Pestani Rawit Groo Festival: Strategi Petrokimia Gresik Dorong Produktivitas Petani Cabai Jawa Timur - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 13 Agu 2026 15:36 WIB ·

Pestani Rawit Groo Festival: Strategi Petrokimia Gresik Dorong Produktivitas Petani Cabai Jawa Timur


 Kegiatan 'Pestani Rawit Groo Festival' yang digelar di Desa Belung Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang. (ist) Perbesar

Kegiatan 'Pestani Rawit Groo Festival' yang digelar di Desa Belung Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang. (ist)

BACAMALANG.COM – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, terus mendorong produktivitas petani cabai rawit di Jawa Timur melalui kegiatan ‘Pestani Rawit Groo Festival’ yang digelar di Desa Belung Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang, Kamis (13/8/2026).

Program yang diikuti 290 petani dari Malang, Kediri, Mojokerto, Blitar, dan Probolinggo ini menggabungkan kompetisi budidaya, pendampingan, pemanfaatan teknologi, serta kolaborasi bersama petani.

Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo menyampaikan, Jawa Timur memiliki peran penting dalam produksi cabai rawit nasional dan tercatat sebagai provinsi penghasil cabai rawit nomor satu di Indonesia. Potensi besar tersebut perlu diikuti dengan cara budidaya yang semakin baik agar petani dapat memperoleh hasil yang optimal dari lahannya.

“Kami ingin mendorong petani cabai rawit di Jawa Timur untuk terus meningkatkan hasil panen melalui pemupukan berimbang, pemanfaatan teknologi, dan praktik budidaya yang tepat, sehingga hasil panen semakin baik dan usaha tani semakin menguntungkan. Komitmen ini kami wujudkan melalui Pestani Rawit Groo Festival ini,” ujar Adityo Wibowo.

Kegiatan ‘Pestani Rawit Groo Festival’ yang digelar di Desa Belung Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang. (ist)

Cabai rawit menjadi salah satu komoditas unggulan Jawa Timur. Saat ini Jawa Timur memiliki luas panen cabai rawit 85.759 Hektare (ha), dengan rata-rata produktivitas mencapai 7,04 ton/ha. Untuk itu peningkatan produktivitas menjadi penting guna menjaga pasokan cabai sekaligus mendukung ketahanan pangan.

Adapun Pestani Rawit Groo Festival merupakan lomba budidaya cabai rawit yang dilakukan langsung di lahan petani dengan konsep pembuktian lapang berbasis mini demplot kolaboratif. Dalam kategori Groo Field Creation, peserta menerapkan paket budidaya yang telah disiapkan Petrokimia Gresik sejak tanam hingga panen. Penilaian lomba dilakukan berdasarkan berat total 54 buah cabai rawit dengan bobot penilaian sebesar 80 persen, sedangkan dokumentasi budidaya memiliki bobot 20 persen.

Angka 54 dalam lomba tersebut memiliki makna khusus karena tahun ini Petrokimia Gresik memperingati HUT ke-54. Semangat ulang tahun perusahaan pun diwujudkan melalui kegiatan yang dekat dengan petani, sekaligus menjadi ruang untuk menunjukkan bahwa peningkatan produktivitas dapat dimulai dari praktik budidaya yang sederhana, tepat, dan konsisten.

Selain kompetisi di lahan, Pestani Rawit Groo Festival juga menghadirkan Groo Plant Creator yang mengajak peserta membagikan pengalaman bertanam melalui media sosial. Kegiatan ini diperkuat dengan kolaborasi bersama kreator atau influencer dalam program Groo Plant Partner untuk memperluas edukasi pertanian sekaligus membuat dunia pertanian semakin dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda.

“Kompetisi ini tidak hanya mencari petani dengan hasil panen terbaik, tetapi juga mendorong peserta untuk belajar dan membuktikan langsung penerapan budidaya yang lebih terarah di lahan masing-masing. Kami juga berharap budidaya yang mampu memberikan hasil optimal ini dapat diduplikasi oleh petani lain di Jawa Timur, sehingga manfaat dari program ini semakin luas lagi,” tandasnya.

Kegiatan ‘Pestani Rawit Groo Festival’ yang digelar di Desa Belung Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang. (ist)

Lebih lanjut Adityo Wibowo menjelaskan, Petrokimia Gresik dalam program ini memperkenalkan pendekatan pertanian berbasis teknologi dan data untuk membantu petani mengambil keputusan budidaya dengan lebih tepat. Melalui aplikasi AgrooFertile, petani mendapatkan layanan yang mengintegrasikan teknologi AI, layanan agronomi, dan basis data, sementara Buku Kesuburan Tanah menjadi referensi untuk memahami kondisi tanah, pentingnya uji tanah, pemupukan berimbang, dan pertanian berbasis data. Menurutnya, teknologi akan memberikan manfaat yang lebih besar ketika dapat digunakan dan dipahami oleh petani dalam aktivitas sehari-hari.

“Kami ingin teknologi hadir bukan sekadar sebagai alat, tetapi menjadi solusi yang benar-benar membantu petani mengambil keputusan, mengelola lahannya dengan lebih baik, dan menghasilkan produktivitas yang lebih tinggi.” ujar Adityo Wibowo.

Sementara itu, Pestani Rawit Groo Festival merupakan bagian dari Program Pestani yang dikembangkan Petrokimia Gresik sebagai ruang pemberdayaan dan kompetisi budidaya bagi petani di Jawa Timur. Hingga Juni 2026, Program Pestani telah menjangkau 782 petani di 14 kabupaten melalui sejumlah komoditas unggulan, yaitu semangka di kawasan Tapal Kuda, melon di wilayah Pantura, bawang merah melalui Pestani Bawang Merah Nyawiji, serta cabai rawit melalui Pestani Rawit Groo Festival.

“Pestani kami hadirkan untuk mendampingi petani dari lahan, bukan hanya dari ruang diskusi, karena kami percaya produktivitas harus dibuktikan melalui praktik nyata. Ketika pengetahuan, teknologi, dan semangat petani bertemu di satu lahan, kami yakin akan lahir pertanian Jawa Timur yang semakin produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Pewarta : Dhimas Fikri
Editor/Publisher : Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Polisi Tetapkan Status Tersangka, Sopir Pikap Tabrak Bocah hingga Tewas di Kromengan

13 Agustus 2026 - 16:26 WIB

Polemik Akses Jalan Petani Songgoriti Berakhir Damai, Yayasan IIBS Al-Izzah Sepakat Bantu Pembangunan

13 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Tega! Modus Ajak ke Pasuruan Urus Persyaratan Melamar Kerja, Motor Ojol Dibawa Kabur Mantan Residivis yang Menyaru jadi Penumpangnya

13 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Diduga Terseret Kasus Perumahan, Polresta Malang Kota Terbitkan DPO untuk Anggotanya

13 Agustus 2026 - 13:02 WIB

800 Pengunjung Rayakan Akhir Musim Panen di Coffee & Culture Festival Amadanom

13 Agustus 2026 - 12:51 WIB

PKKMB Candradimuka FISIP UB 2026, 11 MaBa Difabel Tegaskan Semangat Kampus Inklusif

13 Agustus 2026 - 11:57 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !