Kanjuruhan Masih Luka, Penyintas Tolak Laga Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 15 Apr 2026 09:37 WIB ·

Kanjuruhan Masih Luka, Penyintas Tolak Laga Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan


 Puluhan penyintas dan keluarga korban Tragedi Kanjuruhan mendatangi DPRD Kabupaten Malang, Selasa (14/4/2026), untuk menolak rencana pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Kanjuruhan pada 28 April mendatang. (Devi for Baca Malang) Perbesar

Puluhan penyintas dan keluarga korban Tragedi Kanjuruhan mendatangi DPRD Kabupaten Malang, Selasa (14/4/2026), untuk menolak rencana pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Kanjuruhan pada 28 April mendatang. (Devi for Baca Malang)

BACAMALANG.COM – Gedung DPRD Kabupaten Malang menjadi saksi jeritan hati para penyintas Tragedi Kanjuruhan. Mereka datang membawa tuntutan, dan luka yang belum sembuh. Rencana laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan dianggap sebagai pengingat pahit yang kembali menggores perasaan keluarga korban.

Puluhan penyintas dan keluarga korban Tragedi Kanjuruhan mendatangi DPRD Kabupaten Malang, Selasa (14/4/2026), untuk menolak rencana pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Kanjuruhan pada 28 April mendatang.

Ketua Yayasan Keadilan Tragedi Kanjuruhan (YKTK), Devi Atok, menegaskan bahwa menggelar pertandingan di lokasi tragedi adalah bentuk pengabaian terhadap luka mendalam keluarga korban. “Ini sangat menyakiti perasaan kami. Kami mendesak agar laga tersebut tidak digelar di Stadion Kanjuruhan,” tegasnya.

Kekecewaan juga diarahkan kepada Komisi III DPR RI yang dinilai tidak menindaklanjuti surat maupun permohonan audiensi dari keluarga korban.

Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Malang hadir menyambut aspirasi tersebut, di antaranya Ali Murtadlo (PKB), M. Ukasyah Ali (Gerindra), Fakih Pilihan (Golkar), serta jajaran Fraksi PDIP seperti Zulham Akhmad Mubarrok, Abdul Qodir, Muchammad Hafidz, dan Redam Guruh.

Ali Murtadlo, Ketua Komisi II, menyebut Tragedi Kanjuruhan sebagai sejarah kelam yang meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Malang. Zulham Akhmad Mubarrok, anggota Komisi IV, turut mengenang masa sulit saat dirinya turun langsung melakukan validasi data korban bersama Dinas Kesehatan.

Abdul Qodir, Ketua Fraksi PDIP, berjanji akan mengawal penuh aspirasi ini. “Kami akan segera berdiskusi dengan kepolisian dan pihak penyelenggara. Kami berupaya agar suara para korban benar-benar didengarkan dan tidak diabaikan begitu saja,” ujarnya.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kampung Semar Arjosari, Wujud Transformasi Destinasi Wisata Edukatif Berbasis Konservasi Air dan Ketahanan Pangan

15 April 2026 - 10:10 WIB

Diduga Ambil Haluan Terlalu Kanan, Dua Motor Adu Banteng di Sukun: Tiga Orang Luka Berat

15 April 2026 - 10:10 WIB

Komplotan Curanmor Keluarga di Malang Utara Dibekuk, Warga Lawang Apresiasi Kinerja Polisi

15 April 2026 - 06:33 WIB

Dukung Pelestarian Satwa Indonesia, Batu Secret Zoo Rayakan Kelahiran Bekantan ke-8

14 April 2026 - 20:25 WIB

Potensi Kekeringan Musim Kemarau, BPBD Kabupaten Malang Lakukan Pemetaan Wilayah dan Langkah Antisipasi

14 April 2026 - 16:55 WIB

Maling Gasak Power Sound System Mesjid Nurul Anwar, Warga Talangagung Kepanjen Resah

14 April 2026 - 13:56 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !