BACAMALANG.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang melakukan pemetaan wilayah dan langkah antisipasi menghadapi potensi kekeringan saat musim kemarau 2026.
“Untuk antisipasi kekeringan kami sudah mempersiapkan semuanya, sembari terus memantau perkembangan cuaca di wilayah Kabupaten Malang,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, kepada Baca Malang, Selasa (14/4/2026).
BPBD Kabupaten Malang memetakan ada 5 wilayah yang rawan terjadi kekeringan saat kemarau. Wilayah-wilayah tersebut adalah Dusun Sumberkotes Kulon, Desa Segaran, Kecamatan Gedangan; Dusun Pohkecik, Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan; Dusun Krajan dan Dusun Semampir, Desa Ringinsari, Kecamatan Sumber Manjing Wetan; Dusun Bandarangin, Desa Sumberejo, Kecamatan Pagak; dan Dusun Sumbermaron, Desa Kalipare, Kecamatan Kalipare.
Pihaknya membagi bencana kekeringan menjadi 3 kategori, yaitu kering kritis untuk wilayah dengan jarak lebih dari 3 kilometer dari sumber air terdekat, kering langkah untuk wilayah dengan jarak 0,5 kilometer hingga 3 kilometer dari sumber air terdekat, dan kering langkah terbatas untuk wilayah dengan jarak 0,1 kilometer sampai dengan 0,5 kilometer dari sumber air.
Kondisi ketersediaan air di wilayah Malang Raya masih dalam posisi aman berdasarkan monitoring yang telah dilakukan jajaran perangkat di tingkat kecamatan dan desa. Jika sewaktu-waktu ditemukan adanya wilayah yang terindikasi mulai mengalami kekeringan, perangkat di masing-masing desa diminta untuk segera melaporkan ke Pemerintah Kabupaten Malang yang ditembuskan kepada BPBD Kabupaten Malang; Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman Penduduk, dan Cipta Karya (DPKPCK); dan Perumda Tirta.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































