Tanaman Dirusak, Petani Jeruk di Dau Mengadu ke Polres Malang - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 24 Apr 2020 13:09 WIB ·

Tanaman Dirusak, Petani Jeruk di Dau Mengadu ke Polres Malang


 Tanaman Dirusak, Petani Jeruk di Dau Mengadu ke Polres Malang Perbesar

BACAMALANG.COM – Sejumlah petani jeruk dari Dusun Selokerto, Desa Selorejo, Kecamatan Dau mendatangi Mapolres Malang di Jalan Raya Ahmad Yani, Kepanjen, Jumat (24/4/2020).

Kedatangan para petani itu untuk mengadukan perihal pengerusakan tanaman jeruk mereka.

Menurut perwakilan Kelompok Tani Sumber Rejeki Selokerto, Purwati, pengerusakan tanaman jeruk dilakukan oleh oknum-oknum yang mengaku suruhan dari Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes. Pengerusakan tanaman itu dilakukan dengan cara memetik buah jeruk yang masih belum siap panen.

“Saya ini kan kelompok tani, sekarang jeruk itu dirusak oleh anak buah BUMDes, ngakunya BUMDes,” kata Purwati, saat ditemui di Mapolres Malang.

Purwati menambahkan, mereka membawa sejumlah bukti dalam pengaduan tersebut. Bukti-bukti itu seperti video pengerusakan, serta beberapa berkas administrasi lainnya.

“Status lahannya memang kan tanah bengkok. Bukan tanaman saja yang di rusak, tapi ada beberapa petani lain. Kalau total ada 102 penggarap disitu,” terangnya.

Lebih jauh, Purwati menjelaskan, akibat pengerusakan tersebut, dirinya saja mengalami kerugian sekitar Rp 150 juta.

Selain membuat aduan ke Mapolres Malang, para petani jeruk itu juga mengadu ke lembaga swadaya masyarakat Lumbung Informasi Rakyat atau LSM LIRA Malang Raya.

“Saya selaku pendamping, sudah saya komunikasikan ke DPR, bukan perdatanya tapi terkait pembentukan BUMDes itu. Menurut informasi dari orang-orang (petani) ini, tiba-tiba ada,” ucap Koordinator LIRA Malang Raya, M Zuhdy Achmadi. (mid/yog)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Rektor UIBU Gaungkan Kartini Modern: Cerdas, Mandiri, dan Berpengaruh

22 April 2026 - 21:16 WIB

Diduga Ucapan Rasis Oknum Panitera Picu Ketegangan saat Eksekusi Ruko di Sengkaling

22 April 2026 - 17:46 WIB

Peringati Hari Kartini, Perempuan Bangsa Malang Dorong Peran Strategis Perempuan Lewat Talkshow

22 April 2026 - 16:42 WIB

Banjir Rendam Gang Mirej Madyopuro, Wali Kota Malang Siapkan Solusi Darurat hingga Jangka Panjang

22 April 2026 - 15:59 WIB

Warga Candirenggo Kompak Gagalkan Transaksi Narkoba, Tiga Terduga Pelaku Diamankan

22 April 2026 - 13:35 WIB

Terbongkar! Jaringan TPPO Asal Malang Kirim PMI Ilegal ke Arab Saudi, Pelaku Ditangkap

22 April 2026 - 07:46 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !