Mbois, Wisata Banyu Anjlok Juara Terbaik III EJTA 2021 - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

KULWIS · 11 Des 2021 14:14 WIB ·

Mbois, Wisata Banyu Anjlok Juara Terbaik III EJTA 2021


 Mbois, Wisata Banyu Anjlok Juara Terbaik III EJTA 2021 Perbesar

BACAMALANG.COM – Wisata Pantai Bayu Anjlok Kabupaten Malang terpilih sebagai Terbaik III Kategori Daya Tarik Wisata Alam di ajang East Java Tourisne Award (EJTA) tahun 2021 yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Jumat (10/12/2021).

“Sebenarnya Kami belum pernah ikut lomba, namun dengan rekom Dinas Pariwisata Kabupaten Malang, Kami akhirnya ikut mendaftar,” tutur Ketua Pokdarwis Bowele Desa Wisata Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang, Mukhlis, Sabtu (12/12/2021).

Turut hadir dalam penganugerahan, Walikota Malang dan Kota Batu. Pihaknya jarang ikut lomba karena salah satu kriteria adalah membuat video yang baik. Sedangkan pihaknya belum mempunyai SDM dan perangkat yang memadai untuk pengeditan video bahkan belum punya sama sekali.

Pihaknya mulai menggali potensi Banyu Anjlok sejak tahun 2012, kerjasama dengan media di Kota Malang. Kemudian tahun 2014 membentuk pokdarwis melalui proses panjang dan jatuh bangun. “Intinya untuk perjuangan menjadi nomer 3 ini, adalah perjuangan berat dan tidak mudah,” tegasnya.

Apalagi di tahun ini pihaknya bersaing dengan destinasi wisata legend yaitu Pantai Papuma Probolinggo juara 1 dan Wisata Underwater Banyuwangi juara 2.

Kriteria untuk menjadi juara, selain wisata alam ada budaya, wisata buatan, juga homestay. Saat ini destinasi Banyu Anjlok sudah boleh beroperasi seperti biasa dengan menerapkan CHSE.

“Kalau Kami menjual paket wisata live in/menginap di desa wisata. Yang destinasi unggulan banyak dikunjungi adalah Banyu Anjlok,” urainya.

Persyaratan untuk mendapatkan kelulusan CHSE meliputi : harus mempunyai barcode peduli lindungi. Salah satunya, tersedia cuci tangan, dan lainnya. “Kami belum punya barcode Peduli Lindungi. Sudah pengajuan tapi belum diperoleh,” imbuhnya.

“Hadiah medali dan piala diterima langsung bupati Malang. Selain itu ada hadiah uang pembinaan. Semoga ke depan dengan prestasi ini wisata Banyu Anjlok semakin ramai dan ada perhatian dari pemerintahan daerah untuk akses ke tempat Kami yang masih rusak,” tutup Mukhlis. (had)

Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Jatim Park 1 Hadirkan Mega Science Center dan Budaya, Satukan 1.640 Alat Peraga dan Artefak

4 November 2026 - 20:56 WIB

Perkuat Daya Tarik Wisata Kuliner, Atria Hotel Malang Siapkan Atria Bakery untuk Desember 2026

29 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Kopi Cuma Rp9.500! Rojo Roso Cafe Punya Pecel Rawon dan View Sunset yang Bikin Betah ‎

24 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Jelajahi Malang di Akhir Pekan, dari Festival Kreatif hingga Wisata Penuh Cerita

17 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Sambut HUT ke-25 Kota Batu, Mikutopia Gratiskan Tiket Masuk Selama Tiga Hari

12 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Sejenak Berhenti dari Kesibukan, HARRIS Malang Hadirkan Wellness Studio

6 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Trending di KULWIS

©Hak Cipta Dilindungi !