BACAMALANG.COM – Kepemimpinan Kepala Kantor Perwakilan (Pwk) Bank Indonesia Malang resmi berganti. Berdasarkan pelantikan yang dilakukan oleh Gubernur BI Pada 15 Desember 2023 lalu, Kepala Pwk BI Samsun Hadi digantikan oleh Febrina yang sebelumnya menjabat sebagai Ahli Ekonomi Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur.
Pengukuhan Kepala Pwk BI Malang ini dipimpin Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti di Harris Hotel Malang, Selasa (5/3/2024).
Destry Damayanti mengatakan, perputaran jabatan, baik itu mutasi atau promosi adalah hal biasa, bahkan setahun bisa terjadi 2 x.
“Karena semakin lama tantangan semakin berat untuk menyambut tahun emas 2045,” ungkapnya
Menurut Destry, pengukuhan ini menjadi menarik, selain dengan usia yang relatif muda, Febrina menjadi salah satu sosok perempuan memegang pucuk pimpinan sebuah institusi di Malang, karena dari 46 kantor perwakilan BI di Indonesia, baru ada 4 kantor yang dipimpin oleh seorang perempuan.
Meski demikian ia kembali mengingatkan, tantangan besar di depan, seperti inflasi di bidang pangan, apalagi saat ini sudah menjelang bulan puasa.

Kopi Ledug, salah satu UMKM mitra BI Malang yang berasal Kabupaten Pasuruan ikut memeriahkan pameran dalam rangkaian acara pengukuhan Kepala Kantor Pwk BI Malang di Harris Hotel Malang, Selasa (5/3/2024). (Nedi Putra AW)
“Sebagai kota mahasiswa, pertumbuhan ekonomi Malang sebesar 5,4 persen yang masih di atas ekonomi nasional. Harapannya ini adalah modal yang baik setelah program-program dari Pak Samsun untuk diteruskan Bu Febrina bersama para stakeholder, termasuk mengembangkan potensi dari UMKM di daerah yang telah berkontribusi signifikan terhadap PDB dan serapan tenaga kerja,” tegasnya.
Sementara Pj. Wali Kota Malang, Dr.Ir. Wahyu Hidayat MM., menilai Bank Indonesia telah berperan penting mengawal perekonomian, memajukan sektor keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif di tingkat lokal maupun nasional.
“Saya ucapkan selamat datang kepada kepala baru perwakilan Bank Indonesia Malang di Kota Malang. Kami tetap berharap adanya kolaborasi dan sinergisitas yang sangat krusial dalam menciptakan lingkungan kondusif bagi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, karena kami sadari masih ada berbagai tantangan terkait situasi daerah dan perkembangannya yang membutuhkan koordinasi lintas sektoral,” ucapnya.
Menurut Wahyu, Bank Indonesia berperan dalam pengendalian inflasi daerah di Kota Malang dengan membantu, memantau dan menganalisis harga di pasar lewat Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), sehingga laju inflasi dapat terkendali.
BI Malang, imbuhnya, juga berkontribusi dalam pengembangan UMKM dengan berbagai kegiatan pembinaan maupun pameran.
Pengukuhan Kepala Pwk BI Malang ini dihadiri sejumlah undangan para stakeholder mulai dari Forkopimda hingga pelaku ekonomi kreatif serta diramaikan dengan pameran sejumlah produk dari para UMKM mitra BI Malang.
Pewarta : Nedi Putra AW
Editor/Publisher: Aan Imam Marzuki




















































