BACAMALANG.COM – Jelang Idul Adha, Polres Malang melakukan patroli sambang pasar (blusukan) ke beberapa pasar untuk memantau ketersediaan sembako (utamanya migor) dan kestabilan harga, baru-baru ini.
Salah satunya giat dilakukan di wilayah hukum Dampit. Kanit Samapta Iptu Ribut Irianto dan 4 orang anggota secara rutin melakukan pengawasan ketersediaan sembako termasuk migor curah ke toko sembako.di Desa Srimulyo, yang menjual minyak goreng curah agar tetap stabil sesuai Harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditentukan pemerintah.
“Kami lakukan pengecekan langsung di toko Balizir yang terletak di Dusun Belerejo Desa Srimulyo, Kecamatan Dampit dan Kami lakukan imbauan terkait penjualan minyak goreng curah tersebut agar benar-benar sesuai dengan anjuran pemerintah,” tegas Ribut.
Dikatakannya monitoring bertujuan agar tidak ada yang melakukan pelanggaran, baik penimbunan maupun harga jual yang tidak sesuai dengan ketentuan, sehingga akan berdampak terhadap masyarakat.
“Dan alhamdulillah dalam beberapa hari belakangan ini harga minyak goreng boleh dikatakan sudah mulai normal kembali, tidak ada keluhan lagi dari masyarakat tentang kelangkaan minyak goreng, namun untuk mengantisipasi adanya penimbunan minyak goreng, maka dilakukan pengecekan stok minyak goreng di toko sembako yang ada di wilayah Dampit dan juga dihimbau kepada para pedagang / pelaku usaha agar tidak menimbun minyak goreng tersebut dan bermain curang yang berdampak merugikan masyarakat,” tuturnya.
Dijelaskannya Polri tetap berkomitmen untuk menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif melalui pemantauan dan pengecekan harga bahan kebutuhan pokok masyarakat, khususnya untuk minyak goreng curah.
“Dari hasil pantauan untuk stok minyak goreng sementara di toko-toko dalam kondisi aman dan diharapkan masyarakat membeli sesuai kebutuhan khusus untuk pemilik toko untuk memberikan pembatasan pembelian setiap konsumen demi pemerataan,” imbuhnya.
Sementara itu kegiatan serupa juga dilaksanakan di wilayah hukum Pakis.
“Setelah Kami melaksanakan patroli pemantauan di pasar dan beberapa toko, stok sembako dan minyak goreng masih aman terkendali,” tandas anggota Polsek Pakis Iptu Loto.
Dikatakannya ketersediaan stok sembako dan minyak goreng di pasar dan pertokoan di Kecamatan Pakis masih aman tersedia.
Anggota patroli melaksanakan pemantauan setiap hari, karena dikhawatirkan terjadi pelonjakan harga atau langkanya ketersediaan bahan sewaktu-waktu.
Kegiatan sejenis juga dijalankan di wilayah hukum Wagir di Pasar Sentra Desa Parangargo Kecamatan Wagir Kabupaten Malang.
“Patroli ini dilakukan sebagai langkah antisipasi gangguan kamtibmas serta kenaikan harga dan kelangkaan sembako maupun sayuran jelang Hari Raya Idul Adha di Kecamatan Wagir,” terang Kapolsek Wagir AKP Fajar Rianu, S.H.
Fajar menandaskan, Polri berharap sinergitas dengan pihak pasar dapat terjalin dengan baik, segala informasi seperti kenaikan harga kebutuhan pokok maupun sayuran dapat segera disampaikan, sehingga bisa segera ditindaklanjuti.
Kegiatan ini juga untuk menyampaikan imbauan kamtibmas kepada pemilik bedak pasar agar selalu waspada guna mengantisipasi terjadinya tindak kriminal.
“Kami imbau mereka agar hati-hati jika menaruh barang miliknya baik itu uang, handphone, perhiasan maupun sepeda motor dan surat-surat penting lainnya, apabila terjadi sesuatu agar segera menghubungi Polsek Wagir. Kami harapkan kerjasama yang baik, koordinasi dan masukan informasi dari para pemilik bedak pasar, sehingga situasi perekonomian dan keamanan dapat terjaga dengan baik,” pungkasnya. (*/had)





















































