Harga Terjun Bebas, Petani Porang Kabupaten Malang Berharap Harga Kembali Stabil - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 6 Jun 2022 22:54 WIB ·

Harga Terjun Bebas, Petani Porang Kabupaten Malang Berharap Harga Kembali Stabil


 Harga Terjun Bebas, Petani Porang Kabupaten Malang Berharap Harga Kembali Stabil Perbesar

BACAMALANG.COM – Saat ini harga mengalami penurunan (terjun bebas), Petani Porang Kabupaten Malanga pun berharap harga bisa kembali stabil.

“Per hari ini harga di pabrik Rp 2300 per kilogram. Kalau kemarin-kemarin (November) bisa sampai Rp 6.500 per kilogram. Saat ini harga jual turun drastis,” tegas Petani Porang Kepanjen Kabupaten Malang, Andry Nurkholis, Minggu (5/6/2022).

Ia menjelaskan kenapa Porang dijual ke pabrik. “Tidak ada yang cari. Selama ini belum banyak pedagang/pembeli/tengkulak,” urainya.

Ia mengelola lahan yang ditanami Porang seluas 1 ha. Dikatakannya sekarang masih belum selesai panen, jadi belum diketahui fix rata-rata bobot semua.

“Kalau hasil uang maka dengan luas 1 ha, jumlah kira- kira 60.000 pohon bobot rata-rata 1 kg dikali harga yang dulu 6.000. itu kalau dulu. Sekarang sudah beda dan tentu menurun drastis,” paparnya.

Dijelaskannya selama ini hasil panen dijual ke pabrik PT Asia Prima Konjac Madiun.

Dipaparkannya mengelola tanaman Porang gampang-gampang susah.
“Gampang-gampang susah merawatnya. Untuk tahun ini masalah yang sering timbul umbi busuk,” jelasnya.

Dikatakannya, tidak banyak petani yang mencoba budidaya porang karena biayanya sangat besar, mulai harga bibit, biaya perawatan, dan sebagainya.

Lebih jauh ia menjelaskan perkiraan harga turun karena ada permasalahan diekspor, begitu ekspor macet otomatis harga akan turun drastis.

Hingga kini Tanaman Porang belakangan ini semakin menjadi produk primadona dan populer di masyarakat.

Orang mulai mengetahui kandungan dan manfaat di dalamnya. Porang bisa diolah menjadi Tepung Porang, Mie Shirataki, Agar-agar, Beras Shirataki.dan Bakso Porang. (had)

Artikel ini telah dibaca 151 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Ungkap Kasus di Malang Utara, Polisi Tangkap Pelaku Pembacokan di Singosari dan Maling Kotak Amal

29 Mei 2026 - 22:29 WIB

Peringati HLUN 2026, Khofifah Dorong Lansia Kota Malang Tangguh dan Mandiri

29 Mei 2026 - 20:39 WIB

House of Fatima Child Center Gelar Talkshow Pentingnya Pengetahuan Parenting bagi Orang Tua Anak Berkebutuhan Khusus

29 Mei 2026 - 20:12 WIB

Kelangkaan SPHP dan Lonjakan Harga Cabai Warnai Sidak Khofifah di Pasar Klojen

29 Mei 2026 - 15:16 WIB

Buka Kantor Baru di Kepanjen, Law Firm Agus Subyantoro Gratiskan Layanan Hukum bagi Warga Tak Mampu

29 Mei 2026 - 13:53 WIB

Pembangunan Alun-Alun Kepanjen Sudah Disetujui di Pansus RPJMD, Fraksi PDI Perjuangan Heran Baru Disoal Sekarang

29 Mei 2026 - 00:00 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !