BACAMALANG.COM – Sekitar 260 talenta muda pesilat menunjukkan kebolehan pada ajang Kejuaraan Pencak Silat yang diikuti antar pelajar dari seluruh penjuru Kabupaten Malang.
Tercatat sebanyak 21 perguruan silat menurunkan talenta terbaiknya untuk mengikuti kejuruan pelajar SD hingga SMA itu. Adapun SMAN 1 Sumberpucung didapuk menjadi tuan rumah pada kejuaraan yang digelar pada 2-3 Mei.
“Di tengah tingginya antusiasme peserta, ajang ini tidak hanya menjadi arena adu teknik, tetapi juga ujian karakter bagi generasi muda,” kata Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Malang, Zia’ul Haq, S.Sos, SH, M.Ap, Minggu (3/5/2026).
Tidak hanya didominasi oleh laki-laki, ajang itu juga jadi pembuktian bagi para pesilat wanita. Tercatat ada 117 pesilat perempuan dan 143 pesilat laki-laki yang berpartisipasi.
“Kejuaraan ini harus menjadi panggung prestasi, bukan ajang rivalitas yang berujung konflik,” ucap Zia.
Dengan digelarnya kejuaraan tersebut, Zia yang juga menjabat Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Malang menginginkan agar pelajar di Kabupaten Malang tidak hanya berprestasi di kelas, namun juga di gelanggang olahraga.
“Jadikan gelanggang ini sebagai tempat mengukir prestasi, bukan permusuhan. Tunjukkan teknik terbaik kalian, mental juara, dan yang paling penting tunjukkan bahwa pesilat itu beradab,” tuturnya.
Tak lupa, Zia juga mengapresiasi peran pelatih, sekolah, dan orang tua menjadi kunci dalam membentuk pesilat yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga matang secara mental.
“Terima kasih untuk semua pelatih, orang tua, dan sekolah yang terus mendukung anak-anak kita. Tanpa kalian, tidak ada generasi penerus pencak silat,” Zia mengakhiri.
Pewarta : Dhimas Fikri
Editor/Publisher : Rahmat Mashudi Prayoga




















































