“Ngarak Banteng 1 Suro” Ramaikan Songgoriti, Pelestarian Budaya yang Dongkrak Pariwisata Kota Batu - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

RAGAM · 30 Jun 2025 19:21 WIB ·

“Ngarak Banteng 1 Suro” Ramaikan Songgoriti, Pelestarian Budaya yang Dongkrak Pariwisata Kota Batu


 Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto saat tengah menaiki banteng lawasan, dalam kegiatan acara Ngarak Banteng Empu Supo ke-1. (Yan) Perbesar

Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto saat tengah menaiki banteng lawasan, dalam kegiatan acara Ngarak Banteng Empu Supo ke-1. (Yan)

BACAMALANG.COM – Ribuan warga dan wisatawan memadati sepanjang Jalan Kawasan Wisata Songgoriti, Kelurahan Songgokerto, Kota Batu, Senin (30/6/2025), untuk menyaksikan prosesi budaya “Ngarak Banteng 1 Suro Empu Supo ke-17 Banteng Lawasan.” Tradisi tahunan ini tak hanya sarat makna spiritual dan simbolik, namun juga menjadi magnet wisata budaya unggulan Kota Batu.

Acara yang diinisiasi oleh masyarakat Songgokerto ini digelar dalam rangka memperingati 1 Suro dalam penanggalan Jawa, dan menjadi momentum penting dalam pelestarian budaya leluhur.

Arak-arakan banteng dan pertunjukan seni tradisional menjadi pusat perhatian, dengan makna mendalam tentang kekuatan, keberanian, dan perlindungan masyarakat. Sosok Empu Supo XVII, simbol spiritual yang diusung dalam prosesi, menjadi ikon perlawanan terhadap kebatilan dan semangat rakyat untuk meraih martabat serta kesejahteraan.

“Ini adalah seni gerak yang indah, tegas, lugas, dan sarat pesan moral. Banteng bertanduk api mencerminkan semangat rakyat Batu yang membara,” jelas Ketua Dewan Kesenian Kota Batu, Sunarto, yang menyebut pertunjukan ini mengusung tagline Jayati Janapada, berarti “kemenangan rakyat”.

Tak kurang dari 60 kontingen dari dalam dan luar kota ikut serta dalam kegiatan ini. Pemerintah pun mendukung penuh. Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, menekankan bahwa kesenian ini telah menjadi bagian dari binaan Dinas Pariwisata.

“Harapannya, selain melestarikan budaya, ini bisa mendatangkan turis dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Bidang Kebudayaan Disparta Kota Batu, Sintiche Agustina Pamungkas, menegaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata pelestarian kesenian bantengan yang telah menjadi warisan budaya tak benda.

Kegiatan Ngarak Banteng juga disandingkan dengan ritual Njenang Suro, memperkaya makna tradisi yang dijalankan tiap tahun. Dukungan penuh juga datang dari Kelurahan Songgokerto.

“Kita support penuh kegiatan ini agar semakin kreatif dan guyub. Ini adalah momentum kemajuan pariwisata berbasis budaya,” kata perwakilan Lurah Songgokerto, Ninil Yunitaningsih.

Tradisi Ngarak Banteng 1 Suro ini menegaskan bahwa budaya bukan hanya warisan, tetapi juga aset masa depan. Kolaborasi antara warga, seniman, dan pemerintah menjadi kunci dalam menjadikan Kota Batu sebagai panggung budaya yang hidup dan berkembang.

Pewarta: Eko Sabdianto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 114 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Peduli Masyarakat Sambut Idul Adha 1447H, Sinergi JNE dan TIKI Gelar Kurban 30 Sapi dan Berbagi Kepada Anak Yatim dan Disabilitas

28 Mei 2026 - 20:22 WIB

SDN Lowokwaru 2 Gelar Gebyar Talenta Siswa, Libatkan Wali Murid dan 120 Peserta Lomba Mewarnai TK

27 Mei 2026 - 06:33 WIB

Pra Launching Amazing South Malang Jadi Wadah Kreativitas Anak Muda dan Kolaborasi Komunitas

27 Mei 2026 - 00:06 WIB

Transformasi Digital Pendidikan Dasar, Dosen Statistika FSTeM UB Latih Guru SD Sekaran Visualisasi Data dan Generative AI

26 Mei 2026 - 21:30 WIB

Lestarikan Tradisi Leluhur, Selamatan Desa Oro-Oro Ombo 2026 Meriah dengan Pentas Seni hingga Wayang Kulit

26 Mei 2026 - 09:57 WIB

MilkLife Soccer Challenge Malang Seri 2 Bentuk Ekosistem Sepak Bola Putri

24 Mei 2026 - 21:03 WIB

Trending di RAGAM

©Hak Cipta Dilindungi !