BACAMALANG.COM – Perempuan berusia 30 tahun ke atas umumnya mulai menghadapi tantangan berupa flek hitam dan tanda-tanda penuaan dini, terutama akibat kulit yang sensitif, rewel, dan rentan iritasi. Sayangnya, tren produk skincare dengan klaim “instan cerah” justru mendorong banyak orang menggunakan formula yang terlalu keras. Akibatnya, bukan hanya iritasi yang muncul, tetapi juga kerusakan pada skin barrier hingga memperparah flek.
Menanggapi kondisi ini, Haruka Skincare hadir sebagai brand lokal yang mengedepankan pentingnya kesehatan kulit sebelum mengejar hasil visual. Haruka membawa filosofi sederhana namun penting: “Cerah bukan dengan cara dikikis, tapi dipulihkan dari dalam.”
Brand ini didirikan oleh Finda Febriana Putri, seorang penyintas autoimun yang pernah mengalami trauma akibat penggunaan skincare dengan formula keras. Haruka lahir dari empati dan ilmu, dengan pendekatan yang menyuarakan bahwa perawatan kulit seharusnya tidak menyakitkan. Hal ini dituangkan dalam tagline-nya: Autoimmune Friendly & Rewel Skin Approved.
Menurut Finda, kesehatan kulit bukan hanya soal flek. Ia ingin membangun kesadaran bahwa kulit sehat adalah fondasi dari segala hal lebih penting daripada sekadar tampak cerah. Tanpa skin barrier yang kuat, kulit akan terus mengalami peradangan dan menjadi semakin sensitif terhadap sinar matahari, polusi, stres, hingga perubahan hormon semua merupakan pemicu utama flek dan penuaan dini.
“Kami tidak menjanjikan kulit putih dalam seminggu. Tapi kami ingin membantu perempuan merasa nyaman dengan kulitnya sendiri, melalui perawatan dasar yang jujur, aman, dan bertanggung jawab,” ujar Finda saat memperkenalkan produk Haruka di kawasan Buring, Kota Malang, Jumat (18/7/2025).
Rangkaian produk Haruka meliputi:
• Haruka Collagen Kojic Soap, sabun pembersih lembut tanpa SLS;
• Haruka Ultimate Moisturizing Unscented Toner, toner tanpa pewangi yang mengandung 4x Hyaluronate dan Lactobacillus Ferment;
• Haruka Niacinamide Brightening Serum, serum yang mencerahkan sekaligus memperbaiki skin barrier;
• Haruka Ultra Protect Daily Sunscreen, sunscreen SPF 50 yang bersifat anti-inflamasi dan ringan untuk kulit sensitif.
Seluruh formulasi Haruka bebas dari alkohol, SLS, hydroquinone, dan eksfolian keras, menjadikannya aman untuk penderita rosacea, eczema ringan, maupun mereka yang pernah mengalami reaksi buruk akibat skincare konvensional.

Tak hanya menjual produk, Haruka juga membawa misi Edukasi dan Proteksi. Brand ini aktif mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya perlindungan dari sinar UV, gaya hidup anti-inflamasi, serta menjaga keseimbangan skin microbiome.
“Melalui konten media sosial dan kolaborasi dengan komunitas autoimun, kami membangun narasi baru: bahwa kecantikan bukan tentang hasil instan, tapi tentang koneksi sehat dengan kulit kita sendiri,” jelas Finda.
Ia juga menambahkan bahwa sinar UV adalah musuh utama flek dan penuaan dini. Namun sayangnya, masih banyak orang yang belum sadar pentingnya penggunaan sunscreen setiap hari, padahal itu merupakan bentuk cinta paling dasar terhadap kulit.
Sebagai satu-satunya brand lokal yang mengusung konsep Anti-Inflamaging, gabungan antara anti-inflamasi dan anti-aging. Haruka menjadi viral di TikTok karena pesannya yang berbeda: perawatan kulit yang lembut, sehat, dan ramah bagi penderita autoimun.
Selain itu, Haruka juga membuka peluang kolaborasi yang luas. Untuk para content creator, pengguna setia, hingga beauty enthusiast, tersedia program Affiliate Partner dengan komisi hingga 15%. “Ini adalah bagian dari upaya kami membangun ekosistem kulit sehat bersama komunitas yang percaya bahwa hasil terbaik datang dari konsistensi, bukan sensasi,” pungkas Finda.
Salah satu testimoni datang dari Gritje, seorang perempuan berusia 62 tahun yang telah lama berjuang melawan Hepatitis B dan lupus SLE. “Saya nyaris kehilangan harapan. Sudah berobat ke rumah sakit terbaik, dari Indonesia, Australia, Singapura, hingga Penang..tapi tubuh saya makin lemah. Obat-obatan ratusan jenis membuat kulit saya makin rusak. Sensitif. Perih. Bahkan disentuh pun sakit,” tuturnya.
Saat ulang tahunnya, sang anak menghadiahkan satu set skincare Haruka. “Saya sempat ragu. Tapi karena Haruka diklaim autoimmune-friendly, saya coba perlahan. Setahun berlalu… infeksi kulit saya membaik. Kulit yang dulu rusak dan merah kini mulai sehat kembali. Rasanya seperti punya kulit baru. Harapan saya kembali. Dan saya janji, selama saya masih hidup, Haruka akan selalu jadi bagian dari rutinitas saya. Terima kasih, Haruka!” ungkap Gritje dengan haru.
Pewarta: Nedi Putra AW
Editor/Publisher: Rahmat Mashudi Prayoga





















































