BACAMALANG.COM – Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Malang menggelar peringatan Milad Aisyiyah ke-109 M dengan menghadirkan berbagai program pelayanan sosial bagi masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, dilakukan launching Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum (LKBH), Biro Konsultasi Keluarga Sakinah ‘Aisyiyah (BIKKSA), serta Badan Kesejahteraan Sosial (BAKESOS).
Kegiatan berlangsung di Gedung Kartini, Jalan Tangkuban Prahu No.10, Klojen, Kota Malang, Sabtu (9/5/2026), dan dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin.
Dalam sambutannya, Ali Muthohirin berharap hadirnya layanan terpadu tersebut dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat, tidak hanya untuk warga Aisyiyah maupun Muhammadiyah, tetapi juga masyarakat umum.
“Semoga launching ini bisa bermanfaat bagi masyarakat luas, tidak hanya bagi Aisyiyah, tetapi juga masyarakat di luar Aisyiyah agar dapat mengakses layanan dengan baik sesuai semangat Rahmatan Lil Alamin,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya peran perempuan dalam membangun bangsa dan melahirkan generasi yang saleh dan salehah.
“Perempuan memiliki peran besar dalam tegaknya sebuah negara. Dari perempuan akan lahir generasi-generasi yang saleh dan salehah,” tambahnya.
Sementara itu, Steering Committee Milad Aisyiyah, Hj Uzlifah Ali Zuhdi, menjelaskan bahwa Milad Aisyiyah ke-109 M tahun ini difokuskan pada penguatan pelayanan sosial dan dakwah bagi masyarakat.
“Launching layanan terpadu LKBH, BIKKSA dan BAKESOS ini bertujuan memberikan pelayanan bagi masyarakat luas, khususnya warga Aisyiyah dan Muhammadiyah,” jelasnya.
Ia menambahkan, peringatan Milad tahun ini berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya karena tetap menghadirkan program strategis di tengah efisiensi kegiatan. Selain launching tiga lembaga tersebut, juga digelar wisuda Sekolah Putri tiga kelas.
Menurutnya, LKBH yang diluncurkan telah terakreditasi di wilayah Malang Raya sehingga dapat dimanfaatkan warga untuk berkonsultasi terkait persoalan hukum.
“Melalui layanan ini, saudara-saudara Aisyiyah dapat berkonsultasi mengenai persoalan hukum. Kami juga berharap setiap wilayah memiliki kantor dakwah dan balai kesejahteraan sosial untuk membantu masyarakat luas,” ungkapnya.
Ia menegaskan, Milad Aisyiyah harus menjadi momentum bagi perempuan berkemajuan untuk terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Milad Aisyiyah bagi perempuan berkemajuan harus lebih baik dari tahun lalu dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
“Perempuan Muhammadiyah harus mampu menjaga harkat dan martabat perempuan serta menjadi perempuan sejati,” pungkasnya.
Pewarta/Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































