BACAMALANG.COM – Upaya membangun budaya sadar bencana sejak usia sekolah terus dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi, edukasi, dan simulasi kebencanaan di SMP Islam Al Hikmah, Kecamatan Tajinan, Rabu (16/9/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut digelar Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Malang sebagai bagian dari Program Kemitraan Sekolah.
Sebanyak 75 siswa dan lima tenaga kependidikan mengikuti rangkaian kegiatan. Materi diberikan secara terpisah kepada siswa dan guru agar edukasi yang disampaikan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing peserta.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Malang, Purwoto, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa edukasi kebencanaan di lingkungan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat sejak dini.
“Melalui sosialisasi dan simulasi ini kami ingin siswa dan guru memiliki kesiapsiagaan mandiri dalam menghadapi potensi bencana,” ujar Purwoto, Kamis (17/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai dasar-dasar penanggulangan bencana, sistem penyelenggaraan penanggulangan bencana di Kabupaten Malang, hingga keterampilan praktis menghadapi situasi darurat.
Salah satu materi kemudian diperkuat melalui simulasi evakuasi mandiri. Latihan ini diharapkan membantu warga sekolah memahami langkah yang harus dilakukan ketika terjadi bencana sekaligus membangun respons yang cepat dan tepat.
BPBD Kabupaten Malang berharap kegiatan edukasi dan simulasi tersebut tidak berhenti sebagai pengetahuan semata. Kesiapsiagaan diharapkan dapat menjadi bagian dari budaya sekolah sehingga mampu diterapkan secara mandiri dan berkelanjutan dalam menghadapi berbagai potensi bencana.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga





















































