BACAMALANG.COM – Seorang penjual ayam geprek di wilayah Legok, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, menjadi korban pencurian. Motor yang biasa digunakan untuk berjualan raib setelah korban diduga menjadi sasaran aksi gendam, Senin (10/8/2026) siang pukul 11.30 WIB.
Korban bernama Dimas. Berdasarkan pengakuannya, kejadian bermula saat ia sedang berbincang-bincang di lokasi. Tiba-tiba ada seorang laki-laki yang menepuk pundaknya.
“Berbincang-bincang terus ditepuk pundak saya. Gak sadar, gak ingat apa-apa. Tiba-tiba motor sudah hilang. Kejadian begitu cepat, saya tidak sadarkan diri terus linglung. Pelaku laki-laki agak tua umur sekitar 45 – 50 tahun,” ujar Dimas kepada bacamalang, Senin (10/8/2026).
Menurut Dimas, pelaku beraksi dengan modus berpura-pura membeli ayam geprek. Setelah itu pelaku menepuk pundak korban hingga korban tidak sadarkan diri.
Motor yang hilang adalah sepeda motor Honda Beat yang digunakan Dimas untuk berjualan ayam geprek setiap hari, dengan ciri khas dasbor depan bolong. Taksiran kerugian mencapai Rp15 juta.
“Motor buat jualan ayam geprek sehari-hari. Kalau hilang ya bingung, belum ada gantinya,” katanya.
Selain melakukan pencarian dengan menghubungi teman-temannya, ia juga berupaya mencari rekaman CCTV dari warga, serta memposting di sejumlah grup media sosial Facebook setelah mengalami kejadian tersebut.
Dimas menyebut di wilayah tersebut jarang terjadi kejadian serupa. Kasus ini menjadi perhatian karena menyasar pelaku usaha kecil yang menggantungkan kendaraannya untuk mata pencaharian. Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap orang tidak dikenal yang mendekat dengan modus jual beli.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga





















































