BMKG Catat Ada 665 Kejadian Gempa Bumi Sepanjang Mei 2024 di Jawa Timur - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 1 Jun 2024 20:17 WIB ·

BMKG Catat Ada 665 Kejadian Gempa Bumi Sepanjang Mei 2024 di Jawa Timur


 Kepala BMKG Stasiun Geofisika Karangkates, Kabupaten Malang, Mamuri. (ist) Perbesar

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Karangkates, Kabupaten Malang, Mamuri. (ist)

BACAMALANG.COM – Pada Bulan Mei 2024 wilayah Jawa Timur dan sekitarnya mengalami sejumlah gempa bumi. Berdasarkan analisa dari Stasiun Geofisika Malang, tercatat ada 665 kejadian gempa bumi.

“Total ada 665 kejadian gempa bumi di bulan Mei 2024 di Jawa Timur,” tegas Kepala BMKG Stasiun Geofisika Karangkates, Kabupaten Malang Mamuri kepada BacaMalang.com, Sabtu (1/6/2024).

Kejadian gempa bumi terbanyak terekam pada Rabu (8/5/2024) dengan jumlah 35 kejadian, sedangkan kejadian gempa bumi paling sedikit terekam pada Minggu (26/5/2024) dengan jumlah 7 kejadian.

Untuk kedalaman gempa bumi ada 568 kejadian gempa bumi merupakan gempa bumi dangkal dengan kedalaman kurang dari 60 km (h < 60 km).

Ada 97 kejadian gempa bumi menengah dengan kedalaman antara 60 km hingga kurang dari 300 km (60 km ≤ h < 300 km).

Serta tidak ada kejadian (nihil) gempa bumi dalam dengan kedalaman lebih dari 300 km (h ≥ 300 km).

Sementara untuk Magnitudo terbesar yang tercatat adalah M 5.4 dan Magnitudo terkecil yang tercatat adalah M 1.3.

Terkait distribusi episenter, sebagian besar kejadian gempa bumi terjadi di laut, tersebar di selatan Pulau Jawa dan beberapa gempa bumi juga terjadi di darat.

Episenter gempa bumi di laut disebabkan oleh subduksi pertemuan lempeng tektonik Indo-Australia dan Eurasia. Gempa bumi dangkal di darat terjadi akibat pergerakan patahan lokal di daerah tersebut. Gempa Bumi menengah terjadi sebagai aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia terhadap lempeng Eurasia.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor/Publisher: Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 189 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

SMAK Bhakti Luhur Genjot Budaya Literasi, Siswa Didorong Kembali Gemar Membaca dan Menulis

8 November 2026 - 11:07 WIB

Tanam 100 Pohon di Bantaran Brantas, Kapolresta Malang Kota Perkuat Mitigasi Bencana

8 November 2026 - 10:05 WIB

Polisi Bekuk Satu Terduga Curanmor, Tiga Rekannya Masuk DPO

8 November 2026 - 05:34 WIB

Honda Vario 125 Milik Mahasiswa Pakisaji Hilang di Kos Sumbersari, Korban Sebar Informasi Pencarian

7 November 2026 - 19:22 WIB

Cegah Kecelakaan Sejak Dini, Satlantas Polresta Malang Kota Bekali Siswa SMPN 22 Edukasi Bahaya Narkoba dan Balap Liar

7 November 2026 - 13:13 WIB

Mediasi Kasus Limbah Biogas Jianto, Kuasa Hukum Pelapor Tegaskan Proses Hukum Tetap Berlanjut

6 November 2026 - 22:02 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !