Menguatkan Rasa Nasionalisme, Desa Tambakasri Gelar Upacara Bendera 17 Agustus dengan Beragam Kostum Unik - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 17 Agu 2022 17:22 WIB ·

Menguatkan Rasa Nasionalisme, Desa Tambakasri Gelar Upacara Bendera 17 Agustus dengan Beragam Kostum Unik


 Menguatkan Rasa Nasionalisme, Desa Tambakasri Gelar Upacara Bendera 17 Agustus dengan Beragam Kostum Unik Perbesar

BACAMALANG.COM – Bertujuan membangun rasa nasionalis pemuda serta masyarakat desa sekitar, Desa Tambakasri, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang adakan upacara bendera 17 Agustus 2022 untuk memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-77, Rabu (17/08/22).

Berdasarkan pantauan Bacamalang.com di lokasi, peserta yang hadir juga terlihat sangat antusias, dimulai dari anak-anak sekolah dasar, anak-anak muda sekitar, para purnawirawan, Linmas, organisasi kemasyarakatan desa, ibu-ibu PKK dan juga bapak-bapak.

Potret ibu-ibu menggunakan kebaya warna kuning dengan kombinasi sewek batik. (why)

Kemudian, tampak peserta di setiap masing-masing barisan menggunakan kostum yang unik-unik, dari para orang tua menggunakan kostum SMA putih abu-abu, menggunakan pakaian merah putih dengan ornamen yang cantik, menggunakan kebaya, batik dan lain-lain. Hal ini membuat upacara bendera tersebut makin tampak beragam dan warna-warni.

Menurut Ketua Panitia Upacara Toni Haryanto menjelaskan, tujuan diadakan upacara ini karena desa memiliki aset tanah lapang yang jarang digunakan. Ia ingin lapangan ini digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat serta memberikan arti yang lebih kepada masyarakat sekitar seperti halnya upacara bendera ini.

“Saya nilai giat upacara ini salah satunya adalah untuk membentuk jiwa-jiwa anak-anak, terutama untuk membentuk etika, dan rasa nasionalisme pemuda untuk menjadi lebih baik kedepannya,” tutur Toni yang juga sebagai sekretaris RW 02 ini.

Seusai upacara bendera, ada sajian tarian bernama tarian Edan-Edanan Tolak Bala. (ist)

Toni berpandangan bahwa rasa nasionalisme, etika dan tingkat kepedulian anak terhadap orang tua mulai berkurang. Maka tepat dengan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia, bersama anak-anak muda sekitar, Toni mengadakan upacara bendera ini.

“Semua terbangun dari giat warga sendiri,
harapan kedepan untuk upacara ini saya harap jadi agenda tahunan, dengan tujuan untuk membentuk karakter generasi penerus bangsa,” harapnya.

Senada dengan hal tersebut, Inspektur Upacara Teguh Wiyono menuturkan, peringatan kemerdekaan ini memang merupakan kegiatan menguatkan nasionalisme untuk mempertahankan kemerdekaan.

Kepala Desa Tambakasri Teguh Wiyono saat memberikan pidato kemerdekaan kepada peserta upacara. (ist)

“Jadi kegiatan hari ini sesuai dengan tema Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Republik Indonesia yaitu Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat. Dengan kegiatan upacara bendera di Desa Tambakasri, kita mengadakan upacara tingkat RW untuk membangun kebersamaan dan kekuatan di masing-masing RT dalam membangun wilayah masing-masing pasca pandemi ini,” terang Teguh Wiyono yang juga menjabat Kepala Desa Tambakasri ini.

Tak hanya itu, Teguh lewat upacara ini inginkan masyarakat membangkitkan dan menguatkan kembali, kegiatan sekaligus mengenang jasa-jasa para pahlawan.

“Harapan kami kita menguatkan bersama-sama untuk membangun desa, membangun lingkungan dan membantu sesama,” pungkasnya.

Usai upacara, Sekretaris Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tambakasri Joko Priyono berikan apresiasinya kepada seluruh panitia upacara tersebut, menurutnya upacara bendera di Tambakasri ini luar biasa, karena antuasias peserta serta tamu undangan yang datang cukup banyak.

“Upacara pertama dari Tambakasri ini saya nyatakan sukses,” tegasnya

Sebagai informasi, giat perdana ini pada awalnya diinisiasi oleh RW 02, yang kemudian mendapat arahan kepala desa untuk melibatkan satu desa mengikuti serta menyemarakkan upacara bendera di Tambakasri. (Why)

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kapolres Batu Kukuhkan Polisi Cilik, Siap Harumkan Nama Kota Batu di Lomba Tingkat Provinsi

15 Juni 2026 - 18:02 WIB

MBG Dikritisi, Tokoh Masyarakat Dampit Desak Benahi Konsep dan Keadilan BOS Sekolah Swasta

15 Juni 2026 - 08:03 WIB

Seru dan Edukatif! BPBD Kabupaten Malang Kenalkan Mitigasi Bencana

15 Juni 2026 - 07:55 WIB

Polisi Ringkus Dua Sopir Pencuri Sembako Restoran Senilai Rp 4,1 Juta di Turen

14 Juni 2026 - 20:57 WIB

Dituduh Langgar UU Diskriminasi Ras dan Etnis dalam Kasus Dugaan Penganiayaan, Kuasa Hukum: Itu Hanya Perkara Kanak-Kanak

14 Juni 2026 - 20:09 WIB

Satlantas Polres Batu Gelar Layanan SIMLING dan SAMLING di CFD Kota Batu, Masyarakat Sambut Antusias

14 Juni 2026 - 17:58 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !