonversi dari ijazah S1 Fisip dan S2 dari Hukum.
Pieter menambahkan dalam tugas akhirnya, Ahmad Basarah mengambil judul skripsi “Kajian Kedudukan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Sebagai Organ atau Kelembagaan Negara yang diatur Undang-Undang”.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Wisuda Unikama, Dr. Mujiono MPd menjelaskan bahwa prosesi wisuda mengangkat tema Menjalin Kebersamaan dengan Semangat Kebhinekaan Global.
“Seperti kita ketahui, kampus ini kampus multikultural bukan hanya satu ras mahasiswa, sifatnya Nusantara. Apalagi wisuda secara daring, sehingga sangat tepat tema ini di pilih,” tutur Mujiono.
Lebih lanjut, Mujiono menjelaskan alasan pihak Unikama menggelar wisuda secara daring setelah melakukan beberapa pertimbangan.
“Kami sepakat untuk tetap melaksanakan wisuda secara daring dan lebih mengutamakan keselamatan warga kampus. Mahasiswa juga banyak yang di luar daerah, kalau kita luring, dalam kondisi seperti saat ini tentunya cukup memberatkan, belum lagi transportasi yang juga harus dipikirkan para wali mahasiswa,” tuturnya.
Di sisi lain, Wakil Rektor 1 Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Perencanaan Unikama, Drs. Choirul Hudha M.Si., menjelaskan Unikama terus berbenah meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Menurutnya, serapan lulusan Unikama bagus. Hal itu dibuktikkan masa tunggu mahasiswa untuk langsung bekerja cukup pendek. Bahkan ada mahasiswa yang belum lulus tapi sudah mendapatkan pekerjaan.
“Masa tunggunya sekitar 3 bulan langsung terserap, sebelum lulus pun sudah ada juga yang bekerja. Sebanyak 60 persen sudah seseui dengan bidangnya,” ucapnya.(zuk)


























































