BACAMALANG.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi erupsi Gunung Kelud. Sebagai bagian dari upaya tersebut, BPBD Kabupaten Malang bersama Siap Siaga Jawa Timur menggelar rapat koordinasi penyamaan persepsi dan persiapan tinjau lapang untuk Gladi Posko serta Gladi Lapang Sistem Komando Penanganan Darurat Bencana, pada Rabu–Kamis (17–18/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor BPBD Kabupaten Malang ini menjadi langkah strategis untuk menyelaraskan mekanisme koordinasi lintas sektor dalam menghadapi skenario kedaruratan bencana. Sementara itu, Area Waduk Selorejo direncanakan menjadi lokasi pelaksanaan simulasi lapangan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang, Purwoto, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa sinkronisasi antarinstansi sangat penting guna mempercepat pengambilan keputusan, pengelolaan data dan informasi, serta koordinasi administrasi saat masa tanggap darurat berlangsung.
“Ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan Table Top Exercise (TTX) Posko tahun 2025. Fokusnya adalah meningkatkan kesiapsiagaan dalam mengantisipasi potensi erupsi Gunung Kelud. Melalui kegiatan ini, kami mengasah ketangkasan sekaligus memperkuat mekanisme koordinasi antarinstansi yang terlibat langsung dalam penanggulangan bencana,” ujar Purwoto.
Rangkaian kegiatan meliputi rapat koordinasi penyamaan persepsi, pembahasan teknis pelaksanaan simulasi, hingga persiapan peninjauan lokasi gladi lapangan. Melalui simulasi tersebut, BPBD Kabupaten Malang bersama seluruh pemangku kepentingan diharapkan semakin siap menghadapi berbagai kemungkinan yang terjadi saat erupsi gunung api.
Selain meningkatkan kapasitas manajerial, kegiatan ini juga bertujuan memastikan sistem komando penanganan darurat dapat berjalan secara efektif, terintegrasi, dan responsif ketika terjadi bencana.
Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga





















































