Kebun Hortila, Sensasi Wisata Petik Melon Baru di Kota Malang - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

KULWIS · 23 Jan 2024 10:54 WIB ·

Kebun Hortila, Sensasi Wisata Petik Melon Baru di Kota Malang


 Dua pengunjung berkeliling kebun Hortila di area kampus Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) 2 di Jl. Lambau, Bareng, Klojen, Kota Malang menikmati wisata petik melon, Senin (22/1/2024). (Nedi Putra AW) Perbesar

Dua pengunjung berkeliling kebun Hortila di area kampus Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) 2 di Jl. Lambau, Bareng, Klojen, Kota Malang menikmati wisata petik melon, Senin (22/1/2024). (Nedi Putra AW)

BACAMALANG.COM – Ada satu alternatif wisata baru yang muncul di Kota Malang. Uniknya, kegiatannya berbasis pertanian karena berkonsep wisata petik melon yang berlokasi di area kampus Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) 2 di Jl. Lambau, Bareng, Klojen, Kota Malang.

Melon hidroponik yang ditanam di dua green house seluas 400m2 di kebun Hortila ini adalah jenis melon devina golden, yang berwarna kuning keemasan cerah.

Pada saat musim panen, pengunjung dapat masuk ke dalam greenhouse untuk memetik melon sendiri. Kemudian setelah menimbang dan membayar sejumlah melon yang dipetik, melon tersebut dapat langsung dibawa pulang.

Seperti diungkapkan Miranda, yang datang bersama rekannya untuk menikmati wisata melon di kebun Hortila, Senin (22/1/2024).

Mereka berkeliling memilih beberapa buah sambil didampingi staf kebun. Miranda mengaku baru sempat berkunjung pada hari Senin, meski sebenarnya promo yang ditawarkan untuk petik melon sebenarnya pada hari Sabtu dan Minggu sebelumnya.

“Saya banyak mendengar informasi bahwa di sini ada wisata petik melon, hingga akhirnya saya tertarik dan menyempatkan datang,” ungkapnya.

Para pengunjung didampingi staf kebun Hortila, menikmati wisata petik melon di area kampus Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) 2 di Jl. Lambau, Bareng, Klojen, Kota Malang, Senin (22/1/2024). (Nedi Putra AW)

Wanita asal Kepuh, Kota Malang ini juga mengaku sangat menikmati konsep wisata yang ditawarkan kebun Hortila ini.

Selain tempatnya mudah dijangkau karena berada di kawasan Kota Malang, kualitas dari melonnya sendiri memang premium.

“Dari penampilannya saja sudah tampak kesegarannya, dan memang setelah saya coba selain manisnya dapat, terus ada crunchy-crunchy-nya gitu,” ujar wanita berhijab ini.

Salah satu staf marketing Hortila, Ekka Rizki Fajar Anam menuturkan, kebun Hortila di kampus Polbangtan 2 Kota Malang ini merupakan pengembangan kebun melon Puspa Agraria di desa Bedali Lawang, yang telah sukses mencuri perhatian para wisatawan hingga para konten kreator maupun YouTuber.

Perbedaannya, jika di Lawang bentuk usahanya adalah Bumdes, sementara kebun di Kota Malang ini merupakan kerjasama dengan kampus Polbangtan, karena ada satu anggota Hortila yang merupakan alumnus kampus ini.

Selain itu, imbuhnya, di sini ada penerapan sistem Smart Hidroponik dengan tekhnologi Internet of Thing (IOT).

“Keunggulan dari sistem ini adalah, selain kita dapat mengatur parameter-parameter mulai penggunaan air hingga pH, bisa dimonitor dari jauh lewat berbasis internet, kita dapat pula mengatur tingkat kemanisan buah maupun mengatur penggunaan pupuk maupun nutrisinya,” ujarnya.

Melon devina golden ini adalah persilangan atau perpaduan melon dan blewah. Karakter melon dipertahankan untuk tekstur dan manisnya, sementara blewah berkontribusi pada aromanya yang mengundang selera. (Nedi Putra AW)

Pria yang akrab disapa Fajar ini mengungkapkan, melon devina golden ini adalah persilangan atau perpaduan melon dan blewah.

Karakter melon dipertahankan untuk tekstur dan manisnya, sementara blewah berkontribusi pada aromanya yang mengundang selera.

Dijelaskan Fajar, sistem greenhouse ini memungkinkan penamaman yang tidak mengenal musim, baik itu musim hujan atau kemarau.

Selain itu dari sistem hidroponik ini, harga buah melon yang dihasilkan dapat lebih tinggi dan stabil karena sistemnya tertutup memakai insect net, sehingga aman dari serangan hama.

“Masa panen sekitar 2 bulan dari masa awal tanam. Kebetulan kebun di Lawang baru saja musim panen pada bulan Desember 2023 lalu dan baru akan panen lagi sekitar pertengahan Februari nanti. Sementara kebun di sini baru saja melakukan panen perdana pada akhir minggu ketiga di bulan Januari 2024 ini, jadi dengan adanya dua kebun ini wisatawan dapat berkunjung setiap bulan untuk menikmati petik melon,” urainya.

Untuk kebun Polbangtan, Hortila menargetkan hasil panen sebedar 500 kg atau setengah ton dari satu greenhouse, dengan perkiraan bobot potensial 1 buah adalah 0,5-1 kg, di mana asumsinya 1 tanaman bisa menghasilkan sekitar 1 kg buah, dengan 500 tanaman di satu greenhouse. Harga melon yang dijual kepada wisatawan saat ini adalah Rp. 25.000 per kilogram.

“Wisatawan dapat menikmati petik melon pada saat panen di akhir pekan, yang biasanya akan diinformasikan melalui media sosial kami. Dan sementara, di sini masih menerapkan free HTM bagi para pengunjung,” tegas pria yang mengembangkan usahanya di Hortila sejak tahun 2021 ini.

Konsep wisata petik melon di kebun Lawang dan kampus Polbangtan yang sangat menarik minat masyarakat Malang Raya maupun wisatawan luar kota ini patut diapresiasi.

Hortila sendiri dikembangkan 4 anak muda, yakni Fajar, Febri, Aziz dan Choirul, yang cukup berani untuk memilih sektor agrobisnis hidroponik, khususnya budidaya buah melon premium di era digital saat ini.

“Ke depan tentunya masih banyak masih harus disempurnakan, selain itu kami juga menyediakan paket wisata edukasi serta membuka kesempatan bagi petani untuk bermitra,” tandasnya.

Pewarta : Nedi Putra AW

Editor/Pewarta: Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 2,533 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Libur Sekolah Makin Seru, Mikutopia Hadirkan Journey of Wonderland dengan Parade Budaya Spektakuler

23 Juni 2026 - 17:29 WIB

Grand Whiz Hotel Trawas Hadirkan “Haven June Staycation”, Kombinasi Pegunungan Asri, Fasilitas Ramah Keluarga, dan Aktivitas Anak yang Menarik

18 Juni 2026 - 20:20 WIB

Taste of Asia, Promo All You Can Eat Persembahan Atria Hotel Malang di Akhir Pekan

11 Juni 2026 - 15:57 WIB

Lan Hua Chinese Restaurant Malang Sajikan Dragon Boat Family Set, Hadirkan Momen Bersantap Intim Bertiga

9 Juni 2026 - 13:56 WIB

Disparbud Gandeng Penggerak Konservasi Perkuat Ekowisata dan Eduwisata Pesisir Malang Selatan

7 Juni 2026 - 09:26 WIB

Ngopi di Bangunan Kolonial Belanda, 7 Cafe Batu Tawarkan Sensasi Berbeda dengan Harga Ramah Kantong

31 Mei 2026 - 19:45 WIB

Trending di KULWIS

©Hak Cipta Dilindungi !