BACAMALANG.COM – Suasana penuh semangat, kreativitas, dan kebanggaan mewarnai Pentas Seni SDK Mardiwiyata 2 Kota Malang yang mengusung tema “Mardiwiyata Berbudaya, Satu Hati Ragam Kreasi”, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan ini menjadi panggung bagi para siswa untuk menampilkan bakat, minat, serta hasil pembinaan ekstrakurikuler di hadapan orang tua dan seluruh warga sekolah.
Pentas seni tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga sarana pengembangan karakter, kreativitas, serta pelestarian budaya bangsa. Melalui berbagai penampilan yang disuguhkan, sekolah menunjukkan komitmennya dalam mendukung tumbuh kembang peserta didik, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Frater Maria Chrisostomus, BHK, yang akrab disapa Frater Tommy, mengatakan bahwa pentas seni merupakan program sekolah yang kembali digelar setelah sempat terhenti akibat pandemi Covid-19.
“Pentas seni ini terakhir kali dilaksanakan sekitar enam tahun lalu. Setelah sempat berhenti karena pandemi, tahun ini kami kembali mengadakannya sebagai bagian dari upaya sekolah untuk memberikan ruang bagi siswa menampilkan hasil pembelajaran dan pengembangan diri mereka,” ujarnya.
Menurut Frater Tommy, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi para orang tua untuk melihat secara langsung berbagai program unggulan ekstrakurikuler yang dimiliki sekolah. Mulai dari paduan suara, tari, seni lukis, renang, taekwondo, karate, pramuka, hingga futsal menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan potensi mereka.
Ia menegaskan, tujuan utama penyelenggaraan pentas seni adalah menumbuhkan keberanian dan rasa percaya diri siswa melalui pengalaman tampil di depan publik.
“Kami ingin anak-anak memiliki keberanian untuk tampil, percaya pada kemampuan dirinya, dan bangga menunjukkan hasil latihan yang selama ini mereka jalani. Ini juga menjadi bukti bahwa sekolah berupaya mengakomodasi serta mengembangkan bakat dan minat setiap peserta didik,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pentas Seni, Novi Kristin Sulistyowati, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk unjuk kompetensi siswa di bidang nonakademik sekaligus hasil pembinaan ekstrakurikuler selama satu tahun ajaran.
“Sejak awal tahun pembelajaran, siswa diberikan kesempatan memilih kegiatan ekstrakurikuler sesuai minat dan bakat mereka. Sekolah berupaya memfasilitasi kebutuhan tersebut agar setiap anak dapat berkembang secara optimal sesuai potensinya,” jelas Novi.
Pentas seni diikuti siswa kelas 1 hingga kelas 6 dengan beragam penampilan menarik, mulai dari tari tradisional dan modern, karate, futsal, paduan suara, band, hingga seni musik. Tak hanya itu, karya siswa dari ekstrakurikuler seni lukis juga dipamerkan secara kreatif melalui peragaan busana yang memadukan unsur topeng dan wayang gunungan sebagai simbol kekayaan budaya Indonesia.
Novi menuturkan, tema “Mardiwiyata Berbudaya, Satu Hati Ragam Kreasi” dipilih untuk mencerminkan semangat sekolah dalam membangun karakter peserta didik yang mencintai budaya, menjunjung tinggi persaudaraan, serta menghargai keberagaman potensi yang dimiliki setiap siswa.
“Melalui tema ini kami ingin menunjukkan bahwa sekolah menjadi ruang bagi siswa untuk berkarya, berkolaborasi, dan berkembang bersama. Kata ‘Satu Hati’ menggambarkan kebersamaan seluruh warga sekolah, sedangkan ‘Ragam Kreasi’ mencerminkan beragam talenta yang dimiliki peserta didik,” tuturnya.
Lebih lanjut, Novi menambahkan bahwa pentas seni merupakan bagian dari program kesiswaan yang bertujuan mengembangkan kreativitas, membentuk karakter, meningkatkan rasa percaya diri, sekaligus memperkuat kecintaan siswa terhadap budaya bangsa.
“SDK Mardiwiyata 2 tidak hanya mempersiapkan siswa menghadapi perkembangan zaman, tetapi juga menanamkan nilai-nilai budaya agar mereka tetap memiliki identitas dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia,” ungkapnya.
Menariknya, kegiatan pentas seni tahun ini digelar bersamaan dengan pembagian rapor. Jika rapor menjadi laporan perkembangan akademik siswa, maka pentas seni menjadi bentuk laporan capaian nonakademik yang dapat disaksikan langsung oleh orang tua.
Melalui kegiatan ini, sekolah berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara sekolah dan orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak. Selain itu, para orang tua dapat melihat secara nyata hasil pembelajaran, latihan, serta pengembangan bakat yang telah dijalani putra-putri mereka selama mengikuti berbagai kegiatan di SDK Mardiwiyata 2 Kota Malang.
Pewarta/Editor: Rahmat Mashudi Prayoga





















































