BACAMALANG.COM – Upaya meningkatkan ekonomi masyarakat ternyata membuahkan hasil, hal ini berkat Kerja keras Universitas Wisnu Wardhana (Unidha) Malang dalam Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD).
Berkat program PPPUD inilah Universitas Wisnu Wardhana masuk Lima besar penerima dana hibah pengabdian masyarakat (abdimas) dari
Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) wilayah VII Jatim.
Ada tiga daerah yang menjadi binaan Unidha sehingga masuk 5 besar penerima dana hibah, yakni sentra Bordir di kawasan Probolinggo, pemanfaatan solar Cell di Tajinan dan Pengembangan pantai pasur di Blitar
Menurut Ketua LPPM Unidha, Eny Dyah Yuniwati, tidak semua proposal disetujui.
“Banyak proposal yang masuk. Namun, tidak semuanya disetujui. Pendampingan kami dengan pengrajin bordir di Probolinggo. Juga kerjasama dengan pemerintah daerah setempat”.jelas Eny Dyah. Rabu (6/07/2022)
Dengan adanya pendampingan dari Unidha, lanjut Eny, kini sentra Bordir di Probolinggo, menjadi produk unggulan daerah yang diperhitungkan. Bahkan, telah menjangkau pasar Internasional. Dampaknya Kehidupan perekonomian masyarakat pun, mengalami peningkatan.
“Tidak hanya itu, PPPUD lainya, termasuk pengembangan solar cell di kawasan Tajinan, Kabupaten Malang. Selain itu, pemanfaatan pantai Pasur di Blitar, menjadi tujuan daerah wisata yang ramai pengujung. Sebelumnya perekonomian masyarakat di sekitar pantai pasur dibawah garis kemiskinan,” ujarnya Rabu (6/07/2022)
Dari pendampingan itulah, Kemudian mendapat suport dana hibah dari Lembaga Layanan Dikti Jatim VII sebesar Rp. 297 juta lebih.
Pengabdian masyarakat inilah,
salah satu tri dharma perguruan tinggi telah terlaksana dengan baik. Program pengabdian masyarakat yang dilakukan, sangat berdampak positi bagi kemanfaan masyarakat khususnya masyarakat binaan Unidha.
Sebelumnya, di tahun 2019 lalu, kampus Unidha, berada di posisi 5 besar secara Nasional, menjadi kampus swasta penerima dana hibah terbanyak.
Diperolehnya dana hibah tersebut, tidak lepas dari kinerja yang baik dari banyak pihak. Mulai dari tim LPPM, dosen, tim kelas pendampingan dan civitas akademika lain.
Ke depan, LPPM Unidha berkomitmen untuk bekerja lebih keras, agar lebih banyak program pengabdian yang dapat diselenggarakan. Karena, untuk mendapatkan dana hibah, harus bersaing dengan banyak perguruan tinggi.
“Diharapkan agar lebih banyak masyarakat binaa, harus dengan mempersiapkan proposal pengabdian yang berkualitas. Sehingga kemanfaatan terus bisa dirasakan oleh masyarakat luas. Semoga dengan kerja keras yang kami lakukan, dapat membantu masyarakat di berbagai bidang,” pungkasnya. (Him)




















































