BACAMALANG.COM – Menjelang Hari Raya Iduladha, banyak penjual kambing musiman yang bermunculan. Namun di Malang, ada satu farm atau peternakan kambing yang sudah berdiri sejak tahun 2010.
Adalah Kaji Brewok Farm, sebuah peternakan yang berlokasi di Jl. Dipomanggolo V No 277, Tirtomoyo, Kecamatan Pakis Kabupaten Malang.
Bahkan saat Idhuladha dalam empat tahun terakhir, peternakan ini telah menebar ribuan kambing ke masjid-masjid pelosok yang memiliki sedikit hewan kurban, hingga kawasan timur seperti Jember dan Banyuwangi.
Pengelola Kaji Brewok Farm, Luay Amri menuturkan, selama ini mereka berusaha menyediakan hewan kurban terbaik bagi masyarakat Malang.
“Kami ingin masyarakat yang berkurban mendapatkan kambing yang memang layak sesuai syariat Islam, jadi kami siapkan yang terbaik. Konsep kita seperti itu,” ungkap Luay kepada BacaMalang.com saat ditemui di lokasi peternakan awal pekan lalu.
Sebagai pedagang, salah satu promo kepada umat Muslim yang ia gunakan adalah beli 1 kambing gratis 1 kambing, yang bertujuan agar masyarakat juga termotivasi membeli kambing kurban untuk menebar kebaikan ke umat Muslim lainnya dengan membagikan daging kambing yang dibeli untuk ibadah kurban.

Pengelola Kaji Brewok Farm, Luay Amri saat ditemui di lokasi peternakan. (Nedi Putra AW)
Ia mengaku, program beli 1 gratis 1 ini sudah dijalankan sejak tahun lalu, dengan konsentrasi untuk masjid, pondok pesantren, dan yayasan panti asuhan, yang mungkin peminat kurbannya dari kaum Muslimin lebih memilih untuk menyembelih sendiri.
“Kita berharap ajaran program ini membuat masjid syiarnya lebih besar lagi, terutama yang ada di daerah pinggiran, sehingga dengan adanya hewan ini bisa membantu masyarakat bisa merasakan daging kambing saat Iduladha di daerah-daerah tersebut,” paparnya.
Terkait hal tersebut, Kaji Brewok Farm juga memiliki program membagikan ribuan ekor kambing secara gratis pada masjid, panti asuhan, pondok pesantren yang berada di pelosok. Termasuk pada lembaga-lembaga Islam yang memiliki sedikit hewan kurban di hari raya Iduladha.
“Pergerakan-pergerakan ini tentunya bersifat sosial, agar dakwah kita lebih lebih gencar lagi. Jargon kita di tahun ini menuju 10.000 kurban ya, bisa dicatat, bahwa kita menuju 10.000. Sekali lagi kita mohon doanya untuk teman-teman sekalian kita bisa mencapai di angka segitu,” ujar Luay.
Kaji Brewok Farm sendiri sejak berdiri 14 tahun lalu selalu konsisten menebar hewan kurban kepada umat muslim yang membutuhkan, lewat survei melihat masjid, pondok pesantren atau panti asuhan yang memang membutuhkan suplai kambing kurban.
“Bisa juga mereka mengirim proposal yang nanti akan kita lihat. Misal lokasinya dekat dengan kegiatan sosial kita maka akan langsung kita drop daging karena kita juga menyembelih sapi hampir 1 ton dan beberapa kambing,” kata Luay.
Luay Amri menegaskan, bahwa program tebar hewan kurban ini akan terus dilaksanakan.
“Tahun lalu saja ada sebuah masjid yang memang jumlah hewan kurbannya sedikit. Saat kita beri kambing, masya allah, pengurus masjidnya itu sangat senang. Ini menjadi motivasi kami agar terus melakukan syiar penyediaan hewan kurban bagi umat muslim,” tukasnya.
Sebagai informasi, ada beragam kambing kurban yang dijual di Kaji Brewok Farm beragam. Mulai dari jenis peranakan etawa, jawarandu, senduro hingga domba.
Harga yang ditawarkan mulai dari Rp 1,8 jutaan hingga belasan juta tergantung ukuran dan jenis kambing. Bahkan satu ekor ada yang telah laku sebesar Rp 22 juta.
Sedangkan pada awal bulan Juni lalu, Kaji Brewok Farm juga sempat melelang seekor kambing yang dananya 100 persen didonasikan untuk korban perang di Rafah Palestina. Selain untuk kurban, peternakan ini juga memelihara kambing untuk kontes atau kejuaraan.
Pewarta : Nedi Putra AW
Editor/Publisher: Aan Imam Marzuki





















































