Hidup Sebatang Kara, Mbah Samenu Dievakuasi ke Panti Jompo Berkat Kepedulian Warga - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 29 Okt 2026 15:59 WIB ·

Hidup Sebatang Kara, Mbah Samenu Dievakuasi ke Panti Jompo Berkat Kepedulian Warga


 Proses evakuasi Mbah Samenu menuju Panti Jompo KNDJH di Kedungkandang, Kota Malang, menggunakan unit NS Ambulance. (Bastian for bacamalang) Perbesar

Proses evakuasi Mbah Samenu menuju Panti Jompo KNDJH di Kedungkandang, Kota Malang, menggunakan unit NS Ambulance. (Bastian for bacamalang)

BACAMALANG.COM – Kepedulian terhadap sesama mengantarkan Mbah Samenu, warga Dusun Pakel, Desa Baturetno, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, ke tempat tinggal yang lebih layak. Lansia yang selama ini hidup sebatang kara tersebut dievakuasi ke Panti Jompo KNDJH di Kedungkandang, Kota Malang, pada Kamis (29/10/2026).

Proses evakuasi dilakukan oleh tim Komunitas Lawang Netizen dengan dukungan masyarakat serta Pemerintah Desa Baturetno. Sebelum diberangkatkan, tim terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan proses pemindahan berjalan lancar.

Mbah Samenu kemudian dibawa dari kediamannya di Dusun Pakel menuju panti jompo menggunakan unit NS Ambulance.

Langkah ini diambil untuk memberikan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi Mbah Samenu, sekaligus memastikan dirinya memperoleh perawatan dan pendampingan yang dibutuhkan di usia senja.

Perwakilan Komunitas Lawang Netizen, Bastian Nova Pratama, mengatakan bahwa evakuasi tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap lansia yang hidup tanpa pendampingan keluarga.

“Kami evakuasi Mbah Samenu agar beliau bisa menjalani masa tua dengan lebih layak, aman, dan tidak lagi sendiri, karena setiap manusia berhak menua dengan dihargai dan ditemani,” ujar Bastian.

Menurutnya, kepedulian terhadap warga yang membutuhkan perhatian, khususnya lansia yang hidup sebatang kara, perlu terus ditumbuhkan melalui keterlibatan masyarakat dan berbagai pihak terkait.

Penanganan Mbah Samenu diharapkan menjadi pengingat bahwa perhatian terhadap warga lanjut usia bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan juga membutuhkan kepekaan dan solidaritas sosial dari lingkungan sekitar.

Dengan adanya pendampingan di panti jompo, Mbah Samenu diharapkan dapat menjalani hari-hari di masa tuanya dengan lebih aman, nyaman, dan mendapatkan perhatian yang semestinya.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

“Rutam Nuwus”, Kapolresta Malang Kota Apresiasi Massa Aksi Damai, Minta Maaf kepada Pengguna Jalan

29 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Kapolres Malang Ajak Warga Sukolilo Wajak Perkuat Jogo Omah, Cegah Gangguan Kamtibmas

29 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Tiga Hari Tak Terlihat, Lansia di Singosari Ditemukan Meninggal di Ruang Tamu

29 Oktober 2026 - 12:27 WIB

HUT ke-67 Pemuda Pancasila, MPC Kota Batu Teguhkan Kebersamaan dan Dukung Pembangunan Daerah

29 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Dari Administrasi ke Lapangan, Kesiapsiagaan Bencana di Pakisaji Mulai Diuji

29 Oktober 2026 - 08:24 WIB

Bantuan Rp300 Juta dari Ahmad Basarah, Tiga Ruang Kelas SMPK St. Antonius Kalipare Kini Layak Pakai

29 Oktober 2026 - 07:49 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !