Kiprah Entrepreneur Muda, Eksis Bisnis Safety Box Medis Kala Pandemi - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

RAGAM · 8 Mar 2021 08:13 WIB ·

Kiprah Entrepreneur Muda, Eksis Bisnis Safety Box Medis Kala Pandemi


 Kiprah Entrepreneur Muda, Eksis Bisnis Safety Box Medis Kala Pandemi Perbesar

BACAMALANG.COM – Banyak bidang bisnis tumbang kala pandemi melanda. Namun masih banyak juga usaha bisnis yang masih tegar meski diserang pandemi.

“Saya bersyukur sampai sekarang bisa eksis. Saya memulai usaha sejak tahun 2017 yaitu usaha distributor safety box medis (tempat sampah medis),” tandas
Aditya Yoga Isnaeni, Minggu (7/3/2021).

Aditya dikenal juga sebagai pengusaha muda di bidang kemasan, pembicara dan trainer online marketing. “Alasan buka usaha karena ingin membantu memasok UMKM dalam menyediakan kemasan yang kekinian dan keren tanpa minimal order. Karena pada umumnya untuk memesan kemasan minimal harus 1000 pcs,” terangnya.

Memulai Usaha Sejak Muda

Ia memulai usaha di usia muda. Saat berusia 22 tahun dan saat ini usianya 25 tahun. Ia menceritakan dulu bekerja di dapur hotel selama 5 tahun lalu resign. Tahun 2017 berjualan makanan cepat saji via online. Dan hanya berjalan 6 bulan karena bahan dasar naik dan saat itu.

“Sudah terbranding enak murah jadi pembeli tidak mau dengan harga jual yang lebih mahal,” urainya.

Setelah makanan cepat saji tutup. Ia mencoba berjualan Ayam Betutu karena istri asli orang Bali. Usaha ini dijalankan hampir 1,5 tahun.

“Alhamdulillah Ayam Betutu mendapat respon bagus di pasar. Pernah omset sehari Rp 1.8 juta,” jelasnya.

Tetapi karena minimnya ilmu membangun bisnis dan semua dikerjakan sendiri dan istri hamil anak ke 2 akhirnya kewalahan. Lalu ada temannya menawarkan produknya untuk dijualkan.

“Dan inilah awal mula saya memasuki dunia online marketing dengan produk utama safety box medis dan kemasan kardus,” tegasnya.

Tanpa Modal Uang

Menariknya, semua bisnis yang ia jalankan tanpa modal uang. “Untuk produk safety box medis saya ingin produk lokal naik daun dengan kualitas yang tidak kalah dengan import,” paparnya.

Ia juga menjadi pembicara dan Trainer online marketing membantu teman-temannya. “Saya menjadi pembicara dan Trainer online marketing dengan tujuan untuk membantu teman-teman yang ingin berbisnis online dan menunjukan bahwa online marketing itu sangatlah mudah,” imbuhnya.

Terkait omset ia menjelaskan bisa tembus Rp 600 juta. “Omset safety box medis dan box kemasan di tahun 2020 kemarin mencapai Rp 600 juta,” terangnya.

Ia menjelaskan, kendala usaha adalah semakin banyak kompetitor. Produknya dijual ke seluruh RS di Indonesia. Box kemasan untuk UMKM di Malang dan sekitarnya. Termasuk box kemasan MS Glow kemarin pesan 30.000 pieces.

Pandemi, Terbantu New Customer

Ia mengungkapkan, pandemi juga berdampak pada usahanya. “Untuk pelanggan lama jumlah repeat order berkurang. Tetapi Alhamdulillah selalu mendapat pelanggan baru. Jadi bisa dibilang tidak berdampak. Karena rezeki sudah ditakar oleh Allah,” katanya.

Ia mempunyai harapan ke depan bisa
lebih bermanfaat untuk umat dan juga menjadi pengusaha muda kaya-raya berkah dunia akhirat.

Aditya memiliki lokasi usaha di: Jl. Kanjuruhan Asri Blok D No.2, Tlogomas, Lowokwaru, Kota Malang. “Silahkan lihat bisnis saya di FB : aditya (sultan online) https://www.facebook.com. /aditpembicaraonlinemarketing
FB : Ayi Saudagar Safetyboxmedis
https://www.facebook.com/PabrikTempahLimbahMedis
IG : @pabrikkardusmlg,” terang Aditya mengakhiri. (had)

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Dijuluki “Putri Galau”, Princess Fitria Siap Gebrak Industri Musik Lewat Single Pop Melayu Baru

14 Mei 2026 - 18:34 WIB

Misa dan Dialog Bersama Uskup Agung Ende, Warga NTT Malang Raya Bahas Inkulturasi Iman Katolik di Tengah Kehidupan Modern

14 Mei 2026 - 08:23 WIB

Prodi Teknologi Pendidikan FIP UNESA Gelar Pelatihan Susun Instrumen Evaluasi Berbasis AI Bagi Guru SMA Barunawati Surabaya

10 Mei 2026 - 16:46 WIB

“Ngleremno Ati”, Saat Kelompok Bermain Mlebu Metu Ajak Malang Menepi dari Kegaduhan

9 Mei 2026 - 11:31 WIB

Tiga Dekade Sheila On 7: Single ‘Sederhana’ Jadi Hadiah Manis untuk Sheilagank

8 Mei 2026 - 10:15 WIB

Siswi SMAN 3 Malang Raih Gold Medal ISIF 2024, Ciptakan Salep Alami untuk Penyembuhan Luka Diabetes

7 Mei 2026 - 08:28 WIB

Trending di RAGAM

©Hak Cipta Dilindungi !