BACAMALANG.COM – Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sie Dokkes) Polresta Malang Kota menggelar bakti kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan gratis bagi para pengemudi ojek online (ojol) wanita. Kegiatan yang berlangsung di Klinik Pratama Polresta Malang Kota pada Selasa (30/6/2026) ini menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan para mitra kamtibmas yang memiliki mobilitas tinggi.
Sebanyak 30 pengemudi ojol wanita mengikuti pemeriksaan kesehatan dari total 40 peserta yang telah diundang. Mereka berasal dari berbagai platform layanan transportasi daring di wilayah Malang Raya.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana agar Sie Dokkes terus menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya kelompok pekerja yang rentan dan memiliki aktivitas tinggi di jalan raya.
“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Bapak Kapolresta Malang Kota agar Sie Dokkes hadir memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti pengemudi ojol wanita,” ujar Kasi Dokkes Polresta Malang Kota, dr. Wiwin.
Dalam pemeriksaan tersebut, para peserta menjalani skrining kesehatan secara menyeluruh, mulai dari pengukuran tinggi dan berat badan, lingkar perut, tekanan darah, pemeriksaan kadar gula darah, pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, konsultasi medis, hingga pemberian obat-obatan dan vitamin sesuai hasil pemeriksaan.
Menurut dr. Wiwin, pengemudi ojek online merupakan salah satu mitra strategis Polri yang turut berkontribusi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), mengingat aktivitas mereka yang setiap hari bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Polresta Malang Kota ingin memastikan kondisi kesehatan mereka tetap terjaga sehingga dapat bekerja dengan aman, sehat, dan produktif,” jelasnya.
Hasil pemeriksaan menunjukkan 26 peserta berada dalam kondisi kesehatan normal. Sementara itu, empat peserta terindikasi menderita Diabetes Melitus (DM) dan dua peserta mengalami hipertensi (HT). Seluruh peserta yang memiliki faktor risiko langsung mendapatkan edukasi kesehatan, konsultasi medis, pengobatan, vitamin, serta dianjurkan menjalani pemeriksaan lanjutan secara berkala.
“Peserta yang memiliki faktor risiko langsung kami berikan edukasi, obat sesuai indikasi, vitamin, serta kami sarankan melakukan kontrol kesehatan secara berkala,” tambah dr. Wiwin.
Selama ini, Polresta Malang Kota juga terus menjalin komunikasi dan pembinaan dengan komunitas pengemudi ojek online melalui berbagai kegiatan kemitraan sebagai upaya memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan.
Salah satu perwakilan Komunitas Gaspol Tangguh Malang Raya menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Polresta Malang Kota kepada para driver ojol perempuan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polresta Malang Kota, khususnya Sie Dokkes, yang telah memberikan pemeriksaan kesehatan gratis. Perhatian kepada driver ojol perempuan seperti ini sangat berarti. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut karena kesehatan merupakan modal utama kami dalam memberikan pelayanan di jalan raya,” ujarnya.
Melalui kegiatan bakti kesehatan ini, Polresta Malang Kota berharap hubungan kemitraan antara Polri dan komunitas pengemudi ojek online semakin erat, sekaligus bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Malang Raya.
Pewarta: Rohim Alfarizi
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga




















































