SMK Negeri 3 Malang Gelar Hasil Karya Peserta Didik dan Start Up

Acara diresmikan oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah Kota Malang dan Kota Batu Dr. Ema Sumiarti, M.Si (tengah) dan Kepala SMK 3 Malang Dra. Faizah, M.Pd (paling kanan)

BACAMALANG.COM – Kota Malang selama dilanda pandemi Covid-19, mengharuskan semua sekolah melakukan pembelajaran jarak jauh. Namun hal tersebut tidak menyurutkan SMK Negeri 3 Malang. SMKN 3 Malang menggelar pameran hasil karya peserta didik dan start up, untuk menampilkan karya serta prestasi siswanya di sekolah. Acara dibuka secara langsung oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah Kota Malang dan Kota Batu Dr. Ema Sumiarti, M.Si pada hari kedua.

Acara yang diselenggarakan sesuai dengan protokol kesehatan yang ketat ini, berlangsung selama dua hari serta dibagi menjadi dua kloter untuk menghindari keramaian dan tidak menimbulkan klaster covid baru.

Wakasek Kurikulum sebagai ketua pelaksana acara Tholiah, S.Pd, M.Pd., menjelaskan kegiatan acara selama dua hari tersebut menampilkan tiga kompetensi yaitu kompetensi tata boga, tata busana dan tata kecantikan.

“Untuk hari pertama itu diisi dengan tata boga menampilkan seluruh anak-anak dari bidang kuliner dan cooking serta service. Dan selanjutnya hari kedua itu tata busana dan tata kecantikan, menampilkan rias pengantin sama henna. Kalau yang tata busana desain fashion menampilkan dari mendesain, menjahit, memotong, sampai memperagakan busana tersebut,” jelasnya.

Selain itu, SMK ini juga memiliki inkubator startup, inkubator startup ini mirip dengan kegiatan ekstrakurikuler. Para siswa yang masuk inkubator ini adalah yang terpilih, pengajar atau pembimbing di inkubator ini bukan lagi guru regular, melainkan pengajar khusus yang membimbing bidang startup.

“Anak-anak ini yang sudah masuk di kelompok startup, dia sudah tidak dibebani lagi mata pelajaran PKK dan Simdig. Maksudnya kemampuannya mengungguli teman-temannya yang hanya teori di kelas, sedangkan start up ini sudah langsung praktek. Berarti dia sudah kompeten di bidang itu,” terang Tholiah.

Selanjutnya, acara ini juga diisi oleh berbagai siswa sesuai tiga kompetensi juga termasuk siswa inkubator. Tholiah berharap lulusan SMK ini bisa lebih inovatif dan kreatif, kemudian anak-anak juga bisa menjadi wirausaha yang handal dan bisa memberikan lapangan pekerjaan bagi banyak orang.

Pesan dari Dinas Pendidikan

Kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah Kota Malang dan Kota Batu Dr. Ema Sumiarti, M.Si mendukung program kerjasama antara SMK dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), karena SMK Negeri 3 juga telah menorehkan prestasi tingkat nasional dan internasional. Ema berharap dapat meningkatkan dan lebih mempersiapkan bekal-bekal lulusan dalam memasuki dunia kerja.

“Yang jelas kita mendukung program itu dan kita terus kerjasama dengan DUDI, Karena kalau kita sudah berbicara SMK, pasti kan bicaranya anak tersebut setelah lulus dapat berwirausaha atau masuk dudi. Bagaimana kalau kita harapkan SMK 3 ini khususnya mengambil pegajar dari dudi, jadi bisa selaras dengan ini. Jadi kita betul-betul menyiapkan anak-anak, memang lulusan SMK ini lulus langsung kerja, yang kita bekali anak-anak selama sekolah ini,” tegas Ema Sumiarti.

Kemudian, Ema Sumiarti juga berpesan kepada seluruh warga Kota Malang berdoa bersama agar pandemi Covid-19 ini segera berlalu dan berakhir. Dan bisa memulai belajar seperti semula. (wah/zuk)