PDIP Kabupaten Malang Bagikan 11 Ribu Paket Sembako untuk Jajaran Pengurus

Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto (paling kiri) didampingi Ketua Bamusi DPC PDIP Kabupaten Malang, HM Sanusi (tengah) sebelum pemberangkatan bantuan paket sembako di Sekretariat DPC PDIP (Dhimas)

BACAMALANG.COM – Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau DPC PDIP Kabupaten Malang kembali menyalurkan paket sembako di tengah pandemi Coronavirus disease 2019 atau Covid-19.

Kali ini ada 11 ribu paket sembako yang dibagikan. Paket sembako itu diperuntukkan bagi pengurus DPC, pengurus anak cabang atau PAC, ranting, anak ranting dan sejumlah tokoh PDIP di Kabupaten Malang.

Pembagian paket sembako itu dimulai hari ini. Secara simbolis, penyaluran paket sembako tersebut diberangkatkan oleh Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto dan Ketua Baitul Muslimin Indonesia atau Bamusi DPC PDIP Kabupaten Malang, HM Sanusi dari Sekretariat DPC PDIP Kabupaten Malang, Jalan Raya Mojosari, Ngadilangkung, Kepanjen, Kamis (21/5/2020).

“Ini memang kegiatan rutin setiap tahun kami melakukan seperti ini. Kita ingin memberikan sebuah bingkisan kepada jajaran pengurus DPC, PAC, ranting sampai anak ranting, insyaallah kami juga akan sampaikan ke sesepuh PDIP, walaupun tidak keseluruhan. Kami akan bagikan keseluruhan kepada struktural PDIP Kabupaten Malang,” ujar Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto.

Pria yang juga menjabat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kabupaten Malang ini menambahkan, selama ini DPC sudah mengintruksikan kepada jajaran pengurus dibawahnya untuk ikut terlibat aktif dalam penanganan Covid-19.

“Memang kami selalu sampaikan perintah tertulis kepada jajaran pengurus PAC, ranting, anak ranting. Salah satu diantaranya agar mengajak masyarakat untuk berdiam diri di rumah, berpola hidup bersih, setiap pergi gunakan masker. Dalam situasi saat ini paling tidak juga untuk mengajak warga masyarakat gotong royong, bagaimana masing-masing lingkungan bisa menciptakan kampung tangguh,” terangnya.

Pada kesempatan ini Didik juga mengimbau masyarakat agar mematuhi kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB. Dia berharap, dengan masyarakat mematuhi PSBB itu, nantinya angka positif Covid-19 tidak akan bertambah di Kabupaten Malang.

“Setidak-tidaknya kita bisa mendukung program pemerintah pusat, pemerintah provinsi, sampai pemerintah daerah, sehingga PSBB ini bisa berhasil. Jangan sampai ada lagi tambahan jumlah dari warga masyarakat yang terindikasi virus ini,” pungkasnya. (mid/yog)