Terminal Talangagung Disiapkan Jadi Pemberhentian Akhir Trans Jatim Koridor II, Rute Masih Digodok - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 23 Jun 2026 14:20 WIB ·

Terminal Talangagung Disiapkan Jadi Pemberhentian Akhir Trans Jatim Koridor II, Rute Masih Digodok


 Terminal Talangagung di Kecamatan Kepanjen diproyeksikan menjadi titik akhir layanan Trans Jatim Koridor II rute Kota Malang-Kepanjen. (ist) Perbesar

Terminal Talangagung di Kecamatan Kepanjen diproyeksikan menjadi titik akhir layanan Trans Jatim Koridor II rute Kota Malang-Kepanjen. (ist)

BACAMALANG.COM – Terminal Talangagung di Kecamatan Kepanjen diproyeksikan menjadi titik akhir layanan Trans Jatim Koridor II yang akan melayani rute Kota Malang–Kepanjen. Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah memberikan sinyal positif terhadap rencana tersebut, meski jalur pasti dan titik awal keberangkatan masih dalam tahap pembahasan antara Dinas Perhubungan Kabupaten Malang dan Pemprov Jatim.

Sejumlah persiapan mulai dilakukan menyusul target pengoperasian koridor baru tersebut dalam waktu dekat. Namun, skema layanan, termasuk lintasan yang akan dilalui armada, masih menunggu hasil survei lapangan dan keputusan final dari proses koordinasi lanjutan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Malang, Eko Margianto, menyebut Terminal Talangagung dinilai siap mendukung operasional Koridor II. Menurutnya, pembahasan saat ini masih berfokus pada penentuan rute serta lokasi keberangkatan di wilayah utara Kota Malang.

“Rutenya masih menunggu kepastian dari provinsi. Termasuk titik awal di wilayah utara, apakah dari Terminal Arjosari atau Terminal Hamid Rusdi,” kata Eko.

Beberapa alternatif jalur saat ini tengah dikaji untuk memastikan layanan dapat menjangkau masyarakat secara optimal. Opsi yang dibahas antara lain melintasi Gondanglegi, Bululawang–Sempalwadak, hingga kawasan Kacuk di Kecamatan Sukun, Kota Malang, yang terhubung dengan wilayah Pakisaji. Seluruh alternatif tersebut akan diputuskan setelah survei lapangan selesai dilakukan.

Dari sisi kapasitas, Dishub memastikan Terminal Talangagung mampu menampung kebutuhan operasional Trans Jatim. Terminal tersebut memiliki daya tampung sekitar 50 hingga 100 kendaraan, sementara kebutuhan armada untuk Koridor II diperkirakan hanya sekitar 15 unit bus medium.

Untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, nantinya gerbang depan terminal akan difungsikan sebagai jalur masuk armada, sedangkan akses belakang digunakan sebagai jalur keluar sehingga sirkulasi kendaraan tetap tertata dan lancar.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

BPBD dan Polres Malang Nyatakan Karhutla Gunung Bromo di Wilayah Jemplang Sudah Padam

8 Agustus 2026 - 22:24 WIB

Kuatkan UMKM Desa Betak, Kolaborasi Mahasiswa PKM FEB UB dan Pelaku Usaha Wujudkan Transformasi Sistem Keuangan dan Pemesanan Digital

8 Agustus 2026 - 21:46 WIB

Partilibur Caravan 2026 Tampil Perdana di Batu Night Spectacular, Selama 2 Hari Hadirkan 105 Penampil dengan Konsep Caravan Bernuansa Sirkus

8 Agustus 2026 - 21:21 WIB

Satreskrim Polres Malang Selesaikan 54 kasus di Juli 2026

8 Agustus 2026 - 09:47 WIB

Sindikat Pencuri Baterai Lithium di 17 Lokasi Ditangkap, Rugikan Operator Rp 450 Juta

7 Agustus 2026 - 17:01 WIB

Dies Natalis ke-39 Fakultas STeM UB, Usung Semangat Transformasi Menuju Era Baru dengan Tetap Mengakar pada MIPA

7 Agustus 2026 - 16:59 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !