Tanggapi Kekhawatiran Warga Tanjungrejo Sukun, Ini Kata Jubir Satgas Covid-19 Pemkot - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 28 Jun 2020 16:38 WIB ·

Tanggapi Kekhawatiran Warga Tanjungrejo Sukun, Ini Kata Jubir Satgas Covid-19 Pemkot


 Tanggapi Kekhawatiran Warga Tanjungrejo Sukun, Ini Kata Jubir Satgas Covid-19 Pemkot Perbesar

BACAMALANG.COM – Jubir Satgas Covid-19 Pemkot Malang dr Husnul Muarif mengatakan terkait adanya satu pasien Covid-19, pihaknya telah melakukan upaya antisipasi penyebaran virus dengan melakukan tracing kepada warga. Selanjutnya tes rapid dan swab dilakukan pada Selasa (30/6/2020) nanti.

“Tracing sudah dilakukan oleh teman-teman Puskesmas Janti. Nanti hari Selasa dilakukan rapid dan swab,” tandas dr Husnul Muarif, Minggu (28/6/2020).

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Kelurahan Tanjungrejo Sukun, sempat was-was dan cemas buntut dari adanya satu pasien nenek S (50) yang dinyatakan positif Covid–19 dan sekarang dirawat di RST Kota Malang.

dr Husnul mengatakan, dalam tracing secara mendalam tersebut, ada yang masuk kriteria close contact dan open contact.

Untuk yang close contact ditindaklanjuti dengan treatment tes swab.

Sementara untuk yang tergolong open contact akan ditindaklanjuti dengan rapid tes.

Untuk rapid dan swab test dilakukan pada hari Selasa (30/6/2020) nanti.

“Kami telah melakukan tracing pada hari Sabtu (28/6/2020) dan Minggu (29/6/2020). Kami masih menjalankan entry data warga,” terang dr Husnul.

dr Husnul mengungkapkan, dari entry data diperoleh masukan yaitu untuk yang kategori close contact dan butuh dites swab ada sebanyak 12 orang. Dan untuk yang kategori open contact akan dirapid tes sebanyak 20 orang.

“Yang tergolong close contact akan dilakukan isolasi mandiri. Sedangkan untuk urusan sosial ekonomi ditangani oleh tim kampung tangguh,” ujar dr Husnul.

dr Husnul mengatakan, dirinya menyarankan masyarakat boleh melakukan aktivitas namun harus disiplin dan jangan meninggalkan protokol kesehatan.

“Masyarakat tetap bisa beraktifitas. Namun harus disiplin menjalankan protokol kesehatan,” pungkas dr Husnul. (Had/Red)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Dosen Kimia FSTeM UB Dampingi Warga Pandanwangi Sulap Limbah Organik Jadi Produk Ramah Lingkungan Bernilai Ekonomi

1 Juli 2026 - 20:44 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Malang Kota Beri Cek Kesehatan Gratis untuk Driver Ojol Wanita, Wujud Kepedulian kepada Mitra Kamtibmas

1 Juli 2026 - 18:39 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Batu Perkuat Komitmen Pelayanan Humanis dan Sinergi Jaga Kamtibmas

1 Juli 2026 - 15:34 WIB

Deteksi Dini TBC di Poncokusumo: 180 Warga Jalani Skrining, 10 Orang Terindikasi Sugestif

1 Juli 2026 - 13:32 WIB

Asah Kemampuan Penyidik, Satreskrim Polres Malang Tuntaskan Dikbangpes Bintara Reserse Mandiri 2026

1 Juli 2026 - 13:00 WIB

Viral Usai Bobol Konter HP, Residivis Spesialis Curat Dibekuk Satreskrim Polresta Malang Kota

1 Juli 2026 - 09:39 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !