BACAMALANG.COM – Batu Secret Zoo – Jawa Timur Park 2 berhasil menambah koleksi satwanya. Seekor bayi bekantan kembali lahir pada 30 Januari 2026, yang bertepatan dengan peringatan Hari Primata Indonesia. Keberhasilan satwa Bekantan (Nasalis larvatus), yang merupakan primata endemik Indonesia yang berasal dari Kalimantan dan dikenal luas dengan ciri khas hidung besarnya ini merupakan kelahiran ke-8 dalam kurun waktu 4 tahun terakhir di Batu Secret Zoo.
Dokter hewan Batu Secret Zoo, Hana Mitsuki Putri menyampaikan, bayi bekantan tersebut lahir melalui persalinan normal.
“Kami sangat meminimalisirintervensi dalam kelahiran satwa ini, mengingat tingkat stressnya yang tinggi,” ungkapnya saat ditemui di Exhibit bekantan Secret Zoo Jawa Timur Park 2 Selasa (14/4/2026).
Saat ini, imbuhnya, ada total 10 ekor bekantan, dengan 5 kelahiran dalam kurun waktu 2 tahun sejak 2024. Ia bersyukur karena bayi-bayi bekantan tersebut diterima untuk dirawat dalam koloni. Ia menjelaskan, awalnya bekantan ini didatangkan dari Kebun Binatang Surabaya (KBS) pada tahun 2021 dan didatangkan kembali dari Jogja untuk menambah keragaman genetik. Program breeding bekantan ini mulai membuahkan hasil pada tahun 2024 lalu.
Dokter alumnus Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya ini menerangkan, bahwa pada fase ini, pihaknya memberi supportif berupa penambahan vitamin dan pakan pada indukan. Bekantan hanya menghasilkan seekor bayi dalam satu kelahiran, dengan lama masa kebuntingan 60-200 hari. Pada exhibit ini hanya ada 1 ekor bekantan jantan dan 5 ekor indukan.
“Kami sesuaikan dengan struktur sosialnya di alam liar, dimana pada satu koloni hanya ada 1 dominan pejantan dengan beberapa betina,” tandasnya.
Sebagai penunjang, exhibit bekantan yang diresmikan pada tahun 2021 lalu ini memiliki konsep arsitektur yang mengadopsi nuansa rumah adat Kalimantan yang dipadukan dengan informasi edukatif mengenai budaya lokal serta karakteristik bekantan.
Terpisah, General Manager Jawa Timur Park 2 Agus Mulyanto, menyampaikan, bahwa kelahiran ini menjadi bukti nyata komitmen dalam mendukung pelestarian satwa Indonesia.
“Keberhasilan kelahiran bayi bekantan yang ke-8 ini merupakan hasil dari upaya perawatan dan konservasi yang konsisten. Kami berharap kehadiran satwa ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya anak-anak dan keluarga, akan pentingnya menjaga kelestarian satwa endemik Indonesia, sekaligus menjadikan Batu Secret Zoo sebagai destinasi liburan yang edukatif dan berkesan,” pungkasnya.
Pewarta/Editor: Nedi Putra AW




















































