Pandemi, Maraknya Kelahiran Satwa dan Semakin Suramnya Jatim Park Grup - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

KULWIS · 5 Agu 2021 20:19 WIB ·

Pandemi, Maraknya Kelahiran Satwa dan Semakin Suramnya Jatim Park Grup


 Pandemi, Maraknya Kelahiran Satwa dan Semakin Suramnya Jatim Park Grup Perbesar

BACAMALANG.COM – Masa pandemi ternyata membuat Batu Secret Zoo menambah koleksinya. Kebun binatang dari Jatim Park Grup ini mencatat sejumlah kelahiran beberapa satwa jenis satwa.
“Ada enam jenis satwa yang lahir, mulai dari jenis primata, otter hingga mammalia, dan semuanya melalui perkawinan alami dan kelahiran normal,” papar dokter hewan Batu Secret Zoo, Roosy Margaretha saat ditemui, Kamis (5/8/2021).

Dikatakan dokter Roosy, salah satu primata yang berkembang biak alami ini adalah Colobus Monkey, sejenis monyet pemakan daun-daunan berbulu hitam namun dengan ekor bersurai putih.
“Yang membanggakan adalah kelahiran di Batu Secret Zoo merupakan yang pertama kali di Indonesia,” tukasnya.

Namun kebahagiaan dengan pertambahan koleksi satwa ini berbanding terbalik dengan kondisi Jatim Park Grup secara keseluruhan di masa pandemi.
Manager Marketing dan Public Relation Jatim Park Group, Titik S Ariyanto mengatakan, Jatim Park Grup membawahi 15 tempat wisata di Kota Batu. “Ada sedikitnya 1.700 karyawan serta 2.500 rekanan yang ada di sini,” tuturnya saat ditemui di kantornya, Kamis (5/8/2021).

Titik mengungkapkan dengan jumlah personel yang sedemikian besar, dan menghindari kerumunan dari para pengunjung, pihaknya melakukan penutupan semua tempat wisata sesuai dengan aturan pemerintah hingga 12 Agustus 2021 sebagai upaya menekan laju penularan covid-19. “Memang kami sempat buka beberapa saat beberapa waktu lalu, namun segera tutup lagi,” imbuhnya.

Padahal Batu dikenal sebagai Kota yang sangat mengandalkan sektor pariwisata. Menurut Titik, ada kemungkinan penutupan masih akan mundur lagi, karena kota Batu masih zona merah. Selama PPKM ini pihaknya hanya memperkerjakan 25 persen dari jumlah karyawan yang ada, dengan pengurangan jam kerja hingga 5 jam per hari, serta dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

“Selama masa itu kami melakukan perawatan di sejumlah wahana dan pemberian pakan satwa tetap terus jalan tentunya,” ujar dia. Namun ia mengaku, apabila kondisi ini bertahan sampai akhir tahun, maka ada konsekuensi yang harus dilakukan, seperti sedikit demi sedikit mengurangi biaya operasional.

“Salah satunya mungkin dengan phk karyawan, dimana hal ini tidak pernah kami lakukan sebelumnya selam pandemi yang sudah berlangsung lebih setahun ini,” keluhnya.

Selain itu pihaknya juga berencana dengan menjual aset yang ada. “Kami sudah mengajukan relaksasi pajak hingga donasi kepada pemerintah lewat asosiasi yang ada, agar kondisi ini dapat dilihat sebagai permasalahan nasional bukan hanya lokal saja,” pungkasnya. (ned)

Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Libur Sekolah Makin Seru, Mikutopia Hadirkan Journey of Wonderland dengan Parade Budaya Spektakuler

23 Juni 2026 - 17:29 WIB

Grand Whiz Hotel Trawas Hadirkan “Haven June Staycation”, Kombinasi Pegunungan Asri, Fasilitas Ramah Keluarga, dan Aktivitas Anak yang Menarik

18 Juni 2026 - 20:20 WIB

Taste of Asia, Promo All You Can Eat Persembahan Atria Hotel Malang di Akhir Pekan

11 Juni 2026 - 15:57 WIB

Lan Hua Chinese Restaurant Malang Sajikan Dragon Boat Family Set, Hadirkan Momen Bersantap Intim Bertiga

9 Juni 2026 - 13:56 WIB

Disparbud Gandeng Penggerak Konservasi Perkuat Ekowisata dan Eduwisata Pesisir Malang Selatan

7 Juni 2026 - 09:26 WIB

Ngopi di Bangunan Kolonial Belanda, 7 Cafe Batu Tawarkan Sensasi Berbeda dengan Harga Ramah Kantong

31 Mei 2026 - 19:45 WIB

Trending di KULWIS

©Hak Cipta Dilindungi !