GKB 5 UMM Diresmikan, Perkuat Posisi Kampus Putih sebagai Pusat Pendidikan Medis Nasional - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 12 Jun 2026 14:37 WIB ·

GKB 5 UMM Diresmikan, Perkuat Posisi Kampus Putih sebagai Pusat Pendidikan Medis Nasional


 Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, didampingi Muhadjir Effendy dan Rektor Nazaruddin Malik saat menandatangani prasasti peresmian Gedung Kuliah Bersama (GKB) V. (ist) Perbesar

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, didampingi Muhadjir Effendy dan Rektor Nazaruddin Malik saat menandatangani prasasti peresmian Gedung Kuliah Bersama (GKB) V. (ist)

BACAMALANG.COM – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) resmi mengoperasikan Gedung Kuliah Bersama (GKB) 5 yang berlokasi di kompleks Rumah Sakit UMM. Gedung setinggi 45 meter dengan 11 lantai yang mengusung konsep green building tersebut diresmikan langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., Kamis (11/6/2026).

Fasilitas modern ini didedikasikan sebagai pusat pendidikan medis masa depan bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) UMM. Kehadiran GKB 5 menjadi bukti komitmen Kampus Putih dalam memperkuat kualitas pendidikan kesehatan sekaligus mendukung kemajuan dunia medis di Indonesia.

Dalam sambutannya, Haedar Nashir mengapresiasi langkah inovatif UMM yang dinilai konsisten menghadirkan terobosan untuk kemajuan pendidikan tinggi. Menurutnya, kawasan UMM kini berkembang menjadi pusat pendidikan kedokteran yang unggul dan menjadi rujukan bagi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) di seluruh Indonesia.

“UMM Malang telah membangun dasar kemajuan yang kuat dan menanamkan tradisi besar bagi seluruh sivitas akademika untuk selalu memiliki visi yang luas ke depan serta menjadi pelopor dalam kemajuan,” ujarnya.

Haedar menilai kemegahan GKB 5 mencerminkan tradisi keunggulan UMM dalam mencetak tenaga kesehatan profesional. Ia menegaskan, lulusan UMM tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga harus memiliki karakter, integritas, dan akhlak mulia dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.

“Gedung GKB 5, Rumah Sakit UMM, serta seluruh ekosistem kampus UMM menjadi bukti nyata Muhammadiyah yang terus maju, Islam yang berkemajuan, dan UMM sebagai pelopor kemajuan,” tegasnya.

Sementara itu, Rektor UMM, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, M.Si., menjelaskan bahwa salah satu keistimewaan GKB 5 terletak pada proses pembangunannya yang dilakukan secara mandiri. Proyek yang mulai dirintis sejak 2023 tersebut dirancang hingga dieksekusi oleh tim internal UMM bersama sejumlah konsultan.

“Gedung ini dibangun murni dengan swadaya dan swakelola, mulai dari desain perencanaan hingga pelaksanaannya oleh tim Universitas Muhammadiyah Malang beserta beberapa konsultan,” terangnya.

GKB 5 berdiri di atas lahan seluas dua hektare dengan konstruksi tahan gempa dan desain ramah lingkungan. Konsep bangunan dirancang untuk mengurangi polusi, memaksimalkan pencahayaan alami, serta menjaga sirkulasi udara tetap sehat.

Berbagai fasilitas modern turut melengkapi gedung ini, mulai dari puluhan laboratorium berstandar internasional, sarana olahraga, sistem pengolahan limbah terpisah, hingga auditorium berkapasitas besar. Seluruh fasilitas tersebut disiapkan untuk mendukung proses pendidikan, penelitian, dan pengembangan ilmu kesehatan secara berkelanjutan.

Menurut Nazaruddin, pembangunan GKB 5 merupakan langkah strategis UMM dalam menyiapkan lulusan yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan dunia kesehatan di masa depan.

“Mudah-mudahan peresmian ini sekaligus menjadi doa bagi kita semua dan UMM khususnya untuk berani maju terus ke depan memberikan kontribusi yang terbaik bagi bangsa,” pungkasnya.

Hadirnya GKB 5 tidak hanya menambah deretan infrastruktur unggulan Kampus Putih, tetapi juga menjadi tonggak baru penguatan pendidikan medis nasional. Melalui integrasi ilmu kesehatan, teknologi modern, dan nilai-nilai keislaman, UMM semakin memantapkan perannya dalam melahirkan tenaga kesehatan profesional yang siap menjawab tantangan kesehatan global.

Pewarta: Rohim Alfarizi
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

JMSI Jatim Resmi Dilantik, Dewan Pers Tekankan Pentingnya Media Profesional

11 Juni 2026 - 06:17 WIB

Momen Hari Laut Sedunia, SALAM Desak Ekonomi Biru Berkeadilan untuk Nelayan Kecil

8 Juni 2026 - 20:54 WIB

Gempa M 7,7 Guncang Mindanao, BMKG Cabut Peringatan Tsunami, Malang Raya Aman

8 Juni 2026 - 16:05 WIB

“Be Together, Grow Together”, Forkom Agribisnis Dorong Mahasiswa Cerdas, Berkarakter, dan Beretika

5 Juni 2026 - 10:08 WIB

Viral Pejabat BGN Ditangkap, Pengamat Soroti Krisis Tata Kelola Program MBG

4 Juni 2026 - 16:45 WIB

JMSI Jatim Siap Gelar Pelantikan Pengurus dan FGD Media

2 Juni 2026 - 19:12 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !