Bantuan Perbaikan Rumah Mulai Mengalir, Warga Tirtoyudo Masih Khawatir Longsor Susulan - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 6 Nov 2026 12:23 WIB ·

Bantuan Perbaikan Rumah Mulai Mengalir, Warga Tirtoyudo Masih Khawatir Longsor Susulan


 Baznas Kabupaten Malang memberikan bantuan total Rp 70 juta untuk bedah delapan rumah. (IG Baznas) Perbesar

Baznas Kabupaten Malang memberikan bantuan total Rp 70 juta untuk bedah delapan rumah. (IG Baznas)

BACAMALANG.COM – Bantuan pemulihan mulai mengalir bagi warga terdampak tanah longsor di Desa Tlogosari, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Malang mengalokasikan Rp70 juta untuk membantu memperbaiki delapan rumah warga yang rusak akibat bencana tersebut.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua Baznas Kabupaten Malang, Khoirul Hafidz Fanani, pada Rabu (4/11/2026). Dari total bantuan tersebut, tiga rumah dengan kategori rusak berat masing-masing menerima Rp15 juta. Sementara lima rumah yang mengalami kerusakan ringan mendapatkan bantuan sebesar Rp5 juta per rumah.

Khoirul Hafidz Fanani menjelaskan, besaran bantuan ditetapkan berdasarkan hasil verifikasi langsung di lapangan dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan bangunan.

“Penentuannya setelah kami melakukan verifikasi lapangan. Saat hanya dapur saja yang terkena longsor, bantuan yang kami berikan Rp5 juta. Berbeda dengan seluruh rumah hancur, bantuannya bisa mencapai Rp15 juta,” jelas Hafidz, Kamis (5/11/2026).

Ia menambahkan, bantuan tersebut diperuntukkan khusus untuk pembelian material bangunan. Adapun proses perbaikan rumah dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan warga setempat.

Tak hanya membantu pemulihan tempat tinggal, Baznas juga menyalurkan puluhan paket sembako bagi masyarakat terdampak. Bantuan kebutuhan pokok tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga selama proses pemulihan pascabencana.

Warga Mengungsi karena Khawatir Longsor Susulan

Di balik upaya pemulihan tersebut, kekhawatiran masih menyelimuti warga di sejumlah titik terdampak longsor di Kabupaten Malang. Bencana tanah longsor dan banjir luapan yang terjadi pada Senin (2/11/2026) menyebabkan kerusakan di beberapa wilayah, antara lain Kecamatan Ampelgading, Bantur, Dampit, Turen, dan Tirtoyudo.

Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Malang, dampak longsor di Kecamatan Tirtoyudo di antaranya terjadi di Dusun Krajan, tepatnya di wilayah RT 8 dan RT 10 RW 2. Material longsor menutup sebagian badan jalan sehingga mengganggu akses warga.

Longsor juga terjadi pada tebing di sekitar halaman sembilan rumah warga di Dusun Sukomulyo, Desa Tirtoyudo. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran masyarakat, terutama mereka yang rumahnya berada di bawah tebing rawan longsor.

Camat Tirtoyudo, Nita Dwi Praseyaningtyas, mengatakan sejumlah warga masih memilih mengungsi ke rumah saudara maupun kerabat karena khawatir terjadi longsor susulan.

Menurutnya, keselamatan warga menjadi prioritas selama kondisi lingkungan belum dipastikan benar-benar aman. Karena itu, masyarakat terdampak diimbau untuk sementara waktu menempati lokasi yang lebih aman sembari menunggu perkembangan situasi.

Di sisi lain, warga bersama pihak terkait tetap melakukan kerja bakti untuk membersihkan rumah dan lingkungan yang terdampak material longsor.

Kerusakan Jalan dan Rumah Masih Didata

Penanganan dampak bencana juga dilakukan terhadap infrastruktur yang mengalami kerusakan. Nita menyebutkan, jalan berstatus K1 yang terdampak longsor telah disurvei oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Malang.

Sementara itu, bantuan darurat bagi warga terdampak telah disalurkan melalui sejumlah pihak, di antaranya Baznas, Palang Merah Indonesia (PMI), dan BPBD Kabupaten Malang.

Untuk perbaikan rumah warga yang mengalami kerusakan, pemerintah daerah juga menyiapkan upaya koordinasi dengan BPBD Provinsi Jawa Timur. Saat ini, proses survei dan verifikasi masih berlangsung guna memastikan kondisi serta kebutuhan penanganan di lapangan.

Di tengah upaya pemulihan yang berjalan, warga berharap penanganan kerusakan rumah dan infrastruktur dapat segera dituntaskan. Namun, bagi masyarakat yang tinggal di sekitar tebing, rasa aman tetap menjadi kebutuhan utama sebelum mereka berani kembali menempati rumah masing-masing.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Antisipasi Gangguan Air, Tugu Tirta Siagakan Tangki Gratis Selama Peremajaan 13 SPAM

6 November 2026 - 11:06 WIB

Laporan 110 Ditindaklanjuti, Polisi Evakuasi Pria Meninggal di Kamar Kos Lowokwaru

5 November 2026 - 21:22 WIB

Perempuan Asal Pagak Meninggal Tertemper KA Dhoho di Sumberpucung

5 November 2026 - 16:07 WIB

Feri Andi Suseko dan Kapolres Batu Perkuat Sinergi, Soroti Penanganan Narkoba di Kalangan Anak

5 November 2026 - 12:52 WIB

Respons Cepat Aduan Ojol, Polisi Datangi Jukir Mie Gacoan di Jalan Jakarta

5 November 2026 - 10:49 WIB

Perkuat Keamanan hingga Pelosok Desa, Polres Malang Kukuhkan 360 Dai Kamtibmas

5 November 2026 - 09:48 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !