Diduga Modus Gendam, Maling Gasak Motor Penjual Ayam Geprek di Tajinan - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 10 Agu 2026 21:22 WIB ·

Diduga Modus Gendam, Maling Gasak Motor Penjual Ayam Geprek di Tajinan


 Seperti ini motor korban yang hilang. (ist) Perbesar

Seperti ini motor korban yang hilang. (ist)

BACAMALANG.COM – Seorang penjual ayam geprek di wilayah Legok, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, menjadi korban pencurian. Motor yang biasa digunakan untuk berjualan raib setelah korban diduga menjadi sasaran aksi gendam, Senin (10/8/2026) siang pukul 11.30 WIB.

Korban bernama Dimas. Berdasarkan pengakuannya, kejadian bermula saat ia sedang berbincang-bincang di lokasi. Tiba-tiba ada seorang laki-laki yang menepuk pundaknya.

“Berbincang-bincang terus ditepuk pundak saya. Gak sadar, gak ingat apa-apa. Tiba-tiba motor sudah hilang. Kejadian begitu cepat, saya tidak sadarkan diri terus linglung. Pelaku laki-laki agak tua umur sekitar 45 – 50 tahun,” ujar Dimas kepada bacamalang, Senin (10/8/2026).

Menurut Dimas, pelaku beraksi dengan modus berpura-pura membeli ayam geprek. Setelah itu pelaku menepuk pundak korban hingga korban tidak sadarkan diri.

Motor yang hilang adalah sepeda motor Honda Beat yang digunakan Dimas untuk berjualan ayam geprek setiap hari, dengan ciri khas dasbor depan bolong. Taksiran kerugian mencapai Rp15 juta.

“Motor buat jualan ayam geprek sehari-hari. Kalau hilang ya bingung, belum ada gantinya,” katanya.

Selain melakukan pencarian dengan menghubungi teman-temannya, ia juga berupaya mencari rekaman CCTV dari warga, serta memposting di sejumlah grup media sosial Facebook setelah mengalami kejadian tersebut.

Dimas menyebut di wilayah tersebut jarang terjadi kejadian serupa. Kasus ini menjadi perhatian karena menyasar pelaku usaha kecil yang menggantungkan kendaraannya untuk mata pencaharian. Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap orang tidak dikenal yang mendekat dengan modus jual beli.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Aremania Mulai Padati Kawasan Kayutangan Jelang HUT Arema ke-39

10 Agustus 2026 - 21:13 WIB

Jelang Bebas, 20 Warga Binaan Lapas Malang Bersihkan TPU Buring

10 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Karyawan Swasta Jadi Otak Curanmor Lintas Daerah Akhirnya Dibekuk

10 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Akses Petani Songgoriti Dipagari, LIPAN-RI Ultimatum LPMI Al-Izzah

10 Agustus 2026 - 14:09 WIB

RAJA BRAWIJAYA 2026 Resmi Dibuka, PKKMB UB Siapkan Fondasi Kehidupan Akademik Melalui Kesehatan Mental, Pemanfaatan AI, Inklusivitas, Wawasan Global, dan Keberlanjutan

10 Agustus 2026 - 13:12 WIB

31 Lembar Aluminium Billboard PT ACA Dicuri, Kerugian Puluhan Juta

10 Agustus 2026 - 12:23 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !