Ratusan Mahasiswa Kepung DPRD Kota Malang, Desak Lima Tuntutan dan Evaluasi Program MBG - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 15 Jun 2026 21:56 WIB ·

Ratusan Mahasiswa Kepung DPRD Kota Malang, Desak Lima Tuntutan dan Evaluasi Program MBG


 Ratusan mahasiswa dari berbagai elemen menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Malang. Dalam aksi tersebut, mereka menyampaikan lima tuntutan kepada pemerintah dan para pemangku kebijakan. (ist) Perbesar

Ratusan mahasiswa dari berbagai elemen menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Malang. Dalam aksi tersebut, mereka menyampaikan lima tuntutan kepada pemerintah dan para pemangku kebijakan. (ist)

BACAMALANG.COM – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam berbagai elemen mahasiswa di Kota Malang menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Malang, Senin (15/6/2026). Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan lima tuntutan yang ditujukan kepada pemerintah pusat terkait berbagai persoalan ekonomi dan kebijakan publik.

Aksi mahasiswa tersebut mendapat respons langsung dari Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, yang menemui massa aksi dan menanggapi tuntutan yang disampaikan.

Amithya menilai keresahan yang dirasakan mahasiswa maupun masyarakat saat ini merupakan hal yang wajar. Menurutnya, kondisi ekonomi yang tidak menentu dalam beberapa bulan terakhir, mulai dari kenaikan harga bahan pokok, harga BBM, hingga menguatnya nilai tukar dolar, telah memicu berbagai pertanyaan dan kekhawatiran di tengah masyarakat.

“Dengan kondisi yang mungkin saat ini sedang tidak bisa diprediksi oleh masyarakat dan lain sebagainya, saya kira itu adalah hal yang wajar terjadi. Saat ini menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan DPRD Kota Malang tidak akan tinggal diam terhadap aspirasi yang disampaikan mahasiswa. Seluruh tuntutan yang masuk akan ditampung dan diteruskan kepada DPR RI di Jakarta, mengingat sebagian besar kebijakan yang menjadi sorotan merupakan kewenangan pemerintah pusat.

“Memang kami punya beberapa kanal untuk bisa mendukung kebijakan pusat, tetapi porsi kami hanya sebagai pendukung kebijakan. Bagaimanapun, sasarannya adalah masyarakat dan itu yang menjadi perhatian utama kami,” jelasnya.

Salah satu isu yang mendapat sorotan dalam aksi tersebut adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menanggapi tuntutan mahasiswa, Amithya menilai program tersebut perlu dievaluasi secara menyeluruh, terutama terkait mekanisme dan sistem penyalurannya agar tidak menimbulkan pemborosan anggaran.

Ia juga menyoroti penerapan sistem dapur terpusat yang saat ini digunakan dalam pelaksanaan program MBG. Menurutnya, mekanisme tersebut membuat proses birokrasi dan operasional menjadi kurang efisien.

“Saat pertama kali saya mendengar program MBG, yang saya bayangkan adalah pelaksanaannya dilokalisasi di masing-masing sekolah dengan mendayagunakan kantin yang sudah ada. Ternyata terpusat pada satu dapur untuk meng-cover beberapa sekolah,” ungkapnya.

Karena itu, ia berharap pemerintah pusat dapat menata ulang mekanisme program tersebut dengan menerapkan sistem dapur berbasis sekolah yang dinilai lebih efektif dan efisien.

“Bagaimana proses mekanisme ini bisa ditata ulang sehingga lebih ramping dan anggarannya tidak begitu banyak,” pungkasnya.

Aksi unjuk rasa berlangsung tertib. Massa aksi mulai membubarkan diri sekitar pukul 17.15 WIB. Personel gabungan yang disiagakan untuk melakukan pengamanan juga meninggalkan lokasi setelah situasi dinyatakan kondusif.

Pewarta: Rohim Alfarizi
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Modus Gandakan Kunci, Buruh Harian Gasak Pick Up Pedagang di Blimbing, Polisi Bergerak Cepat Tangkap Pelaku

15 Juni 2026 - 20:17 WIB

Pengasuh Ponpes di Bululawang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan Santri, Kini Ditahan Polres Malang

15 Juni 2026 - 19:24 WIB

Kapolres Batu Kukuhkan Polisi Cilik, Siap Harumkan Nama Kota Batu di Lomba Tingkat Provinsi

15 Juni 2026 - 18:02 WIB

MBG Dikritisi, Tokoh Masyarakat Dampit Desak Benahi Konsep dan Keadilan BOS Sekolah Swasta

15 Juni 2026 - 08:03 WIB

Seru dan Edukatif! BPBD Kabupaten Malang Kenalkan Mitigasi Bencana

15 Juni 2026 - 07:55 WIB

Polisi Ringkus Dua Sopir Pencuri Sembako Restoran Senilai Rp 4,1 Juta di Turen

14 Juni 2026 - 20:57 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !