Antrean BBM Mengular di Kota Malang, Kapolresta Pastikan Pasokan Aman dan Awasi Potensi Penimbunan - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

EKOBIZ · 16 Okt 2026 20:00 WIB ·

Antrean BBM Mengular di Kota Malang, Kapolresta Pastikan Pasokan Aman dan Awasi Potensi Penimbunan


 Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo PS saat memberikan keterangan terkait pasokan BBM di SPBU. (Rohim Alfarizi) Perbesar

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo PS saat memberikan keterangan terkait pasokan BBM di SPBU. (Rohim Alfarizi)

BACAMALANG.COM – Antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU Kota Malang menjadi perhatian Polresta Malang Kota. Untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, kepolisian meningkatkan pemantauan di lapangan sekaligus berkoordinasi dengan Pertamina terkait pasokan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM), terutama Pertalite.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo PS mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Pertamina guna membahas kondisi distribusi BBM yang belakangan menjadi sorotan masyarakat.

Koordinasi dengan Pertamina wilayah Malang tersebut dilakukan untuk mengetahui perkembangan pasokan sekaligus memastikan penyaluran BBM kepada masyarakat tetap berjalan lancar.

“Semalam kami sudah berkoordinasi dengan Pertamina wilayah Malang. Informasi yang kami terima, distribusi BBM untuk Kota Malang sudah ditambah dari alokasi rutin. Kami juga terus melakukan pemantauan di lapangan,” ujar Danang, Jumat (16/10/2026).

Pernyataan itu disampaikan Danang saat ditemui wartawan seusai kegiatan penanaman pohon di Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Menurutnya, antrean kendaraan yang terjadi di beberapa SPBU diduga dipengaruhi meningkatnya jumlah konsumen yang membeli BBM dalam waktu bersamaan. Karena itu, situasi di lapangan terus dipantau untuk mengetahui perkembangan antrean dan memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

Pemantauan bahkan dilakukan dengan mendatangi sejumlah SPBU sejak pagi hari. Selain memantau ketersediaan BBM, langkah tersebut juga bertujuan menjaga ketertiban antrean dan kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi pengisian bahan bakar.

“Kami bersama tim terus bergerak melakukan pemantauan, termasuk pagi tadi ke sejumlah SPBU. Mudah-mudahan kondisi ini segera teratasi. Koordinasi dengan Pertamina juga terus kami lakukan untuk memantau pasokan dan distribusi BBM di Kota Malang,” jelasnya.

Berdasarkan informasi yang diterima kepolisian dari Pertamina, pasokan BBM di wilayah Kota Malang untuk sementara dilaporkan dalam kondisi aman. Meski demikian, pengawasan tetap dilakukan untuk mengantisipasi kendala distribusi maupun potensi gangguan di lapangan.

Danang mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap tertib saat mengantre di SPBU. Pengendara juga diminta mempertimbangkan SPBU alternatif apabila antrean di lokasi yang dituju terlalu panjang.

“Kami mengimbau masyarakat tetap menjaga keamanan dan kondusivitas. Jika antrean di satu SPBU terlalu panjang, masyarakat bisa mempertimbangkan SPBU lain yang antreannya lebih longgar,” tegasnya.

Selain memastikan kelancaran distribusi, Polresta Malang Kota turut mengawasi kemungkinan adanya praktik penimbunan maupun penyalahgunaan penyaluran BBM bersubsidi.

Danang menyebut Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Malang Kota telah melakukan pemantauan dan pengawasan. Apabila ditemukan indikasi pelanggaran, kepolisian akan menindaklanjutinya melalui pemeriksaan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kalau ditemukan penimbunan atau praktik yang menyimpang, tentu akan kami cek dan tindak sesuai aturan. Kami berharap tidak ada praktik seperti itu, terutama yang berkaitan dengan distribusi BBM bersubsidi,” ungkapnya.

Untuk memperkuat pengawasan, masyarakat juga diminta berperan aktif dengan melaporkan apabila mengetahui dugaan penimbunan atau penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi.

Laporan dapat disampaikan melalui layanan kepolisian 110, aplikasi AYO Jogo Malang, maupun dengan mendatangi kantor kepolisian terdekat.

Polresta Malang Kota menegaskan pemantauan lapangan dan koordinasi lintas instansi akan terus dilakukan guna menjaga distribusi BBM tetap lancar, mencegah penyimpangan, serta mempertahankan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Pewarta: Rohim Alfarizi
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Rakyat Kehilangan Waktu di Antrean BBM, GMNI Kabupaten Malang Tuntut Kepastian Pasokan

14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Tren Pernikahan Bergeser ke Konsep Intim, Parador Hotels & Resort Andalkan Pengalaman Personal

13 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Atria Wedding Fair 2026 Hadir 17–18 Oktober, Perkenalkan 20 Wedding Partner serta Tawarkan Konsep Pernikahan Tradisional dan Modern

13 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Berawal dari Satu Undangan, Ahad Legi An-Nur II Kini Jadi Penggerak Ekonomi UMKM

13 Oktober 2026 - 05:48 WIB

Warga Keluhkan Sulitnya Cari Pertalite, Antrean Panjang hingga Kosong di SPBU

12 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Tiga Dekade Berjuang untuk Ekonomi Rakyat, Sri Untari Raih Lencana Emas Jer Basuki Mawa Beya

12 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Trending di EKOBIZ

©Hak Cipta Dilindungi !