BACAMALANG.COM – Tren pertumbuhan semangat berusaha (enterpreneur) di kalangan Gen Z di Indonesia makin marak. Meski bermodal kecil, mereka berkeyakinan bisa eksis dalam menjalani usaha asalkan mampu melakukan inovasi dan fokus pada rencana bisnis.
Owner Nayla Rentcar Malang, Fahmi misalnya mengaku nekat menjalani bisnis rental mobil meski saat ini sudah banyak bisnis serupa bertebaran di Malang Raya.
“Alhamdulillah kami percaya diri untuk menjalani bisnis rent car. Kami masih baru mulai yaitu di tahun 2024 ini. Kunci menurut kami adalah inovasi dan fokus bisnis,” tegas Fahmi kepada BacaMalang.com, Senin (25/3/2024).
Ia menjelaskan, dengan latar belakang pengajar digital marketing, pihaknya mendapatkan kepercayaan membimbing siswa prakerin dari salah satu SMK di Kota Malang.
Dikatakannya, alangkah sayangnya jika mereka setelah diberi keterampilan teknis tidak disempurnakan melalui praktik nyata.
Siswa magang akan memperoleh reward dan bonus jika pekerjaan selesai dan closing dapat orderan.
Karena ingin mewadahi siswa SMK tersebut, akhirnya ia berpikir produk apa yang bisa dijadikan bahan karya untuk kontennya.
Hingga akhirnya terpilihlah untuk menghidupkan dunia pariwisata dari impiannya.
Namun, saat itu sementara waktu belum dapat kesempatan mengeksekusi karena masih bersamaan dengan kegiatan belajar mengajar yang lain.
Ia menggeluti bisnis bermitra dengan
Wahyu, karena dulunya mereka berdua
adalah karyawan di salah satu perusahaan rental mobil di tahun 2017.
Berdasar pengalaman dan kepercayaan para mitra dan rekanan, akhirnya dirinya memberanikan diri untuk membuka kantor agen sendiri.
Ia merasa bertambah spirit karena ditemani adik-adik SMK yang sedang belajar praktik kerja industri di tempatnya.
“Kami memberanikan diri merintis usaha Nayla Rent Car Malang bersama Mas Wahyu,” ungkapnya.
Pertama membuka kantor dengan memanfaatkan garasi milik rumah orang tua.
“Karena bapak mobilnya sudah dijual maka saya izin untuk memanfaatkan garasinya supaya tidak kosong,” tukasnya.
Kantor tersebut berada di Jalan Phospat, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.
Ia mengungkapkan, modal buka usaha sekitar Rp 2 juta untuk mencetak banner dan lain-lain dan juga untuk memfasilitasi belajar adik-adik SMK yang magang.
Ia mematok tarif rental mulai dari Rp 300 ribu. Untuk tarif ke Surabaya : biasa pengantaran/penjemputan ke Surabaya/Juanda (eksklusif) Rp 500 ribu
Fahmi menyebutkan, hari ramai pemesan mobil yakni Jumat, Sabtu dan Minggu.
“Untuk customer kalau weekend banyak warga lokal Malang, kalau weekday biasa kadang wisatawan luar daerah yang menginap di hotel,” imbuhnya.
Ia berharap ke depan semua akan bertahap menjadi baik dan menjadi lebih baik, di mana harga BBM memang sudah tidak sama seperti dulu.
“Itu sangat terasa bagi pelaku transportasi seperti kami, lebih-lebih yang masih mulai merintis bermodalkan kepercayaan. Semoga semua dimudahkan dan dicukupkan,” paparnya.
Dirinya mempunyai harapan terhadap para siswa SMK agar adik-adik SMK dimanapun berada khususnya di Kota Malang bisa tumbuh, bangkit dan lulus.
Ia berkeinginan agar adik-adik SMK bisa juga membuka lapangan kerja buat adik-adik yang lain.
“Jangan hanya jadi sekedar alumni, tapi bukakanlah jalan karya untuk adik-adikmu kelak, dan besar harapan saya pariwisata di Kota Malang tumbuh baik,” terangnya.
Fahmi mengatakan bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan jasa rental mobil apalagi jelang mudik Lebaran bisa mengetahui informasi di medsos:
IG@naylarentcarmalang TikTok : @naylarentcarmalang, dan FB page : Nayla Rentcar Malang.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor/Publisher: Aan Imam Marzuki





















































