Menengok Kondisi Kampung Warna-warni Jodipan Kota Malang Pasca Pandemi - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

KULWIS · 3 Jul 2022 11:00 WIB ·

Menengok Kondisi Kampung Warna-warni Jodipan Kota Malang Pasca Pandemi


 Menengok Kondisi Kampung Warna-warni Jodipan Kota Malang Pasca Pandemi Perbesar

BACAMALANG.COM – Kampung Warna-warni Jodipan (KWJ) di Kelurahan Jodipan, Blimbing sejak diresmikan tahun 2016 banyak dikunjungi wisatawan lokal bahkan mancanegara sebagai salah satu ikon destinasi wisata Kota Malang.

Namun pasca Pandemi COVID-19, kondisi kampung tematik di bantaran sungai Brantas ini sudah jauh berbeda. Sejak dibuka kembali tahun 2021 lalu, jumlah wisatawan tidak seramai dahulu.

Meski demikian, musim liburan sekolah di bulan Juni-Juli 2022 kali ini kunjungan wisatawan mulai meningkat kembali. “Pengunjung sudah mulai banyak lagi, dalam minggu ini ada beberapa rombongan dengan bus yang datang,” ungkap salah seorang warga yang menolak disebut namanya, Sabtu (2/7/2022).

Kegiatan wisatawan yang hadir juga sudah berbeda dengan masa-masa KWJ sebelum pandemi. Dahulu setiap sudut kampung hampir ramai sebagai spot untuk berswafoto. Masa pandemi yang cukup panjang dengan adanya PPKM membuat warna rumah-rumah sedikit pudar, sehingga para pengunjung lebih memilih untuk berfoto dan menikmati pemandangan di Jembatan Kaca yang menghubungkan KWJ dengan Kampung Tridi.

Salah satu sudut Kampung Warna-warni Jodipan (KWJ) yang terletak di bantaran Sungai Brantas. (ned)

Menanggapi hal ini, Ketua Forkom Pokdarwis Kota Malang Isa Wahyudi mengatakan, berdasarkan informasi yang disampaikan pengelola KWJ, meningkatnya pengujung di musim liburan hasilnya digunakan untuk biaya perawatan kampung. “Pengecatan dilakukan secara gotong-royong untuk dinding jalan dan spot foto, sementara untuk atap dicarikan vendor untuk mengecat,” tukasnya.

Pria yang akrab disapa Ki Demang ini ikut senang dan bangga, bahwa KWJ sebagai salah satu kampung tematik masih banyak dikunjungi wisatawan dan diminati masyarakat. “Sebagai kampung wisata berbasis edukasi lingkungan maupun sebagai sumber perubahan, maka kegiatan wisata di kampung tematik di kota Malang seperti di Kampung Warna Warni bisa dijadikan inspirasi perubahan sikap perilaku dan pola kehidupan masyarakat,” tandasnya.

Abrar, salah seorang pengunjung dari Surabaya mengaku tetap mengagumi penampilan KWJ saat ini. “Menurut saya masih bagus pemandangannya buat dipakai foto-foto,” pungkas siswa SMK yang datang berlibur bersama kawan-kawannya ini. (ned)

Artikel ini telah dibaca 127 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Jatim Park 1 Hadirkan Mega Science Center dan Budaya, Satukan 1.640 Alat Peraga dan Artefak

4 November 2026 - 20:56 WIB

Perkuat Daya Tarik Wisata Kuliner, Atria Hotel Malang Siapkan Atria Bakery untuk Desember 2026

29 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Kopi Cuma Rp9.500! Rojo Roso Cafe Punya Pecel Rawon dan View Sunset yang Bikin Betah ‎

24 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Jelajahi Malang di Akhir Pekan, dari Festival Kreatif hingga Wisata Penuh Cerita

17 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Mikutopia Gratiskan Tiket Masuk Selama Tiga Hari

12 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Sejenak Berhenti dari Kesibukan, HARRIS Malang Hadirkan Wellness Studio

6 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Trending di KULWIS

©Hak Cipta Dilindungi !