Lestarikan Budaya Leluhur, DKKB Gelar Bantengan Nuswantara 3 Hari Nonstop - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 19 Jul 2023 16:40 WIB ·

Lestarikan Budaya Leluhur, DKKB Gelar Bantengan Nuswantara 3 Hari Nonstop


 Poster Bantengan Nuswantara Kota Batu. (ist) Perbesar

Poster Bantengan Nuswantara Kota Batu. (ist)

BACAMALANG.COM – Untuk melestarikan warisan budaya leluhur, perkumpulan Dewan Kesenian Kota Batu (DKKB) menggelar atraksi kesenian Bantengan Nuswantara 3 hari nonstop pada Agustus 2023 mendatang.

“Kami rencana menggelar Bantengan Nuswantara tiga hari berturut-turut. Yakni mulai Jumat sampai Minggu (4-6/8/2023),” tegas Anggota Dewan Kesenian Kota Batu (DKKB), Muhammad Anwar, kepada BacaMalang.com, Rabu (19/7/2023).

Tiga tempat menjadi lokasi meliputi, Bukit Jengkoang & Banteng Agung Bumiaji, Pendopo Sumber Cinde Bumiaji, dan Stadion Brantas – Balai Kota Lama Kota Batu.

Ia menjelaskan kenapa agenda seni kolosal ini bertahan hingga 15 tahun diadakan setiap tahun.

“Diantaranya adalah semangat kerja bersama, gotong-royong, menampung beragam kepentingan untuk satu tujuan. Kerja ikhlas membakti pelestarian kesenian tradisi dan kebudayaan,” terangnya.

Dikatakannya, tahun ini pihaknya mengelola semangat tersebut menjadi semakin rapi, terbuka, akuntabilitas, bertanggung jawab, dan terus menjaga amanah publik yang makin besar.

Dipaparkannya, nama “Bantengan Nuswantara” sebagai spirit utamanya, menjadi semacam titik kumpul penggiat seni pencak silat dan tradisi Bantengan untuk terus merawat semangat kolektif.

DKKB sebagai lembaga masyarakat seni budaya yang berbadan hukum resmi, bertugas memfasilitasi simpul jaringan kerja relawan seni budaya dari berbagai unsur komunitas/organisasi kemasyarakatan se-Indonesia.

Termasuk mengelola partisipasi multipihak baik pemerintahan level desa, kelurahan, kota, entitas swasta, sampai jejaring seniman independen dari seluruh dunia.

“Kalimat lokal e wong mBatu : bumbu podomoro. Kami detailkan lagi menjadi urun rogo, urun bondo, urun roso,” tukasnya.

Semboyan memaknai “Donasi Seni” yang dimaksud bahwa urunan, bantuan, patungan, bisa dalam bentuk apapun seperti yang selama ini setiap pihak saling mengkontribusi lewat kemampuan masing-masing.

Mulai dari rogo (tenaga), bondo (modal barang ataupun uang), dan roso (kepedulian, pemikiran, kreatifitas).

“Semua pihak yang berminat berpartisipasi bisa berdonasi di Rekening Bank Jatim, Dewan Kesenian Kota Batu, 0402289881, dan CP 081805022996,” pungkasnya.

Pewarta : Hadi Triswanto
Editor/Publisher : Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 290 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Peringati Hari Lahir Pancasila, Sri Untari: SDM Unggul Berkarakter Jadi Kunci Menuju Indonesia Emas

1 Juni 2026 - 19:52 WIB

Kasus Dugaan Jual Beli Lapak PKL Alun-Alun Batu Bergulir, Desakan Relokasi Kian Menguat

1 Juni 2026 - 19:38 WIB

Hari Lahir Pancasila, PDIP Kota Malang Serukan Musyawarah, Mufakat, Gotong Royong, dan Toleransi sebagai Fondasi Kehidupan Berbangsa

1 Juni 2026 - 17:34 WIB

Soal Dugaan Jual Beli Lapak PKL Alun-Alun Kota Batu, Pemkot Hormati Proses Hukum dan Siapkan Verifikasi Ulang Pedagang

1 Juni 2026 - 17:27 WIB

Gerindra Ingatkan Pemkab: Alun-Alun Jangan Korbankan Fungsi Stadion Kanjuruhan

1 Juni 2026 - 12:41 WIB

Maling Gasak Motor Karyawan Warung STMJ di Bululawang, Aksi Pelaku Terekam CCTV

1 Juni 2026 - 07:19 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !