Ledok Ombo Poncokusumo, Destinasi Favorit Sejak Era Kolonial - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

KULWIS · 14 Mei 2021 09:37 WIB ·

Ledok Ombo Poncokusumo, Destinasi Favorit Sejak Era Kolonial


 Ledok Ombo Poncokusumo, Destinasi Favorit Sejak Era Kolonial Perbesar

BACAMALANG.COM – Ledok Ombo Camping Ground di Desa Poncokusumo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang ternyata menyimpan sejarah panjang yang belum banyak diketahui.

Bumi perkemahan yang berada pada ketinggian lebih dari 800 meter diatas permukaan laut (Mdpl) tersebut ternyata sudah menjadi jujukan favorit untuk menghabiskan waktu liburan sejak era kolonialisme.

Suasana yang masih asri, hijau dan segar dengan hutan pohon pinus, membuat Ledok Ombo memang pas dijadikan sebagai destinasi untuk melepas penat.

Koordinator Wisata Ledok Ombo, Jefri Nanang, sedikit menceritakan sejarah Ledok Ombo Camping Ground yang sudah eksis sejak zaman Belanda. “Sudah ratusan tahun usianya. Dulu sering dipakai tentara Belanda nge-camp,” katanya.

Nanang juga menuturkan jika dulu, di Ledok Ombo terdapat bangunan sisa-sisa era kolonial yang disebut loji. Namun, saat ini loji itu sudah tidak ada lagi. Bangunan-bangunan bersejarah itu musnah tergerus zaman.

“Sempat tertimbun berpuluh-puluh tahun. Tapi kemudian ketika ada penggalian untuk ladang, sudah tidak ada lagi sisanya,” ucap Nanang.

Meskipun Ledok Ombo memiliki jejak sejarah yang panjang, kini tempat iti sudah bersolek mengikuti perkembangan zaman. Bagi generasi milenial saat ini, tempat itu tak ubahnya sebagai salah satu pilihan destinasi spot foto kece.

Saat libur akhir pekan tiba, Ledok Ombo akan ramai dengan wisatawan, dari Malang ataupun luar kota. Ada yang mendirikan tenda dan camping bersama, untuk sekedar menghabiskan waktu bersama rekan. Ada pula yang datang bersama keluarga atau pasangan.

Bagi yang pertama kali ke Ledok Ombo, akses jalannya cukup mudah. Jika dari pusat Kota Malang, Ledok Ombo berjarak sekitar 27 kilometer atau dapat ditempuh dengan waktu sekitar satu jam.

Selama perjalanan menuju ke bumi perkemahan itu, wisatawan bakal disuguhi pemandangan alam yang masih asri dengan cuaca sejuk ala pedesaan.

Jika berkunjung pada weekday atau hari biasa, wisatawan tidak perlu membayar tiket masuk. Namun jika berkunjung ke tempat yang dikelola pemuda setempat bekerjasama dengan Perhutani itu pada akhir pekan, wisatawan akan ditarik biaya sebesar Rp 10 ribu per orang bagi yang ingin menginap atau camping.

Sementara bagi wisatawan yang tidak menginap akan dikenakan biaya sebesar Rp 5 ribu. Tidak menguras kantong bukan?

Bagi wisatawan yang tidak membawa bekal dari rumah, jangan khawatir karena di tempat ini ada penjajah makanan dari warga sekitar. Untuk fasilitas seperti kamar mandi dan mushola juga tersedia disini. Jadi, tertarik untuk liburan ke Ledok Ombo?. (mid/red)

Artikel ini telah dibaca 259 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Grand Whiz Hotel Trawas Hadirkan “Haven June Staycation”, Kombinasi Pegunungan Asri, Fasilitas Ramah Keluarga, dan Aktivitas Anak yang Menarik

18 Juni 2026 - 20:20 WIB

Taste of Asia, Promo All You Can Eat Persembahan Atria Hotel Malang di Akhir Pekan

11 Juni 2026 - 15:57 WIB

Lan Hua Chinese Restaurant Malang Sajikan Dragon Boat Family Set, Hadirkan Momen Bersantap Intim Bertiga

9 Juni 2026 - 13:56 WIB

Disparbud Gandeng Penggerak Konservasi Perkuat Ekowisata dan Eduwisata Pesisir Malang Selatan

7 Juni 2026 - 09:26 WIB

Ngopi di Bangunan Kolonial Belanda, 7 Cafe Batu Tawarkan Sensasi Berbeda dengan Harga Ramah Kantong

31 Mei 2026 - 19:45 WIB

Libur Panjang, 3.500 Wisatawan Padati Mikutopia: Wahana Mega Disco Jadi Favorit Pemacu Adrenalin

31 Mei 2026 - 15:58 WIB

Trending di KULWIS

©Hak Cipta Dilindungi !