BACAMALANG.COM – Memasuki Era Industri 5.0, lulusan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya perlu dibekali hard-skill di bidang ilmu yang dipelajari, dan soft skill antara lain berupa kemampuan dan keterampilan komunikasi, kemampuan mempresentasikan gagasan solutifnya secara verbal, grafis, dan digital kepada masyarakat atau klien, kemampuan bekerjasama dan memperluas jejaring, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Sejalan dengan hal itu, Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT UB), mengadakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) pada semester antara Bulan Juni hingga Agustus 2022.
Sejumlah 8 hingga 10 mahasiswa dari beberapa departemen di Fakultas Teknik Universitas Brawijaya diterjunkan ke desa-desa di Malang Raya. Kegiatan ini sejalan dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Salah satu kelompok PKM FT UB yang terdiri dari mahasiswa Departemen Arsitektur, Teknik Pengairan, dan Teknik Industri memberikan gagasan solutif pada Kampoeng Eduwisata Buah, Dusun Baran, Kecamatan Buring, Kota Malang.
Kegiatan PKM ini bekerjasama dengan Pondok Pesantren Tholabie selaku inisiator program Kampoeng Eduwisata Buah dan Kelurahan Buring Kecamatan Kedungkandang Kota Malang.
Dalam kegiatan PKM ini, kelompok 12 PKM FT di bawah bimbingan Ar. Wasiska Iyati, ST.,MT memberi gagasan solutif atas kebutuhan dan permasalahan mitra.
Gagasan desain café yang mewadahi kegiatan berkumpul para pemuda Dusun Baran dan sekitarnya, disajikan oleh mahasiswa dari Departemen Arsitektur dalam bentuk gambar skematik denah, lay-out, tampak dan perspektif.

Saat ini Cafe Dermawan sedang dalam proses konstruksi. Pengolahan air limbah dalam bentuk dua buah alternatif desain Instalasi Pengolah Air Limbah (IPAL) menggunakan RBC dengan harga terjangkau, disajikan oleh mahasiswa dari Departemen Teknik Pengairan.
IPAL ini dapat dikembangkan untuk menjadi alternatif solusi bagi kebutuhan air bersih bagi kegiatan pertanian dan domestik warga Baran.
Kampung Baran yang terletak di lereng Gunung Buring termasuk wilayah dengan sumber air bersih terbatas.
Mahasiswa dari Departemen Teknik Industri mempersembahkan gagasan solutif berupa penyusunan SOP untuk beberapa kegiatan pertanian dan peternakan, dengan harapan kegiatan tersebut dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
“Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang telah dijalani adik-adik mahasiswa FT UB lintas departemen di Kampoeng Eduwisata Baran memberi banyak pelajaran dan menjadi pengalaman yang berharga bagi mahasiswa, serta manfaat bagi mitra yang dapat diaplikasikan secara langsung. Semua kegiatan dilakukan hanya dalam kurun waktu 2 pekan. Meski dalam waktu singkat, mahasiswa dapat belajar berkomunikasi secara langsung dengan mitra sebagai klien sekaligus menerapkan keilmuan masing-masing yang didapat di bangku perkuliahan untuk membantu memecahkan permasalahan mitra,” tandas Pembimbing Kelompok 12 PKM FT Ar. Wasiska Iyati, ST.,MT.
Sementara itu, Ustadz Nuril Asyhuri, C.Ht. pada sesi presentasi akhir gagasan solutif oleh mahasiswa, menyampaikan bahwa gagasan mahasiswa tersebut merupakan sesuatu yang berharga dan mahal harganya.
“Gagasan atau desain semacam inilah yang berharga dan mahal harganya. Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa dan pihak Fakultas Teknik Universitas Brawijaya karena telah diberi kesempatan untuk menjadi mitra dalam kegiatan PKM ini,” tegas Ustadz Nuril Asyhuri, C.Ht.
Pada periode berikutnya, kegiatan PKM ini akan terus dikembangkan sebagai bentuk kontribusi nyata dari kampus untuk masyarakat. Banyak manfaat positif bagi mahasiswa, dosen, Perguruan Tinggi, dan masyarakat.
Tidak hanya berupa aplikasi IPTEKS yang diperoleh di kampus untuk menyelesaikan permasalahan lingkungan dan masyarakat, tetapi sekaligus agar mahasiswa mendapat lebih banyak pengetahuan, keterampilan, dan meningkatkan rasa percaya diri mereka melalui interaksi langsung dengan masyarakat dalam mengatasi berbagai persoalan nyata.
#TemanUB #PKMFTUB #PengabdianMasyarakat #FakultasTeknikUB #FTUB #PesantrenTholabie #KampoengEduwisataBuahBaran.
(had)





















































