Grib Jaya Minta Pemkab Malang Aktifkan Lagi Kepesertaan BPJS PBID - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 9 Agu 2023 14:05 WIB ·

Grib Jaya Minta Pemkab Malang Aktifkan Lagi Kepesertaan BPJS PBID


 Sekumpulan massa yang tergabung dalam Grib Jaya Kabupaten Malang melakukan aksi unjuk rasa di depan Pendopo Panji Kepanjen. (bacamalang/Dhimas) Perbesar

Sekumpulan massa yang tergabung dalam Grib Jaya Kabupaten Malang melakukan aksi unjuk rasa di depan Pendopo Panji Kepanjen. (bacamalang/Dhimas)

BACAMALANG.COM – Sekumpulan massa yang tergabung dalam DPC Grib Jaya Kabupaten Malang melakukan aksi unjuk rasa menuntut pengaktifan kembali 679.721 peserta BPJS yang bersandar kepada program Penerima Bantuan Iuran Daerah atau PBID.

Ketua DPC Grib Jaya Kabupaten Malang Damanhury Jab menyampaikan, dalam aksi unjuk rasa kali ini pihaknya ingin menegaskan 4 tuntutan kepada Pemerintah Kabupaten Malang.

“Kami mengecam kebijakan Pemerintah Kabupaten Malang yang terindikasi menghalangi warga Kabupaten Malang dalam menerima pelayanan kesehatan yang baik,” kata Damanhury, Rabu (9/8/2023).

Selain itu, Grib Jaya juga meminta kepada Bupati Malang HM Sanusi agar mencopot Kepala Dinkes Kabupaten Malang karena dinilai tidak mampu menggawangi pelayanan kesehatan yang baik bagi masyarakat dalam program PBID. Grib Jaya juga menilai dibanding memprioritaskan kesehatan masyarakat, anggaran perjalanan dinas lebih penting.

“Kami minta agar segera evaluasi kembali biaya perjalanan dinas di lingkup Dinas Kesehatan dan Puskesmas se Kabupaten Malang yang jumlahnya 25 milar rupiah,” jelasn Damanhury.

Terakhir, Grib Jaya meminta kepada Pemkab Malang agar segera mengaktifkan kembali kepesertaan BPJS dalam program PBID.

Menanggapi tuntutan tersebut, Kepala Dinkes Malang drg Wijanto Widjojo menyampaikan, penonaktifan kepesertaan BPJS dalam program PBID bukan semata-mata keinginan dari pemerintah daerah.

“Akhirnya menimbulkan kesalahpahaman, intinya miskomunikasi. Bukan kita mau semena-mena mau menonaktifkan peserta BPJS PBID,” ungkap Wijanto.

Pewarta : Dhimas Fikri
Editor/Publisher : Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 97 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Sidang Perdana Dugaan Penyerobotan Lahan di PN Malang Memanas, Terdakwa Sempat Bentak Majelis Hakim

23 Juni 2026 - 08:29 WIB

Listrik Padam Bergilir di Malang Raya, Warga dan Pelaku Usaha Mengaku Merugi

23 Juni 2026 - 07:12 WIB

Kirab Banteng 1 Suro Jadi Simbol Pelestarian Budaya, Nurochman-Heli Kompak Perkuat Identitas Kota Batu

22 Juni 2026 - 19:26 WIB

Mahasiswa Singosari Kehilangan Vario Baru, Digondol Maling Saat Bersih-Bersih Ruko untuk Buka Kafe

22 Juni 2026 - 19:22 WIB

Lansia di Sumberpucung Dirampok, Mobil Honda Jazz dan Uang Tunai Dibawa Kabur

22 Juni 2026 - 18:24 WIB

Koordinator BGN Pujon Ungkap Kunci Sukses Program MBG: Sinergi dan Komunikasi Jadi Fondasi Utama

22 Juni 2026 - 18:11 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !