BACAMALANG.COM – Memiliki prestasi memang tidak mudah, namun tidak semua orang bisa berprestasi. Seperti dua pemuda Rahul dan Hilmi, keduanya memiliki prestasi di bidang olahraga sepak bola. Karena prestasinya itulah keduanya diterima di SMK (STM) Turen jurusan otomotif dan mesin melalui jalur prestasi.
Mohamad Izzul Hilmi (17) diterima di SMK (STM) Turen tahun pelajaran 2023-2024, sedang Rahul Vicky Maulana (16) diterima tahun pelajaran 2024-2025. Prestasi Hilmi diraih karena bergabung di SSB SMS Pagedangan Turen milik Sam Sifak. Selain itu Hilmi juga berlatih di SSB AMUBA Wagir milik kepala desa Mendalanwangi, yakni Sam Zamroni. Dirinya dilatih secara private oleh mantan pemain Persik Kediri Khusnul Yuli alias Badak.
Sementara, Rahul berlatih di SSB Arunda sejak tahun 2017. Berkat keuletan, ketekunan, dan kepiawaiannya hingga dirinya berhasil meraih prestasi sebagai pemain dan bergabung di liga 1 EPA Borneo FC.
Kepala SMK (STM) Turen Tulus Karyadi. S.Pd mengatakan, pihaknya sanggat bangga ada siswa SMK (STM) Turen yang berprestasi.
“Pihak sekolah sangat bangga karena membawa harum nama sekolah juga bisa memotivasi siswa lain bahwa selain belajar mesin dan otomotif, siswa di STM Turen pun juga bisa bersama berkembang di bidang olahraga, salah satunya sepak bola. Karena sekarang tidak menutup kemungkinan banyak perusahaan besar di bidang otomotif mesin dan lainnya pasti ada tim sepak bolanya,” ujar Karyadi, Kamis (29/8/2024).
“Dan tidak menutup kemungkinan juga bisa masuk di suatu perusahaan karena melalui jalur olahraga, seperti berawal dari bermain bersama tim perusahaan akhirnya bisa bekerja di perusahaan tersebut. Karena sekarang banyak pertandingan antar perusahaan, bahkan sepak bola dibilang ngetrend di perusahaan,” lanjutnya.
Sementara pecinta bola yang juga Manajer SSB Arunda Turen, Abie Manyu mengatakan, bahwa anak SSB dari mana saja perlu pendampingan dan bimbingan.
“Saya selaku pecinta sepak bola dari SSB manapun di Kabupaten Malang akan kami support dan kami bantu. Bahkan kami akan mendampingi mereka menuju pemain sepak bola profesional, yang selama ini menjadi impian anak-anak SSB di Malang sejak usia dini,” tegas Abie Manyu.
Dikatakannya, bagi pemilik atau pelatih SSB mengaku bangga jika anak asuhnya menjadi pemain profesional.
“Dan yang paling membanggakan bagi pemilik atau pelatih SSB itu adalah, jika anak didiknya bisa menjadi pemain bola profesional dan menjadi pemain liga 1,” ungkap Abie Manyu.
“Saya mengajak untuk kebersamaan, bagi pelatih-pelatih sepak bola di Kabupaten Malang bersatu padu saling support antar SSB, karena tujuan kita sama yaitu mengorbitkan pemain Asal Malang menjadi pemain profesional,” pungkasnya.
Pewarta : Rohim Alfarizi
Editor: Aan Imam Marzuki





















































