Hari Lahir Pancasila, PDIP Kota Malang Serukan Musyawarah, Mufakat, Gotong Royong, dan Toleransi sebagai Fondasi Kehidupan Berbangsa - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 1 Jun 2026 17:34 WIB ·

Hari Lahir Pancasila, PDIP Kota Malang Serukan Musyawarah, Mufakat, Gotong Royong, dan Toleransi sebagai Fondasi Kehidupan Berbangsa


 Upacara Hari Pancasila DPC PDI Perjuangan Kota Malang. (ist) Perbesar

Upacara Hari Pancasila DPC PDI Perjuangan Kota Malang. (ist)

BACAMALANG.COM – Ratusan kader PDI Perjuangan Kota Malang mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Malang, Senin (1/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat nasionalisme sekaligus meneguhkan komitmen kader dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga sarana mempererat soliditas partai dan memperkuat komitmen dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.

Upacara berlangsung khidmat dan dipimpin Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Malang, Ahmad Wanedi. Kegiatan ini diikuti jajaran pengurus partai, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Malang, badan dan sayap partai, hingga kader dari tingkat PAC, ranting, dan anak ranting. Di bawah kibaran Sang Merah Putih, seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara sebagai bentuk penghormatan terhadap lahirnya ideologi bangsa.

Dalam amanatnya, Ahmad Wanedi menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga pedoman moral dan politik yang harus hadir dalam setiap kebijakan maupun tindakan seluruh elemen bangsa.

Menurutnya, Indonesia saat ini menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks, mulai dari polarisasi sosial, derasnya arus informasi digital, hingga dinamika global yang terus berkembang. Karena itu, nilai-nilai musyawarah, mufakat, gotong royong, dan toleransi harus terus dijaga sebagai fondasi kehidupan berbangsa.

“Di tengah era globalisasi saat ini, masyarakat dihadapkan pada berbagai perbedaan pandangan dan kepentingan. Pancasila mengajarkan kepada kita bahwa perbedaan bukan alasan untuk terpecah, tetapi menjadi kekuatan untuk membangun bangsa yang lebih maju. Nilai musyawarah dan mufakat harus terus dijunjung tinggi dalam setiap pengambilan keputusan,” ujar Wanedi.

Ia menilai seluruh kader PDI Perjuangan memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga harmonisasi kehidupan berbangsa. Menurutnya, persatuan harus terus dirawat agar Indonesia tetap menjadi bangsa besar yang disegani dunia.

“Kita harus terus menegakkan nilai-nilai dan filosofi jati diri bangsa Indonesia yang telah diwariskan para pendiri bangsa. Persatuan harus menjadi kekuatan utama kita. Jangan sampai perbedaan justru dimanfaatkan untuk memecah belah masyarakat,” tegasnya.

Wanedi juga mengingatkan bahwa esensi perjuangan politik bukan sekadar meraih kekuasaan, melainkan menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat serta menjaga cita-cita kemerdekaan sebagaimana termaktub dalam nilai-nilai Pancasila.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Malang dari Fraksi PDI Perjuangan, Sony Rudiwiyanto, menyebut peringatan Hari Lahir Pancasila merupakan agenda rutin yang selalu dilaksanakan seluruh struktur partai sebagai bentuk penghormatan terhadap lahirnya ideologi bangsa.

Menurutnya, Pancasila merupakan roh perjuangan yang melekat dalam perjalanan politik PDI Perjuangan. Karena itu, seluruh kader dituntut mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari maupun saat menjalankan amanah sebagai wakil rakyat.

“Setiap tanggal 1 Juni, kami selalu melaksanakan upacara Hari Lahir Pancasila. Ini bukan hanya kegiatan rutin, tetapi menjadi pengingat bahwa seluruh perjuangan politik harus berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Inti dari Pancasila adalah gotong royong, keadilan sosial, dan kesejahteraan yang merata bagi seluruh rakyat,” terang Sony.

Ia menegaskan bahwa anggota legislatif dari PDI Perjuangan harus mampu menjadi jembatan aspirasi masyarakat. Setiap kebijakan yang diperjuangkan, lanjutnya, harus lahir dari kebutuhan warga, bukan kepentingan kelompok tertentu.

“Kami di DPRD memiliki tanggung jawab untuk memastikan suara masyarakat benar-benar terwakili. Apapun kebijakan yang diperjuangkan harus berangkat dari aspirasi rakyat. Tujuannya agar pembangunan dapat dirasakan seluruh warga Kota Malang tanpa terkecuali,” jelasnya.

Sony menambahkan, semangat gotong royong yang menjadi salah satu ruh Pancasila masih sangat relevan dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat. Melalui kebersamaan, pemerintah dan masyarakat dapat bergerak bersama untuk mempercepat pembangunan daerah.

Peringatan Hari Lahir Pancasila ditutup dengan doa bersama serta seruan untuk menjaga soliditas partai dan terus menjadi pelopor dalam merawat persatuan bangsa. Momentum 1 Juni menjadi pengingat bahwa Pancasila tidak boleh berhenti sebagai simbol atau slogan semata, melainkan harus hidup dalam setiap kebijakan, perilaku politik, dan kehidupan sosial masyarakat.

Di tengah beragam tantangan kebangsaan yang terus berkembang, Pancasila tetap menjadi fondasi utama yang menjaga Indonesia berdiri kokoh sebagai bangsa yang majemuk, namun tetap bersatu.

Pewarta: Rohim Alfarizi
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kasus Dugaan Jual Beli Lapak PKL Alun-Alun Batu Bergulir, Desakan Relokasi Kian Menguat

1 Juni 2026 - 19:38 WIB

Soal Dugaan Jual Beli Lapak PKL Alun-Alun Kota Batu, Pemkot Hormati Proses Hukum dan Siapkan Verifikasi Ulang Pedagang

1 Juni 2026 - 17:27 WIB

Gerindra Ingatkan Pemkab: Alun-Alun Jangan Korbankan Fungsi Stadion Kanjuruhan

1 Juni 2026 - 12:41 WIB

Maling Gasak Motor Karyawan Warung STMJ di Bululawang, Aksi Pelaku Terekam CCTV

1 Juni 2026 - 07:19 WIB

Adeng Sentil Klaim Alun-Alun Dipindah Tiga Kali: Kalau Wacana Dianggap Keputusan, Itu Senior Asbun

1 Juni 2026 - 07:03 WIB

Warga Desa Babadan Pakisaji Gempar, Remaja Ditemukan Tewas Tenggelam di Embung Kapurono

1 Juni 2026 - 06:00 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !