Cegah Stunting di Kota Batu, Dewanti: Dibutuhkan Kerjasama Berbagai Pihak - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

MALANG RAYA · 18 Mar 2021 22:04 WIB ·

Cegah Stunting di Kota Batu, Dewanti: Dibutuhkan Kerjasama Berbagai Pihak


 Cegah Stunting di Kota Batu, Dewanti: Dibutuhkan Kerjasama Berbagai Pihak Perbesar

BACAMALANG.COM – Dalam rangka mencegah terjadinya stunting balita di Kota Batu, Wali Kota Batu Dra. Hj. Dewanti Rumpoko, M.Si menggelar Rapat Koordinasi Penanggulangan Stunting, yang berlangsung di ruang rapat utama lantai 5 Balaikota Among Tani, Pemkot Batu, Jalan Panglima Sudirman, Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu, pada Kamis (18/3/2021) siang.

Rapat Koordinasi Penanggulangan Stunting ini, diikuti oleh Kepala Dinas Kesehatan Pemkot Batu drg. Kartika Trisulandari, anggota PKK dan Dharma Wanita Kota Batu, ahli gizi dan dokter anak, Pokja Penanggulangan Stunting Kota Batu, beserta perwakilan organisasi terkait.

Stunting yang merupakan dampak dari kekurangan gizi kronis, tak hanya mengganggu tumbuh kembang fisik anak. Namun juga berpengaruh pada tingkat kecerdasan anak.

Kota Batu sudah membentuk tim penanganan stunting, tetapi ada berbagai kendala yang dikemukakan. Diantaranya terkait anggaran, kesenjangan data serta kurangnya sinergitas antara pihak dinas dengan organisasi terkait.

Menyikapi masalah stunting ini, Wali Kota Batu Dra. Hj. Dewanti Rumpoko, M.Si mengatakan, bahwa permasalahan kesenjangan data stunting, bisa diatasi dengan saling bekerjasama.

“Saya mengimbau, agar supaya semua pihak terkait bisa bekerjasama dengan Dinas Sosial dan Bagian Kesra. Selain itu, juga bisa menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR). Tujuannya, untuk membantu penanganan stunting di Kota Batu,” kata Budhe sapaan akrabnya.

Politisi PDIP ini juga menyarankan, agar nantinya data terkait stunting yang sudah lengkap dan benar, nantinya bisa diberikan kepada pihak DPRD.

“Ya, agar bisa menjadi dasar untuk membuat program penanganan stunting. Semoga permasalahan stunting bisa cepat selesai dan para calon pemimpin bangsa ini bisa lebih berkualitas,” saran dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Pemkot Batu drg. Kartika Trisulandari juga menyampaikan, bahwa ada beberapa kegiatan yang bakal dilaksanakan oleh tim percepatan stunting.

“Antara lain pelatihan pemberian makanan balita dan anak, yang mengadopsi konsep community feeding center dan deteksi dini stunting,” ujar Kartika.

dr. gigi ini juga menambahkan, pendampingan anak yang masuk kategori stunting, tidak hanya sebatas memberi nutrisi berupa susu saja.

“Namun, juga mendampingi setiap hari dan mengikuti perubahan perilaku mereka,” tandasnya. (Eko).

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Polresta Malang Kota Sabet Kompolnas Awards 2026, Terbaik Nasional Polres Kelompok C

18 September 2026 - 13:57 WIB

25 Tahun Terisolasi Tembok Perumahan, Warga Dau Kembali Mengadu ke DPRD Kabupaten Malang

18 September 2026 - 12:25 WIB

Dosen Ilmu Komunikasi UB Kritik Cara Pemberhentian Purbaya: Kekuasaan Tetap Harus Menjaga Martabat

18 September 2026 - 09:40 WIB

Polisi Bekuk Dua Pelaku Pembobol Rumah Kosong di Kepanjen, Motor hingga Emas Digondol

18 September 2026 - 08:20 WIB

Hadirkan Pakar Universiti Kebangsaan Malaysia, Departemen Bahasa dan Sastra FIB UB Gelar Program Adjunct Professor Batch 5

18 September 2026 - 07:34 WIB

2.307 Botol Miras Ilegal Disita Polres Malang, Operasi Cipta Kondisi Terus Digencarkan

18 September 2026 - 07:30 WIB

Trending di MALANG RAYA

©Hak Cipta Dilindungi !