Polres Malang Dalami Dugaan Pencabulan Santriwati, Siap Datangkan Saksi Ahli - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 21 Des 2023 20:28 WIB ·

Polres Malang Dalami Dugaan Pencabulan Santriwati, Siap Datangkan Saksi Ahli


 Kasatreskrim Polres Malang AKP Gandha Syah Hidayat saat memberikan keterangan kepada wartawan. (bacamalang/Dhimas) Perbesar

Kasatreskrim Polres Malang AKP Gandha Syah Hidayat saat memberikan keterangan kepada wartawan. (bacamalang/Dhimas)

BACAMALANG.COM – Seorang santriwati berinisial W (18), warga Gondanglegi, Kabupaten Malang, mengaku jadi korban dugaan pencabulan pengasuh sebuah pondok pesantren di wilayah Gondanglegi, Kabupaten Malang. 

Didampingi orang tua dan kuasa hukumnya, korban mengaku sudah lebih dari 10 kali menerima perbuatan tak senonoh. Kamis (21/12/2023) siang, korban bersama keluarga dan penasehat hukumnya, kembali mendatangi Polres Malang.

Menanggapi hal ini, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Malang AKP Gandha Syah menegaskan, kejadian ini sudah dilaporkan pada bulan Juni 2023 lalu. Pihaknya sudah melakukan pemeriksaan serius dengan mendatangkan saksi saksi. Termasuk, menunggu keterangan saksi ahli sebagai dasar penyelidikan kasus dugaan asusila tersebut. 

“Laporan bulan Juni 2023, saat ini masih dalam proses penyelidikan. Tinggal memeriksa saksi ahli saja sebenarnya, dan akan kami laksanakan gelar perkara,” tegas Gandha, Kamis (21/12/2023). 

Gandha memastikan, tidak ada kendala dalam penanganan perkara kasus dugaan pencabulan tersebut. Hanya saja, sesuai laporan dari korban, pihaknya juga tidak menemukan satu saksi pun yang melihat apakah ada perbuatan asusila yang dilakukan terlapor. 

 “Kalau kendala tidak ada sebenarnya, hanya saja kami masih mencocokkan jadwal pemeriksaan terhadap saksi ahli saja. Termasuk keterangan saksi saksi ini tidak ada yang melihat langsung perbuatan asusila tersebut,” kata Gandha.

Gandha bilang, sudah lebih dari 7 orang saksi diperiksa terkait laporan tersebut. Namun tidak ada satupun yang bisa memastikan adanya perbuatan dugaan asusila. Pihaknya juga melibatkan psikiater untuk menangani laporan tersebut. Dan hasilnya baik baik saja. 

“Ada 7 saksi yang sudah kita mintai keterangan totalnya. Gelar perkara tunggu keterangan dari saksi ahli yang benar benar valid ya. Intinya kami penyidik tetap memproses sesuai keterangan para saksi tersebut,” pungkas Gandha.

Pewarta : Dhimas Fikri

Editor/Publisher : Aan Imam Marzuki

Artikel ini telah dibaca 162 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kapolres Batu Kukuhkan Polisi Cilik, Siap Harumkan Nama Kota Batu di Lomba Tingkat Provinsi

15 Juni 2026 - 18:02 WIB

MBG Dikritisi, Tokoh Masyarakat Dampit Desak Benahi Konsep dan Keadilan BOS Sekolah Swasta

15 Juni 2026 - 08:03 WIB

Seru dan Edukatif! BPBD Kabupaten Malang Kenalkan Mitigasi Bencana

15 Juni 2026 - 07:55 WIB

Polisi Ringkus Dua Sopir Pencuri Sembako Restoran Senilai Rp 4,1 Juta di Turen

14 Juni 2026 - 20:57 WIB

Dituduh Langgar UU Diskriminasi Ras dan Etnis dalam Kasus Dugaan Penganiayaan, Kuasa Hukum: Itu Hanya Perkara Kanak-Kanak

14 Juni 2026 - 20:09 WIB

Satlantas Polres Batu Gelar Layanan SIMLING dan SAMLING di CFD Kota Batu, Masyarakat Sambut Antusias

14 Juni 2026 - 17:58 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !